500 SANTRI TERDAMPAK, 180 MASIH DIRAWAT DAN DIOBSERVASI
SIDOARJO, Sibernasional.com — Kasus dugaan keracunan setelah menyantap Makan Bergizi Gratis (MBG) di Pondok Pesantren Manbaul Hikam, Tanggulangin, Sidoarjo, terus bertambah. Hingga Rabu (2/9/2026) pagi, 500 santri telah mendapat penanganan medis di delapan rumah sakit.
Dari jumlah tersebut, 320 santri sudah diperbolehkan pulang, sementara 65 masih menjalani rawat inap dan 115 lainnya dalam observasi.
Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Pusdik Porong, dr. Zaid, mengatakan delapan santri yang dirawat di fasilitasnya masih membutuhkan perawatan intensif.
“Sampai pagi ini masih ada 8 santri yang menjalani rawat inap,” ujar dr. Zaid.
Makanan tersebut berasal dari SPPG Kalitengah dan dibagikan sekitar pukul 12.00 WIB. Pendamping SPPG, Serka Andik, menyebut menu terdiri dari nasi putih, telur orak-arik, tumis buncis baby corn, tempe bumbu Bali, dan apel.
Namun, salah seorang santriwati, Syaza (15), mengaku rasa sayur yang dikonsumsi terasa tidak biasa.
“Sayur gak habis, yang kecut dari sayurnya,” tuturnya.
Dengan jumlah korban mencapai 500 orang, penyebab kejadian masih perlu dipastikan melalui pemeriksaan medis dan pengujian terkait makanan. Penanganan korban dan penelusuran sumber kejadian menjadi perhatian utama pihak terkait.
Penulis : Yt
Editor : Deden M, C.BJ., C.ILJ.
Sumber Berita: Yt












