Satlantas Polrestabes Medan Pastikan Proses Hukum Berjalan Transparan dalam Kasus Kecelakaan Pelajar SMA Sultan Iskandar Muda

- Penulis

Kamis, 6 Agustus 2026 - 04:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Satlantas Polrestabes Medan Pastikan Proses Hukum Berjalan Transparan dalam Kasus Kecelakaan Pelajar SMA Sultan Iskandar Muda

 

Medan Sunggal, Medan, Sibernasional.com – Satlantas Polrestabes Medan bergerak cepat menangani kecelakaan lalu lintas tragis yang merenggut nyawa seorang pelajar SMA di Jalan PDAM Tirtanadi, Kelurahan Sunggal, Kecamatan Medan Sunggal, Selasa (4/8/2026) pagi. Peristiwa memilukan tersebut terjadi ketika korban yang hendak memasuki lingkungan sekolah terlibat kecelakaan dengan sepeda motor lain sebelum akhirnya terlindas sebuah truk bermuatan sayur kol yang melaju dari arah belakang.

 

Korban diketahui bernama Charles Parlindungan Zebua, siswa SMA Sultan Iskandar Muda, sebuah sekolah yang berada di Jalan Sunggal, Gang Bakul, Lingkungan XI Pekan 1, Kelurahan Sunggal, Kecamatan Medan Sunggal, Kota Medan. Korban mengalami luka berat di bagian kepala dan dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.

 

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, kecelakaan bermula ketika Charles mengendarai sepeda motor Honda Beat menuju sekolah. Saat berada di dekat pintu masuk sekolah dan diduga hendak berbelok memasuki area sekolah, sepeda motor yang dikendarainya bersenggolan dengan sepeda motor Yamaha Mio yang dikemudikan Riko Sirait.

 

Benturan tersebut menyebabkan kedua pengendara kehilangan keseimbangan dan terjatuh ke badan jalan. Nahas, pada saat bersamaan sebuah truk bermuatan sayur kol dengan nomor polisi BK 8152 BY melaju dari arah belakang. Karena jarak yang sudah terlalu dekat, pengemudi truk tidak memiliki cukup ruang maupun waktu untuk menghindari kedua korban sehingga kendaraan berat tersebut menabrak dan melindas Charles.

 

Kasat Lantas Polrestabes Medan, AKBP Sri Lestari Widodo, membenarkan peristiwa tersebut. Menurutnya, personel Satlantas Polrestabes Medan segera diterjunkan ke lokasi begitu menerima laporan masyarakat.

 

“Setelah kedua pengendara terjatuh akibat bersenggolan, truk yang datang dari arah belakang langsung menabrak korban. Saat ini seluruh rangkaian kejadian masih kami dalami melalui penyelidikan,” ujar AKBP SL Widodo.

 

Ia menjelaskan bahwa petugas langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan lokasi, mengatur arus lalu lintas yang sempat mengalami kepadatan, mengevakuasi korban, serta mengamankan seluruh kendaraan yang terlibat sebagai barang bukti.

 

“Korban pelajar meninggal dunia, sedangkan pengendara sepeda motor lainnya mengalami luka-luka dan saat ini masih mendapatkan penanganan medis. Sopir truk telah diamankan untuk dimintai keterangan lebih lanjut,” tambahnya.

Baca Juga:  Perlu Tindakan Tegas Aparat, Balap Liar Di Jalan Baru PLN Masih Marak Terjadi

 

AKBP SL Widodo menegaskan, penyidik Satlantas Polrestabes Medan kini tengah mengumpulkan keterangan dari para saksi, memeriksa rekaman kamera pengawas (CCTV), melakukan pemeriksaan teknis terhadap kendaraan yang terlibat, serta mendalami seluruh unsur yang berkaitan dengan penyebab kecelakaan.

 

Menurutnya, seluruh proses penyelidikan dilakukan secara profesional, objektif, dan transparan agar kronologi kejadian dapat terungkap secara utuh.

 

“Kami mengimbau seluruh masyarakat, khususnya para pelajar, orang tua, serta pengguna jalan lainnya agar lebih berhati-hati ketika melintas di kawasan sekolah. Kurangi kecepatan, patuhi rambu-rambu lalu lintas, gunakan perlengkapan keselamatan, dan selalu menjaga jarak aman dengan kendaraan besar seperti truk maupun bus,” tegasnya.

