Wali Kota Administrasi Jakarta Pusat Arifin bersama Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) 

- Penulis

Minggu, 6 September 2026 - 06:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Administrasi Jakarta Pusat Arifin bersama Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) 

 

Jakarta, Sibernasional.com – Kota Administrasi Jakarta Pusat Witri Yenny Arifin, meninjau lokasi pasca-kebakaran di Jalan Batu Ceper 9, Kelurahan Kebon Kelapa, Kecamatan Gambir, Jumat (4/9).

Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan distribusi bantuan kemanusiaan berjalan lancar serta memberikan dukungan psikologis bagi 880 jiwa dari 310 Kepala Keluarga (KK) yang terdampak insiden kebakaran pada Senin (31/8) silam.

 

Pada kesempatan ini, Arifin menekankan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi kebakaran seiring prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengenai fenomena El Nino yang diperkirakan berlangsung hingga akhir tahun 2026.

 

Ia mencatat bahwa lebih dari 70 persen kasus kebakaran dipicu oleh masalah kelistrikan seperti, korsleting kabel dan penggunaan alat elektronik yang tidak aman.

 

“Pada malam kejadian di Kebon Kelapa, secara bersamaan terjadi juga kebakaran di Kelurahan Kartini dan Cideng. Ini menunjukkan betapa kritisnya situasi kita saat ini akibat cuaca ekstrem,” ujar Arifin.

 

Arifin juga menyampaikan apresiasinya kepada PT Galfa yang telah menyalurkan bantuan bertepatan dengan ulang tahun ke-80 perusahaan tersebut, serta menegaskan komitmen pemerintah dalam menyediakan tenda evakuasi dan bantuan pangan harian.

 

Sementara itu, Ketua TP PKK Jakarta Pusat Witri Yenny Arifin menambahkan, kunjungan ini juga merupakan bentuk empati konkret terhadap warga korban bencana. Selain menyalurkan bantuan materil, tim PKK melakukan kegiatan trauma healing untuk anak-anak guna mengembalikan kegembiraan mereka pasca peristiwa traumatis.

 

“Hari ini kami melakukan trauma healing buat anak-anak dan menghibur ibu-ibu kader PKK dasar wisma yang juga terdampak, kurang lebih ada 12 rumah dari kader kami,” kata Witri.

 

Witri merinci posko pengungsian telah berkolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk Baznas Bazis, Suku Dinas Pendidikan untuk penerbitan kembali ijazah yang terbakar, serta Suku Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) untuk administrasi kependudukan.

 

Bantuan harian berupa sarapan, makan siang, dan makan malam disuplai oleh PMI dan Baznas Bazis, sementara PKK fokus menyediakan kebutuhan spesifik seperti popok bayi, popok dewasa, dan perlengkapan harian lainnya.

 

“Harapannya semoga seluruh warga yang terdampak selalu diberikan kesehatan dan kesabaran. Kami akan terus mendampingi mereka hingga kondisi pulih,” tutup Witri.

 

Hingga berita ini diturunkan, proses pemulihan di lokasi kebakaran terus dilakukan dengan koordinasi intensif antara unsur pemerintahan, organisasi kemasyarakatan, dan sektor swasta untuk meringankan beban para pengungsi.

 

Hartanto/SBN

Penulis : Hartanto

Editor : Deden M, C.BJ., C.ILJ.

Sumber Berita: Hartanto

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel sibernasional.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kolam Ketahanan Pangan Pagerwojo Dimasuki Inspektorat, Tak Seekor Ikan dari Kolam Rp200 Juta
Penyaluran Bantuan Pangan Oktober–Desember 2026, Bulog Tegaskan Kriteria Desil 1–4 dan Aturan Pengembalian Beras
Ketua Umum GWI Kecam Pelarangan Liputan Proyek APBN SDN Cowek I: Penghalangan Pers Bisa Dipidana!
PMI Kabupaten Cirebon Terima Sertifikat Apresiasi Gerakan Leuweung Hejo, Tanam 2.000 Bibit Mangrove di Mundu
Publik Tagih Bukti Kinerja Pengawasan DPRD Kayong Utara atas Dana Banpres Karhutla Rp20 Miliar
Pemkot Lubuk Linggau Sampaikan Klarifikasi Terkait Informasi Warga Meninggal Akibat Aktivitas CFN
Peringati Hari Kesaktian Pancasila dan HUT TNI ke-81, Camat Tugumulyo Gelar Gotong Royong Bersihkan Saluran Irigasi.
BPP Pulo Ie Gelar Demplot Padi Metode PM-AAS di Simpang Peut
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:00 WIB

Kolam Ketahanan Pangan Pagerwojo Dimasuki Inspektorat, Tak Seekor Ikan dari Kolam Rp200 Juta

Rabu, 21 Oktober 2026 - 12:45 WIB

Penyaluran Bantuan Pangan Oktober–Desember 2026, Bulog Tegaskan Kriteria Desil 1–4 dan Aturan Pengembalian Beras

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Ketua Umum GWI Kecam Pelarangan Liputan Proyek APBN SDN Cowek I: Penghalangan Pers Bisa Dipidana!

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:13 WIB

PMI Kabupaten Cirebon Terima Sertifikat Apresiasi Gerakan Leuweung Hejo, Tanam 2.000 Bibit Mangrove di Mundu

Jumat, 16 Oktober 2026 - 04:23 WIB

Publik Tagih Bukti Kinerja Pengawasan DPRD Kayong Utara atas Dana Banpres Karhutla Rp20 Miliar

Berita Terbaru