Aksi Hari Anti Tambang Nasional di Pati Diwarnai Insiden Pembakaran, JMPPK Sampaikan Klarifikasi

- Penulis

Jumat, 29 Mei 2026 - 12:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PATI, Sibernasional.com – Aksi peringatan Hari Anti Tambang Nasional yang digelar Jaringan Masyarakat Peduli Pegunungan Kendeng (JMPPK) di Kabupaten Pati, Jumat 29 Mei 2026, diwarnai insiden pembakaran di depan Pendopo Kabupaten Pati. Menanggapi kejadian tersebut, Koordinator Lapangan aksi, Bambang Sutiknyo, menyampaikan klarifikasi sekaligus permohonan maaf kepada masyarakat dan pihak terkait.

 

Dalam keterangannya usai aksi, Bambang menjelaskan bahwa kegiatan yang dilakukan massa aksi merupakan bentuk penyampaian aspirasi kepada aparat dan pemerintah daerah terkait isu lingkungan dan penolakan aktivitas tambang di kawasan Pegunungan Kendeng. Aksi digelar di Mapolresta Pati dan dilanjutkan di depan Pendopo Kabupaten Pati.

 

“Kami selaku koordinator lapangan aksi pada hari ini bertepatan dengan Hari Anti Tambang Nasional melakukan agenda aksi di Polresta Pati dan juga di Pendopo Kabupaten Pati untuk menyampaikan aspirasi kami,” ujar Bambang Sutiknyo.

 

Bambang menegaskan bahwa kelompok JMPPK tidak mengundang pihak lain secara khusus untuk ikut dalam aksi tersebut. Menurutnya, kejadian pembakaran yang terjadi di depan pendopo bukan merupakan agenda ataupun bagian dari massa inti JMPPK.

 

“Terkait adanya insiden pembakaran di depan Pendopo Kabupaten Pati, kami tegaskan bahwa kami tidak mengundang pihak manapun untuk datang ke aksi kami pada hari ini,” tegas Bambang.

 

Ia juga mengaku tidak mengetahui siapa pihak yang melakukan aksi pembakaran tersebut. Meski demikian, dirinya menyampaikan penyesalan atas insiden yang sempat menimbulkan perhatian masyarakat dan aparat keamanan di lokasi kegiatan.

 

“Namun kegiatan tadi ada insiden pembakaran itu, entah siapa yang melakukan kami juga tidak tahu. Pada intinya kami tegaskan kami tidak mengundang dari AMPB untuk bergabung ke kegiatan kami pada hari ini,” lanjutnya.

 

Bambang menerangkan bahwa informasi aksi sebelumnya memang disebarkan secara terbuka melalui pamflet atau flyer di media sosial. Karena itu, dimungkinkan ada pihak lain yang mengetahui agenda aksi dan datang secara mandiri tanpa koordinasi dengan JMPPK.

 

“Karena flyer atau undangan kami sebar secara terbuka, mungkin mereka tahu dari flyer itu. Jadi saya tegaskan sekali lagi bahwa kami murni gerakan dari JMPPK dan tidak ada pihak lain,” ungkap Bambang.

 

Di akhir keterangannya, Bambang Sutiknyo kembali menyampaikan permohonan maaf atas kejadian yang terjadi di sela-sela aksi tersebut. Ia berharap masyarakat dapat memahami bahwa aksi yang dilakukan JMPPK bertujuan menyampaikan aspirasi secara damai terkait kepedulian terhadap Pegunungan Kendeng dan isu lingkungan di Kabupaten Pati.

 

“Terkait insiden tadi saya sekali lagi mohon maaf dan saya tegaskan saya tidak mengundang dari pihak tersebut,” pungkasnya.

Penulis : Redaksi

Editor : Deden M, C.BJ., C.ILJ.

Sumber Berita: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel sibernasional.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PT TBM Diduga Tidak Menyediakan APD dan K3 untuk Pekerja Proyek
Sibernasional.com Terbitkan Stop Pers, Mohamad Idris Zaelani Tidak Lagi Berstatus Wartawan
Resmi Tim Media Melaporkan Pengancaman Terkait Pembubaran Aksi Balap Liar
Pembubaran Aksi Balap Liar, Berujung Pengancaman Hingga Ancaman Penusukan
Peredaran Rokok Ilegal Semakin Marak Khususnya di Wilkum Polsek Pagedangan
Warung Sembako Diduga Menjual Rokok Ilegal Tanpa Pita Cukai Dengan Bebas, Aparat Penegak Hukum Tutup Mata
Mafia Obat Keras Terlarang Daftar G, 10 Titik Di Kota Brebes Dikuasai Oleh AGAM
Polsek Bulakamba Mengamankan Seorang Penjual Obat Keras Terlarang Daftar G, Dilimpahkan Ke Satnarkoba Polres Brebes
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 04:34 WIB

PT TBM Diduga Tidak Menyediakan APD dan K3 untuk Pekerja Proyek

Kamis, 24 September 2026 - 14:51 WIB

Sibernasional.com Terbitkan Stop Pers, Mohamad Idris Zaelani Tidak Lagi Berstatus Wartawan

Rabu, 23 September 2026 - 21:18 WIB

Resmi Tim Media Melaporkan Pengancaman Terkait Pembubaran Aksi Balap Liar

Rabu, 23 September 2026 - 15:27 WIB

Pembubaran Aksi Balap Liar, Berujung Pengancaman Hingga Ancaman Penusukan

Kamis, 17 September 2026 - 12:58 WIB

Peredaran Rokok Ilegal Semakin Marak Khususnya di Wilkum Polsek Pagedangan

Berita Terbaru