500 SANTRI TERDAMPAK, 180 MASIH DIRAWAT DAN DIOBSERVASI

- Penulis

Rabu, 2 September 2026 - 01:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

500 SANTRI TERDAMPAK, 180 MASIH DIRAWAT DAN DIOBSERVASI

 

SIDOARJO, Sibernasional.com — Kasus dugaan keracunan setelah menyantap Makan Bergizi Gratis (MBG) di Pondok Pesantren Manbaul Hikam, Tanggulangin, Sidoarjo, terus bertambah. Hingga Rabu (2/9/2026) pagi, 500 santri telah mendapat penanganan medis di delapan rumah sakit.

 

Dari jumlah tersebut, 320 santri sudah diperbolehkan pulang, sementara 65 masih menjalani rawat inap dan 115 lainnya dalam observasi.

 

Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Pusdik Porong, dr. Zaid, mengatakan delapan santri yang dirawat di fasilitasnya masih membutuhkan perawatan intensif.

 

“Sampai pagi ini masih ada 8 santri yang menjalani rawat inap,” ujar dr. Zaid.

 

Makanan tersebut berasal dari SPPG Kalitengah dan dibagikan sekitar pukul 12.00 WIB. Pendamping SPPG, Serka Andik, menyebut menu terdiri dari nasi putih, telur orak-arik, tumis buncis baby corn, tempe bumbu Bali, dan apel.

 

Namun, salah seorang santriwati, Syaza (15), mengaku rasa sayur yang dikonsumsi terasa tidak biasa.

 

“Sayur gak habis, yang kecut dari sayurnya,” tuturnya.

 

Dengan jumlah korban mencapai 500 orang, penyebab kejadian masih perlu dipastikan melalui pemeriksaan medis dan pengujian terkait makanan. Penanganan korban dan penelusuran sumber kejadian menjadi perhatian utama pihak terkait.

Penulis : Yt

Editor : Deden M, C.BJ., C.ILJ.

Sumber Berita: Yt

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel sibernasional.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KMP Batu Mandi Terbakar di Perairan Merak, Proses Evakuasi Sedang Berlangsung
Ketua Umum GWI Kecam Pelarangan Liputan Proyek APBN SDN Cowek I: Penghalangan Pers Bisa Dipidana!
Kolam Ketahanan Pangan Pagerwojo Diduga Terbengkalai Setahun Lebih, Anggaran Rp134,5 Juta Disorot Inspektorat dan Ombudsman Diminta Bertindak
Mencium Ketidakwajaran Proyek Laptop Rp7,1 Miliar, Ketua DPD LSM KPK-RI Banten: Disdikbud Tangsel Didesak Buka-Bukaan
LSM KPK-RI Bongkar Dugaan Kejanggalan Pengadaan Disdikbud Tangsel, Kejati Banten Diminta Dalami Laporan
Publik Tagih Bukti Kinerja Pengawasan DPRD Kayong Utara atas Dana Banpres Karhutla Rp20 Miliar
Karyawan CV Global Jaya Desak Wali Kota Tangerang Perhatikan Nasib Pekerja
Lelang Tanah Desa Guwa Lor Menuai Pertanyaan, Kuwu dan BPD Diharapkan Duduk Bersama
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 14:17 WIB

KMP Batu Mandi Terbakar di Perairan Merak, Proses Evakuasi Sedang Berlangsung

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Ketua Umum GWI Kecam Pelarangan Liputan Proyek APBN SDN Cowek I: Penghalangan Pers Bisa Dipidana!

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:44 WIB

Kolam Ketahanan Pangan Pagerwojo Diduga Terbengkalai Setahun Lebih, Anggaran Rp134,5 Juta Disorot Inspektorat dan Ombudsman Diminta Bertindak

Senin, 19 Oktober 2026 - 06:22 WIB

Mencium Ketidakwajaran Proyek Laptop Rp7,1 Miliar, Ketua DPD LSM KPK-RI Banten: Disdikbud Tangsel Didesak Buka-Bukaan

Senin, 19 Oktober 2026 - 05:00 WIB

LSM KPK-RI Bongkar Dugaan Kejanggalan Pengadaan Disdikbud Tangsel, Kejati Banten Diminta Dalami Laporan

Berita Terbaru