Desa Bojong Renged Bentuk Satgas Anti Narkoba, Kades Suhendra HMS Tegaskan Komitmen Perang Melawan Narkoba

- Penulis

Rabu, 17 Desember 2025 - 10:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangerang, AkpersiBantenNews.com – Pemerintah Desa Bojong Renged, Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang, menunjukkan komitmen serius dalam memerangi peredaran dan penyalahgunaan narkoba dengan menggelar kegiatan materi dan pembekalan sosialisasi penyuluhan narkoba (P4GN), Rabu (17/12/2025).

 

Kegiatan yang digelar di aula desa tersebut menjadi momentum penting dengan dibentuknya Satgas Anti Narkoba Desa Bojong Renged, sebagai garda terdepan pencegahan narkoba di tingkat desa.

 

Kepala Desa Bojong Renged, Suhendra HMS, dalam sambutannya menegaskan bahwa ancaman narkoba bukan hanya persoalan aparat penegak hukum, melainkan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.

 

> “Hari ini kita sepakat, Desa Bojong Renged harus menjadi desa yang berani mengatakan tidak pada narkoba. Kita bentuk Satgas Anti Narkoba agar pencegahan bisa dimulai dari lingkungan terkecil. Ini bukan sekadar seremoni, tapi komitmen bersama,” tegas Suhendra HMS.

 

 

 

Ia juga mengajak para pemuda, tokoh masyarakat, serta jajaran RT dan RW untuk aktif melaporkan dan mencegah potensi peredaran narkoba di lingkungannya masing-masing.

 

 

—

 

Ketua BNK Kabupaten Tangerang: Tiga Fokus Utama Pencegahan Narkoba

 

Sementara itu, Haji Dedi Sutardi, SH, selaku Ketua Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Tangerang, memaparkan pentingnya membangun silaturahmi dan komunikasi yang berkelanjutan antara BNK dan pemerintah desa.

 

Dalam pemaparannya, Haji Dedi menekankan tiga fokus utama BNK dalam upaya Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN):

 

1. Informasi yang benar tentang narkoba, agar masyarakat memahami bahaya, jenis, dan modus peredarannya.

 

 

2. Membangun motivasi dan kesadaran kolektif, khususnya bagi generasi muda, agar memiliki daya tangkal terhadap narkoba.

 

 

3. Solusi dan upaya nyata BNK, termasuk pendampingan, edukasi, dan rehabilitasi bagi masyarakat yang membutuhkan.

Baca Juga:  Eks DPD AKPERSI Banten Bongkar Fakta: “Sudah Mundur, Kok Dibekukan?” – Narasi Dinilai Menyesatkan Publik

 

 

 

> “Kami dari BNK sangat mengapresiasi Desa Bojong Renged. Hingga saat ini baru ada empat desa di Kabupaten Tangerang yang secara aktif mengundang BNK untuk sosialisasi. Ini menunjukkan kepedulian yang luar biasa,” ungkap Haji Dedi Sutardi.

 

 

 

Ia juga menegaskan bahwa kegiatan ini akan dievaluasi secara berkala agar pembentukan Satgas Anti Narkoba tidak berhenti di atas kertas, melainkan benar-benar berjalan efektif di lapangan.

 

 

—

 

Sekcam Teluknaga Apresiasi Langkah Progresif Desa

 

Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris Camat (Sekcam) Teluknaga, yang memberikan apresiasi tinggi terhadap langkah progresif Pemerintah Desa Bojong Renged.

 

> “Kami dari Kecamatan Teluknaga sangat mendukung kegiatan ini. Pencegahan narkoba harus dimulai dari desa. Jika desa kuat, maka kecamatan dan kabupaten juga akan kuat. Ini bisa menjadi contoh bagi desa-desa lain,” ujarnya.

 

 

 

 

—

 

Dihadiri Unsur Lengkap Masyarakat dan Aparat

 

Kegiatan sosialisasi dan pembekalan ini dihadiri oleh berbagai unsur, antara lain:

 

Bhabinkamtibmas Desa Bojong Renged, Ujang,

 

Para tokoh masyarakat dan tokoh agama,

 

Jajaran pengurus RT dan RW,

 

Para pemuda desa,

 

Unsur pemerintah kecamatan Teluknaga.

 

 

Dengan keterlibatan lintas elemen tersebut, diharapkan Satgas Anti Narkoba Desa Bojong Renged mampu menjadi benteng awal dalam memutus mata rantai peredaran narkoba di wilayah pesisir Kabupaten Tangerang.

 

Desa Bojong Renged pun menegaskan diri sebagai desa yang siap bersatu, bergerak, dan beraksi melawan narkoba demi masa depan generasi yang lebih sehat dan bermartabat.

Penulis : Chandra AB

Editor : Deden M, C.BJ., C.ILJ.

Sumber Berita: Chandra AB

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel sibernasional.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kolam Ketahanan Pangan Pagerwojo Dimasuki Inspektorat, Tak Seekor Ikan dari Kolam Rp200 Juta
Penyaluran Bantuan Pangan Oktober–Desember 2026, Bulog Tegaskan Kriteria Desil 1–4 dan Aturan Pengembalian Beras
Ketua Umum GWI Kecam Pelarangan Liputan Proyek APBN SDN Cowek I: Penghalangan Pers Bisa Dipidana!
PMI Kabupaten Cirebon Terima Sertifikat Apresiasi Gerakan Leuweung Hejo, Tanam 2.000 Bibit Mangrove di Mundu
Publik Tagih Bukti Kinerja Pengawasan DPRD Kayong Utara atas Dana Banpres Karhutla Rp20 Miliar
Pemkot Lubuk Linggau Sampaikan Klarifikasi Terkait Informasi Warga Meninggal Akibat Aktivitas CFN
Peringati Hari Kesaktian Pancasila dan HUT TNI ke-81, Camat Tugumulyo Gelar Gotong Royong Bersihkan Saluran Irigasi.
BPP Pulo Ie Gelar Demplot Padi Metode PM-AAS di Simpang Peut
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:00 WIB

Kolam Ketahanan Pangan Pagerwojo Dimasuki Inspektorat, Tak Seekor Ikan dari Kolam Rp200 Juta

Rabu, 21 Oktober 2026 - 12:45 WIB

Penyaluran Bantuan Pangan Oktober–Desember 2026, Bulog Tegaskan Kriteria Desil 1–4 dan Aturan Pengembalian Beras

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Ketua Umum GWI Kecam Pelarangan Liputan Proyek APBN SDN Cowek I: Penghalangan Pers Bisa Dipidana!

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:13 WIB

PMI Kabupaten Cirebon Terima Sertifikat Apresiasi Gerakan Leuweung Hejo, Tanam 2.000 Bibit Mangrove di Mundu

Jumat, 16 Oktober 2026 - 04:23 WIB

Publik Tagih Bukti Kinerja Pengawasan DPRD Kayong Utara atas Dana Banpres Karhutla Rp20 Miliar

Berita Terbaru