LSM Harimau Bongkar Sejumlah Sorotan di Proyek Irigasi Pendarungan, Dinas Diminta Bertindak Cepat

- Penulis

Minggu, 27 September 2026 - 03:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LSM Harimau Bongkar Sejumlah Sorotan di Proyek Irigasi Pendarungan, Dinas Diminta Bertindak Cepat

 

BANYUWANGI, Sibernasional.com || Proyek pembangunan irigasi pengairan di Dusun Gadog, Desa Pendarungan, Kecamatan Kabat, Kabupaten Banyuwangi, mendapat sorotan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Harimau DPC Banyuwangi.

Ketua LSM Harimau DPC Banyuwangi, Yusuf Kurniawan, meminta Dinas Pengairan Kabupaten Banyuwangi turun langsung melakukan pemeriksaan teknis terhadap proyek yang dikerjakan CV Shifa Gaharu tersebut. Proyek dengan nilai kontrak sekitar Rp216.487.000 itu bersumber dari APBD Kabupaten Banyuwangi Tahun Anggaran 2026.

Sorotan tersebut disampaikan Yusuf pada Sabtu (26/9/2026), setelah pihaknya mengaku menemukan sejumlah hal yang dinilai perlu diperiksa lebih lanjut terkait pelaksanaan pekerjaan di lapangan.

Menurut Yusuf, dugaan ketidaksesuaian antara pelaksanaan pekerjaan dengan spesifikasi teknis antara lain terlihat dari material pasir yang digunakan dan disebut banyak mengandung tanah liat.

Selain itu, proses pencampuran material disebut dilakukan tanpa mengoperasikan mesin molen secara optimal. Yusuf juga menyoroti komposisi campuran yang menurut informasi di lapangan menggunakan perbandingan sekitar empat gerobak arko dengan setengah sak semen.

“Setiap proyek yang menggunakan anggaran negara maupun daerah harus dikerjakan sesuai spesifikasi teknis, perencanaan, dan ketentuan yang telah ditetapkan. Kami meminta dinas terkait melakukan pengecekan secara langsung,” ujar Yusuf.

LSM Harimau juga menyoroti aspek keselamatan kerja. Menurut mereka, masih terdapat bagian pekerjaan yang diduga tidak menggunakan perlengkapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) secara lengkap.

Yusuf menegaskan, temuan tersebut seharusnya tidak langsung disimpulkan sebagai pelanggaran sebelum dilakukan pemeriksaan teknis oleh instansi berwenang. Karena itu, pihaknya mendorong Dinas Pengairan melakukan evaluasi terhadap mutu material, metode pelaksanaan, volume pekerjaan, hingga kesesuaian pekerjaan dengan dokumen kontrak.

“Kami mendorong jajaran instansi terkait, terutama Dinas Pengairan, untuk turun ke lokasi dan melakukan pengecekan. Kalau memang ditemukan pelanggaran SOP atau ketidaksesuaian spesifikasi, tentu harus ada tindak lanjut sesuai ketentuan,” tegasnya.

Sementara itu, Sekda LSM Harimau, Solikin, mengaku sempat melakukan komunikasi melalui WhatsApp dengan mandor proyek untuk meminta penjelasan mengenai pelaksanaan pekerjaan.

Dalam komunikasi tersebut, menurut Solikin, terdapat pesan dari pihak yang disebut sebagai mandor proyek yang meminta nomor rekening dengan alasan untuk “ngopi bersama teman-teman”.

LSM Harimau menduga komunikasi tersebut berkaitan dengan upaya memberikan sejumlah uang agar persoalan proyek tidak dipersoalkan. Namun, dugaan tersebut masih memerlukan klarifikasi dan pembuktian lebih lanjut. Pihak pelaksana proyek maupun mandor juga perlu diberikan ruang untuk menjelaskan maksud komunikasi tersebut.

LSM Harimau meminta Dinas Pengairan Kabupaten Banyuwangi melakukan pemeriksaan secara objektif dan terbuka. Pemeriksaan teknis dinilai penting untuk memastikan apakah pekerjaan benar-benar sesuai dengan spesifikasi, standar keselamatan kerja, serta dokumen perencanaan yang telah ditetapkan.

Hingga rilisan ini disusun, belum terdapat keterangan resmi dari CV Shifa Gaharu maupun mandor proyek mengenai sejumlah sorotan dan dugaan yang disampaikan LSM Harimau tersebut.

Hasil pemeriksaan teknis dari instansi berwenang nantinya menjadi dasar untuk memastikan ada atau tidaknya ketidaksesuaian dalam pelaksanaan proyek irigasi tersebut.

(Team)

Penulis : Tim Redaksi

Editor : Deden M, C.BJ., C.ILJ.

Sumber Berita: Tim Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel sibernasional.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Komitmen Mutu dan K3, Direktur PT. Sahabat Berkah Logam (SBL) Profesionalisme Adalah Standar Operasional Prosedur Wajib
Jalan Pendidikan Banyak Berlobang Didesa Bandar Klipa Kecamatan Percut Seituan Kabupaten Deli Serdang Banyak Memakan Korban.
Akses Jalan Menuju Wisata Religi Taman Alam Lumbini Rusak Parah, Wisatawan Desak Pemprov Sumut dan Pemkab Karo Segera Bertindak
Irigasi Swadaya Warga Beutong Ateuh Akhirnya Terpasang
Proyek Miliaran Rupiah Perbaikan Rumah Pompa Banjarpoh I Sidoarjo Disorot, Pekerja Abaikan K3 Tanpa Pengawasan Mandor
Disorot! Proyek Tanah Uruk di Harjosari Kampung Harapan Diduga Tak Kantongi Izin, Warga Minta Ditkrimsus Polda Kepri Turun dan Sita Alat Berat
Bertahun tahun Rusak, Jalan Guwa Kidul Slendra Cirebon Jadi Sorotan: Warga Keluhkan Lubang dan Genangan Saat Hujan
Ironi Pagu Rp 1.720.577.000.00 Miliar: GSG Mustika Tigaraksa Diduga Mangkrak, Pengawasan DTRB Kabupaten Tangerang Dipertanyakan
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 04:46 WIB

Komitmen Mutu dan K3, Direktur PT. Sahabat Berkah Logam (SBL) Profesionalisme Adalah Standar Operasional Prosedur Wajib

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 04:08 WIB

Jalan Pendidikan Banyak Berlobang Didesa Bandar Klipa Kecamatan Percut Seituan Kabupaten Deli Serdang Banyak Memakan Korban.

Rabu, 30 September 2026 - 04:35 WIB

Akses Jalan Menuju Wisata Religi Taman Alam Lumbini Rusak Parah, Wisatawan Desak Pemprov Sumut dan Pemkab Karo Segera Bertindak

Minggu, 27 September 2026 - 03:34 WIB

LSM Harimau Bongkar Sejumlah Sorotan di Proyek Irigasi Pendarungan, Dinas Diminta Bertindak Cepat

Jumat, 25 September 2026 - 13:49 WIB

Irigasi Swadaya Warga Beutong Ateuh Akhirnya Terpasang

Berita Terbaru