Jasa Penukaran Uang Baru Marak Jelang Idul Fitri, Penjaja Akui Hanya Penjual Lapangan

- Penulis

Senin, 16 Maret 2026 - 11:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabupaten Tangerang, AkpersiBantenNEws.com – Menjelang Hari Raya Idul Fitri, jasa penukaran uang baru mulai marak terlihat di sejumlah ruas jalan. Salah satunya di Jalan Raya Sentiong, Kabupaten Tangerang, pada Senin (16/03/2026), di mana beberapa penjaja tampak menawarkan layanan penukaran uang pecahan baru kepada pengendara yang melintas.

Fenomena ini menarik perhatian masyarakat, mengingat kebutuhan uang pecahan kecil biasanya meningkat menjelang lebaran untuk keperluan berbagi kepada sanak saudara maupun anak-anak saat hari raya.
Terkait hal tersebut, jurnalis Ceklisdua.net melakukan penelusuran serta mewawancarai beberapa penjaja jasa penukaran uang baru yang beroperasi di lokasi tersebut.

Salah seorang penjaja uang baru yang mengaku berasal dari Perumahan Permata Balaraja menuturkan bahwa dirinya hanya bertugas menjajakan atau menawarkan jasa penukaran kepada masyarakat. Menurutnya, uang pecahan baru yang mereka tawarkan berasal dari pihak lain yang memasok.

“Kami di sini hanya menjajakan saja, ada bos yang memasok uangnya,” ujarnya kepada jurnalis Ceklisdua.net saat ditemui di Jalan Raya Sentiong.

Baca Juga:  Berikan Kepastian Hukum, Bupati Ipuk Serahkan 186 Sertifikat Tanah Lintas Sektor untuk Nelayan Muncar

Ia juga menjelaskan, untuk setiap penukaran uang senilai Rp100.000, dikenakan biaya jasa sebesar Rp15.000. Dari jumlah tersebut, para penjaja lapangan hanya menerima upah sekitar Rp2.000 per transaksi.

“Kalau tukar Rp100 ribu, biayanya Rp15 ribu. Dari situ kami paling dapat sekitar Rp2 ribu,” jelasnya.

Meski demikian, aktivitas jasa penukaran uang baru di pinggir jalan ini tetap menjadi pilihan sebagian masyarakat karena dinilai lebih praktis dibandingkan harus menukar uang di bank yang terkadang memerlukan antrean.

Namun demikian, masyarakat diimbau agar tetap berhati-hati ketika melakukan penukaran uang di tempat-tempat tidak resmi serta memastikan keaslian uang yang diterima.

Maraknya jasa penukaran uang baru menjelang Idul Fitri sendiri menjadi fenomena ekonomi musiman yang hampir selalu muncul setiap tahun di berbagai wilayah, termasuk di Kabupaten Tangerang.

Penulis : Solihin/Bejo

Editor : Deden Mulyana, C.BJ. C.ILJ.

Sumber Berita: Solihin/Bejo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel sibernasional.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ketua Umum GWI Kecam Pelarangan Liputan Proyek APBN SDN Cowek I: Penghalangan Pers Bisa Dipidana!
Kolam Ketahanan Pangan Pagerwojo Diduga Terbengkalai Setahun Lebih, Anggaran Rp134,5 Juta Disorot Inspektorat dan Ombudsman Diminta Bertindak
Mencium Ketidakwajaran Proyek Laptop Rp7,1 Miliar, Ketua DPD LSM KPK-RI Banten: Disdikbud Tangsel Didesak Buka-Bukaan
LSM KPK-RI Bongkar Dugaan Kejanggalan Pengadaan Disdikbud Tangsel, Kejati Banten Diminta Dalami Laporan
Publik Tagih Bukti Kinerja Pengawasan DPRD Kayong Utara atas Dana Banpres Karhutla Rp20 Miliar
Karyawan CV Global Jaya Desak Wali Kota Tangerang Perhatikan Nasib Pekerja
Dana Karhutla Rp1,6 Miliar Dicairkan Dinkes Kayong Utara: Pengadaan dan Operasional Disorot, Akuntabilitas Dipertanyakan
Temuan Dana BOK Kayong Utara Rp434.737.000 Disetor Ke Kasda — Publik Pertanyakan Status Hukum Perkara
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Ketua Umum GWI Kecam Pelarangan Liputan Proyek APBN SDN Cowek I: Penghalangan Pers Bisa Dipidana!

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:44 WIB

Kolam Ketahanan Pangan Pagerwojo Diduga Terbengkalai Setahun Lebih, Anggaran Rp134,5 Juta Disorot Inspektorat dan Ombudsman Diminta Bertindak

Senin, 19 Oktober 2026 - 06:22 WIB

Mencium Ketidakwajaran Proyek Laptop Rp7,1 Miliar, Ketua DPD LSM KPK-RI Banten: Disdikbud Tangsel Didesak Buka-Bukaan

Senin, 19 Oktober 2026 - 05:00 WIB

LSM KPK-RI Bongkar Dugaan Kejanggalan Pengadaan Disdikbud Tangsel, Kejati Banten Diminta Dalami Laporan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 04:23 WIB

Publik Tagih Bukti Kinerja Pengawasan DPRD Kayong Utara atas Dana Banpres Karhutla Rp20 Miliar

Berita Terbaru