Bupati Kayong Utara Minta Desa Bergerak, Abdul Khaliq: Lengkapi Posko Karhutla Desa Dengan Alat dan Sistem Respons

- Penulis

Jumat, 25 September 2026 - 12:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Kayong Utara Minta Desa Bergerak, Abdul Khaliq: Lengkapi Posko Karhutla Desa Dengan Alat dan Sistem Respons

 

Kayong Utara, Sibernasional.com — Bupati Kayong Utara telah mengimbau camat dan kepala desa mengaktifkan perangkat desa, Linmas, Masyarakat Peduli Api (MPA), dan masyarakat untuk memantau wilayah rawan karhutla, melaporkan setiap kejadian kebakaran, serta membantu penanganannya.

 

“Imbauan Bupati ini justru memperkuat apa yang kami sampaikan sebelumnya. Kalau desa diminta memantau dan merespons kebakaran, maka harus ada sistem yang jelas di tingkat desa,” ujar Abdul Khaliq, pemerhati kebijakan publik dan aktivis Serikat Buruh Kayong Utara.

 

Menurutnya, posko bukan tempat berkumpul, melainkan pusat deteksi dini, koordinasi, dan respons cepat.

 

“Jangan menunggu api membesar baru mencari pasukan. Ketika api masih kecil, harus sudah ada yang mendeteksi dan melakukan penanganan awal,” katanya.

 

“Kalau desa diberi tugas, berikan juga kemampuan untuk menjalankan tugas itu. Poskonya ada, orangnya ada, alatnya ada, komunikasinya jelas dan dukungannya tersedia. Jangan berhenti pada imbauan,” tegasnya.

 

Abdul Khaliq berharap imbauan Bupati segera diterjemahkan menjadi sistem kesiapsiagaan nyata di setiap desa.

 

“Jangan hanya menunggu laporan kebakaran dari desa. Pastikan desa memiliki kemampuan mendeteksi dan merespons sebelum api menjadi besar,” pungkasnya.

 

Penulis: Rudi Hartono

Editor: Deden M, C.BJ., C.ILJ.

Penulis : Rudi Hartono

Editor : Deden M, C.BJ., C.ILJ.

Sumber Berita: Rudi Hartono

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel sibernasional.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kolam Ketahanan Pangan Pagerwojo Dimasuki Inspektorat, Tak Seekor Ikan dari Kolam Rp200 Juta
Penyaluran Bantuan Pangan Oktober–Desember 2026, Bulog Tegaskan Kriteria Desil 1–4 dan Aturan Pengembalian Beras
Ketua Umum GWI Kecam Pelarangan Liputan Proyek APBN SDN Cowek I: Penghalangan Pers Bisa Dipidana!
PMI Kabupaten Cirebon Terima Sertifikat Apresiasi Gerakan Leuweung Hejo, Tanam 2.000 Bibit Mangrove di Mundu
Publik Tagih Bukti Kinerja Pengawasan DPRD Kayong Utara atas Dana Banpres Karhutla Rp20 Miliar
Pemkot Lubuk Linggau Sampaikan Klarifikasi Terkait Informasi Warga Meninggal Akibat Aktivitas CFN
Peringati Hari Kesaktian Pancasila dan HUT TNI ke-81, Camat Tugumulyo Gelar Gotong Royong Bersihkan Saluran Irigasi.
BPP Pulo Ie Gelar Demplot Padi Metode PM-AAS di Simpang Peut
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:00 WIB

Kolam Ketahanan Pangan Pagerwojo Dimasuki Inspektorat, Tak Seekor Ikan dari Kolam Rp200 Juta

Rabu, 21 Oktober 2026 - 12:45 WIB

Penyaluran Bantuan Pangan Oktober–Desember 2026, Bulog Tegaskan Kriteria Desil 1–4 dan Aturan Pengembalian Beras

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Ketua Umum GWI Kecam Pelarangan Liputan Proyek APBN SDN Cowek I: Penghalangan Pers Bisa Dipidana!

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:13 WIB

PMI Kabupaten Cirebon Terima Sertifikat Apresiasi Gerakan Leuweung Hejo, Tanam 2.000 Bibit Mangrove di Mundu

Jumat, 16 Oktober 2026 - 04:23 WIB

Publik Tagih Bukti Kinerja Pengawasan DPRD Kayong Utara atas Dana Banpres Karhutla Rp20 Miliar

Berita Terbaru