BPP Pulo Ie Gelar Demplot Padi Metode PM-AAS di Simpang Peut

- Penulis

Rabu, 30 September 2026 - 12:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BPP Pulo Ie Gelar Demplot Padi Metode PM-AAS di Simpang Peut

 

NAGAN RAYA, Sibernasional.com – Rabu, 30 September 2026 Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Pulo Ie melaksanakan kegiatan Demonstration Plot (Demplot) penanaman padi menggunakan metode PM-AAS (Advanced Agriculture System) di Gampong Simpang Peut, Kecamatan Kuala, Kabupaten Nagan Raya.

 

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada areal Kelompok Tani Bina Karya II dengan luas lahan sekitar 0,25 hektare. Demplot ini menggunakan varietas Inpari 32/Zennix dengan sistem tanam jajar legowo (Tabela/tanam benih langsung) menggunakan alat PM-AAS.

 

Pelaksanaan demplot merupakan bagian dari upaya memperkenalkan sistem pertanian modern kepada petani sekaligus mendukung program peningkatan produktivitas dan hasil panen melalui penerapan teknologi pertanian.

Kegiatan tersebut berada di bawah koordinasi BPP Pulo Ie, dengan koordinator penyuluh pertanian Muslim, SP. Sejumlah penyuluh pertanian di lingkungan BPP Pulo Ie turut hadir bersama kepala Dinas pertanian Bapak Marzuki, SE, Babinsa, anggota Kelompok Tani Bina Karya II, serta para petani dari desa tetangga yang datang untuk melihat langsung penerapan sistem tanam PM-AAS.

 

Koordinator Penyuluh Pertanian BPP Pulo Ie, Muslim, SP, mengatakan penerapan sistem tanam modern tersebut akan terus didorong dan diperkenalkan kepada masyarakat petani.

“Kegiatan seperti ini akan terus kita galakkan sesuai dengan arahan Bapak Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman. sehingga para petani dapat mengenal dan menerapkan sistem pertanian modern untuk meningkatkan hasil produksi,” ujar Muslim.

 

Menurutnya, kegiatan demplot tidak hanya menjadi lokasi percontohan, tetapi juga sebagai sarana pembelajaran bagi petani untuk melihat secara langsung penerapan teknologi dan pola tanam yang lebih modern di lahan persawahan.

“Harapan kita, melalui demplot ini para petani dapat melihat langsung hasil dan manfaat penerapan metode PM-AAS, sehingga ke depan semakin banyak petani yang tertarik menerapkannya,” katanya.

 

Kegiatan tersebut mendapat perhatian dari para petani yang hadir. Mereka berkesempatan melihat langsung proses penanaman menggunakan sistem PM-AAS serta mendapatkan penjelasan dari para penyuluh mengenai pola tanam yang diterapkan.

Penulis : Ibnu Amin

Editor : Deden M, C.BJ., C.ILJ.

Sumber Berita: Ibnu Amin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel sibernasional.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Penyaluran Bantuan Pangan Oktober–Desember 2026, Bulog Tegaskan Kriteria Desil 1–4 dan Aturan Pengembalian Beras
Ketua Umum GWI Kecam Pelarangan Liputan Proyek APBN SDN Cowek I: Penghalangan Pers Bisa Dipidana!
PMI Kabupaten Cirebon Terima Sertifikat Apresiasi Gerakan Leuweung Hejo, Tanam 2.000 Bibit Mangrove di Mundu
Publik Tagih Bukti Kinerja Pengawasan DPRD Kayong Utara atas Dana Banpres Karhutla Rp20 Miliar
Pemkot Lubuk Linggau Sampaikan Klarifikasi Terkait Informasi Warga Meninggal Akibat Aktivitas CFN
Peringati Hari Kesaktian Pancasila dan HUT TNI ke-81, Camat Tugumulyo Gelar Gotong Royong Bersihkan Saluran Irigasi.
Dinas Ketenagakerjaan Sumut Terima Audiensi SERABI, Perjuangkan Jaminan Sosial Driver Bajaj
Gubernur Selvanus Komaling Memperjuangan Nasib Penambang Terkait Izin PWR dan IPR
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 12:45 WIB

Penyaluran Bantuan Pangan Oktober–Desember 2026, Bulog Tegaskan Kriteria Desil 1–4 dan Aturan Pengembalian Beras

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Ketua Umum GWI Kecam Pelarangan Liputan Proyek APBN SDN Cowek I: Penghalangan Pers Bisa Dipidana!

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:13 WIB

PMI Kabupaten Cirebon Terima Sertifikat Apresiasi Gerakan Leuweung Hejo, Tanam 2.000 Bibit Mangrove di Mundu

Jumat, 16 Oktober 2026 - 04:23 WIB

Publik Tagih Bukti Kinerja Pengawasan DPRD Kayong Utara atas Dana Banpres Karhutla Rp20 Miliar

Senin, 5 Oktober 2026 - 15:24 WIB

Pemkot Lubuk Linggau Sampaikan Klarifikasi Terkait Informasi Warga Meninggal Akibat Aktivitas CFN

Berita Terbaru