Karyawan CV Global Jaya Desak Wali Kota Tangerang Perhatikan Nasib Pekerja

- Penulis

Selasa, 13 Oktober 2026 - 03:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karyawan CV Global Jaya Desak Wali Kota Tangerang Perhatikan Nasib Pekerja

TANGERANG, Sibernasional.com — Puluhan karyawan CV Global Jaya meminta Wali Kota Tangerang memperhatikan nasib pekerja menyusul rencana penyegelan lokasi usaha di kawasan Bugel, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang. Mereka khawatir penghentian operasional perusahaan berdampak terhadap mata pencaharian dan keberlangsungan hidup keluarga.

Aspirasi tersebut disampaikan seorang narasumber berinisial D saat ditemui di lokasi usaha CV Global Jaya, Senin (12/10/2026). Para pekerja berharap pemerintah menindaklanjuti persoalan yang mencuat secara objektif, termasuk dugaan persoalan administrasi dan gangguan lingkungan, dengan tetap membuka ruang klarifikasi serta perbaikan sesuai ketentuan yang berlaku.

Menurut D, para karyawan tidak bermaksud meminta pemerintah mengabaikan aturan. Mereka berharap proses penanganan persoalan perusahaan turut mempertimbangkan dampak sosial dan ekonomi terhadap pekerja yang menggantungkan penghidupan dari aktivitas usaha tersebut.

“Kami tidak meminta aturan diabaikan. Jika memang ada yang harus diperbaiki, silakan ditindaklanjuti sesuai aturan. Namun, kami berharap nasib pekerja dan keluarga juga diperhatikan,” demikian aspirasi yang disampaikan para karyawan melalui D.

Selain menyoroti keberlangsungan pekerjaan, D menyampaikan bahwa perusahaan juga menjalankan sejumlah kegiatan sosial bagi masyarakat di lingkungan sekitar.

Menurut D, kontribusi tersebut mencakup pemberian kompensasi kepada warga terdampak serta penyediaan lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar.

D menjelaskan, pada September 2026, perusahaan disebut telah menunjuk seseorang berinisial A sebagai koordinator penyaluran kompensasi kepada warga. Namun, menurut keterangan D , muncul dugaan penyalahgunaan dana sebesar Rp10 juta yang berkaitan dengan penyaluran tersebut.

Dugaan itu perlu diklarifikasi lebih lanjut kepada pihak-pihak terkait untuk memastikan kronologi, penggunaan dana, serta pihak yang bertanggung jawab.

D mengatakan, mekanisme penyaluran kompensasi kemudian dilakukan melalui koordinator berbeda. Saat ini, bantuan kepada warga disebut diberikan setiap bulan dalam bentuk beras seberat 5 kilogram dan uang tunai sebesar Rp200.000.

Ia juga menyatakan bahwa dokumentasi kegiatan sosial perusahaan tersedia untuk mendukung proses klarifikasi kepada pihak terkait.

Meski demikian, kegiatan sosial dan pemberian kompensasi tersebut perlu dilihat secara proporsional. Kontribusi kepada masyarakat tidak menggantikan kewajiban perusahaan untuk memenuhi ketentuan perizinan, pengelolaan lingkungan, dan peraturan lain yang berlaku.

Para karyawan berharap Pemerintah Kota Tangerang, DPRD, Satpol PP, serta instansi terkait membuka ruang dialog dengan melibatkan pihak perusahaan, perwakilan pekerja, dan unsur masyarakat yang berkepentingan.

Mereka meminta setiap keputusan diambil berdasarkan hasil pemeriksaan yang objektif, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan. Dengan demikian, penyelesaian persoalan dapat berjalan sesuai ketentuan dan mekanisme tanpa mengabaikan dampak sosial terhadap pekerja.

Selain itu, para karyawan menyatakan berencana menyampaikan aspirasi kepada Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Langkah tersebut dimaksudkan untuk meminta perhatian terhadap potensi dampak sosial dan ekonomi apabila kegiatan usaha dihentikan.

Para pekerja berharap pemerintah mempertimbangkan berbagai aspek secara berimbang, mulai dari kepastian penegakan aturan, hingga keberlangsungan mata pencaharian karyawan.

Mereka menegaskan bahwa aspirasi Para karyawan meminta agar persoalan CV Global Jaya diselesaikan secara proporsional, dengan tetap memperhatikan ketentuan yang berlaku serta kondisi sosial masyarakat yang bergantung pada keberlangsungan usaha tersebut.

Penulis : Redaksi

Editor : Deden M, C.BJ., C.ILJ.

Sumber Berita: GWI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel sibernasional.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ketua Umum GWI Kecam Pelarangan Liputan Proyek APBN SDN Cowek I: Penghalangan Pers Bisa Dipidana!
Kolam Ketahanan Pangan Pagerwojo Diduga Terbengkalai Setahun Lebih, Anggaran Rp134,5 Juta Disorot Inspektorat dan Ombudsman Diminta Bertindak
Mencium Ketidakwajaran Proyek Laptop Rp7,1 Miliar, Ketua DPD LSM KPK-RI Banten: Disdikbud Tangsel Didesak Buka-Bukaan
LSM KPK-RI Bongkar Dugaan Kejanggalan Pengadaan Disdikbud Tangsel, Kejati Banten Diminta Dalami Laporan
Publik Tagih Bukti Kinerja Pengawasan DPRD Kayong Utara atas Dana Banpres Karhutla Rp20 Miliar
Dana Karhutla Rp1,6 Miliar Dicairkan Dinkes Kayong Utara: Pengadaan dan Operasional Disorot, Akuntabilitas Dipertanyakan
Temuan Dana BOK Kayong Utara Rp434.737.000 Disetor Ke Kasda — Publik Pertanyakan Status Hukum Perkara
‎Di Balik Harga Fantastis: Tuan Tanah ACG dan AHI Jadi Kunci Pasok Lokasi Tambang Emas Ilegal
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Ketua Umum GWI Kecam Pelarangan Liputan Proyek APBN SDN Cowek I: Penghalangan Pers Bisa Dipidana!

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:44 WIB

Kolam Ketahanan Pangan Pagerwojo Diduga Terbengkalai Setahun Lebih, Anggaran Rp134,5 Juta Disorot Inspektorat dan Ombudsman Diminta Bertindak

Senin, 19 Oktober 2026 - 06:22 WIB

Mencium Ketidakwajaran Proyek Laptop Rp7,1 Miliar, Ketua DPD LSM KPK-RI Banten: Disdikbud Tangsel Didesak Buka-Bukaan

Senin, 19 Oktober 2026 - 05:00 WIB

LSM KPK-RI Bongkar Dugaan Kejanggalan Pengadaan Disdikbud Tangsel, Kejati Banten Diminta Dalami Laporan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 04:23 WIB

Publik Tagih Bukti Kinerja Pengawasan DPRD Kayong Utara atas Dana Banpres Karhutla Rp20 Miliar

Berita Terbaru