 

Satlantas Polrestabes Medan juga mengingatkan bahwa kawasan sekolah merupakan zona dengan tingkat aktivitas tinggi pada pagi dan siang hari sehingga seluruh pengguna jalan wajib mengutamakan keselamatan daripada kecepatan.

 

Sejumlah warga yang berada di sekitar lokasi mengaku terkejut dengan kerasnya benturan yang terjadi. Beberapa di antaranya segera memberikan pertolongan awal sembari menghubungi petugas kepolisian dan ambulans. Namun luka berat yang dialami korban membuat nyawanya tidak dapat diselamatkan.

 

Peristiwa tersebut menjadi perhatian masyarakat karena terjadi tepat pada jam masuk sekolah, saat arus kendaraan didominasi oleh pelajar, orang tua, dan kendaraan umum.

 

Satlantas Polrestabes Medan mengimbau kepada seluruh pengendara agar tidak melakukan manuver secara tiba-tiba di dekat persimpangan maupun pintu masuk sekolah, serta memastikan kondisi di sekitar kendaraan sebelum berbelok. Pengendara kendaraan berat juga diminta meningkatkan kewaspadaan dan menjaga jarak aman, terutama di ruas jalan yang ramai dipadati pengguna sepeda motor.

 

Hingga berita ini diterbitkan, penyidik Satlantas Polrestabes Medan masih terus melakukan pendalaman guna memastikan penyebab pasti kecelakaan. Kepolisian mengajak masyarakat yang mengetahui peristiwa tersebut atau memiliki rekaman kamera kendaraan (dashcam) untuk memberikan informasi kepada penyidik guna membantu proses penyelidikan.

 

Tragedi ini diharapkan menjadi pengingat bagi seluruh pengguna jalan bahwa kepatuhan terhadap aturan lalu lintas, disiplin berkendara, dan sikap saling menghormati antar-pengguna jalan merupakan kunci utama dalam mencegah terjadinya kecelakaan yang merenggut korban jiwa.

Penulis : TR

Editor : Deden M, C.BJ., C.ILJ.

Sumber Berita: TR

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel sibernasional.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Cari Kepastian Hukum, Ayah Korban Dugaan Kekerasan Anak Minta Kapolresta Cirebon Turun Tangan
Seorang Pemuda Diamankan Polsek Pagedangan Terkait Peredaran Obat Keras Terlarang Daftar G
Kepala SPPG Lecekan Karyawati Di Ruangan lstrahat Elus Punggung Hingga Sering Ajak Nginap di Hotel Kini Dilaporkan ke Polda Sumsel
Ketua Umum GWI Kecam Pelarangan Liputan Proyek APBN SDN Cowek I: Penghalangan Pers Bisa Dipidana!
CPMI Babadan Keluhkan Dokumen Belum Kembali dan Biaya Administrasi, LBH Siapkan Langkah Hukum
Tingkatkan Kompetensi Calon Paralegal, LBH PHIGMA Jakarta Selatan Sukses Gelar Bootcamp Batch II
18 Advokat FERADI WPI Resmi Disumpah di Pengadilan Tinggi Bandung
Pompa Air dan Tabung Gas LPG Hilang, Pria di Lemahwungkuk Diamankan Polisi
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 07:34 WIB

Cari Kepastian Hukum, Ayah Korban Dugaan Kekerasan Anak Minta Kapolresta Cirebon Turun Tangan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 05:41 WIB

Seorang Pemuda Diamankan Polsek Pagedangan Terkait Peredaran Obat Keras Terlarang Daftar G

Selasa, 20 Oktober 2026 - 15:34 WIB

Kepala SPPG Lecekan Karyawati Di Ruangan lstrahat Elus Punggung Hingga Sering Ajak Nginap di Hotel Kini Dilaporkan ke Polda Sumsel

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Ketua Umum GWI Kecam Pelarangan Liputan Proyek APBN SDN Cowek I: Penghalangan Pers Bisa Dipidana!

Selasa, 20 Oktober 2026 - 08:01 WIB

CPMI Babadan Keluhkan Dokumen Belum Kembali dan Biaya Administrasi, LBH Siapkan Langkah Hukum

Berita Terbaru