Bertahun tahun Rusak, Jalan Guwa Kidul Slendra Cirebon Jadi Sorotan: Warga Keluhkan Lubang dan Genangan Saat Hujan

- Penulis

Selasa, 22 September 2026 - 05:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bertahun tahun Rusak, Jalan Guwa Kidul Slendra Cirebon Jadi Sorotan: Warga Keluhkan Lubang dan Genangan Saat Hujan

 

 

Cirebon, Sibernasional.com  – Kerusakan jalan penghubung Desa Guwa Lor, Guwa Kidul dan Slendra, Kecamatan Kaliwedi, Kabupaten Cirebon, belum kunjung mendapat penanganan. Lubang dan genangan air saat hujan membuat warga khawatir keselamatan pengguna jalan.(21/09/2026)

 

Kerusakan jalan tersebut dinilai cukup mengganggu aktivitas masyarakat karena menjadi salah satu akses utama warga dari Desa Slendra, Guwa Lor, Guwa Kidul, Wargabinangun hingga wilayah Kaliwedi untuk bekerja, bersekolah maupun menjalankan berbagai aktivitas lainnya.

 

Kondisi jalan yang berlubang membuat pengendara harus ekstra hati-hati ketika melintas. Selain lubang yang tersebar di beberapa bagian, kondisi tersebut dinilai semakin berbahaya ketika memasuki musim hujan karena lubang jalan dapat tertutup genangan air sehingga sulit terlihat oleh pengendara.

 

Salah seorang pengguna jalan, Naryo, mengatakan dirinya merasa tidak nyaman ketika harus melintasi ruas jalan tersebut. Menurutnya, pengendara harus berkonsentrasi penuh untuk menghindari lubang agar tidak terjatuh.

 

“Sebenarnya lewat jalan ini membosankan, karena jalannya sangat sulit untuk dipilih. Melihat sana sini banyak lubang. Kalau tidak hati-hati saat berkendara, bisa jatuh,” kata Naryo.

 

Menurutnya, kondisi tersebut menjadi lebih mengkhawatirkan saat hujan turun. Genangan air yang memenuhi lubang membuat pengendara kesulitan memperkirakan kedalaman dan posisi lubang.

 

“Belum lagi kalau musim hujan, di sini jalan tidak terlihat. Yang terlihat hanya kubangan air. Bisa jatuh atau tergelincir kalau tidak ekstra hati-hati,” ujarnya.

 

Warga berharap Pemerintah Kabupaten Cirebon memberikan perhatian serius terhadap kondisi ruas jalan tersebut. Perbaikan dinilai penting mengingat jalan itu menjadi akses yang digunakan masyarakat setiap hari untuk berbagai kebutuhan.

 

Masyarakat juga berharap kerusakan jalan tidak dibiarkan semakin parah karena selain menghambat mobilitas, kondisi jalan berlubang juga berpotensi membahayakan keselamatan para pengguna jalan.

 

Warga meminta pemerintah segera melakukan penanganan terhadap ruas jalan tersebut, sehingga akses transportasi masyarakat Desa Slendra, Guwa Lor, Guwa Kidul, Wargabinangun dan Kaliwedi dapat kembali lebih aman dan nyaman digunakan.

 

(Turah/mangbetu)

Penulis : Turah

Editor : Deden M, C.BJ., C.ILJ.

Sumber Berita: Turah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel sibernasional.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ketua Umum GWI Kecam Pelarangan Liputan Proyek APBN SDN Cowek I: Penghalangan Pers Bisa Dipidana!
Kolam Ketahanan Pangan Pagerwojo Diduga Terbengkalai Setahun Lebih, Anggaran Rp134,5 Juta Disorot Inspektorat dan Ombudsman Diminta Bertindak
Mencium Ketidakwajaran Proyek Laptop Rp7,1 Miliar, Ketua DPD LSM KPK-RI Banten: Disdikbud Tangsel Didesak Buka-Bukaan
LSM KPK-RI Bongkar Dugaan Kejanggalan Pengadaan Disdikbud Tangsel, Kejati Banten Diminta Dalami Laporan
Publik Tagih Bukti Kinerja Pengawasan DPRD Kayong Utara atas Dana Banpres Karhutla Rp20 Miliar
Karyawan CV Global Jaya Desak Wali Kota Tangerang Perhatikan Nasib Pekerja
Komitmen Mutu dan K3, Direktur PT. Sahabat Berkah Logam (SBL) Profesionalisme Adalah Standar Operasional Prosedur Wajib
Dana Karhutla Rp1,6 Miliar Dicairkan Dinkes Kayong Utara: Pengadaan dan Operasional Disorot, Akuntabilitas Dipertanyakan
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Ketua Umum GWI Kecam Pelarangan Liputan Proyek APBN SDN Cowek I: Penghalangan Pers Bisa Dipidana!

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:44 WIB

Kolam Ketahanan Pangan Pagerwojo Diduga Terbengkalai Setahun Lebih, Anggaran Rp134,5 Juta Disorot Inspektorat dan Ombudsman Diminta Bertindak

Senin, 19 Oktober 2026 - 06:22 WIB

Mencium Ketidakwajaran Proyek Laptop Rp7,1 Miliar, Ketua DPD LSM KPK-RI Banten: Disdikbud Tangsel Didesak Buka-Bukaan

Senin, 19 Oktober 2026 - 05:00 WIB

LSM KPK-RI Bongkar Dugaan Kejanggalan Pengadaan Disdikbud Tangsel, Kejati Banten Diminta Dalami Laporan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 04:23 WIB

Publik Tagih Bukti Kinerja Pengawasan DPRD Kayong Utara atas Dana Banpres Karhutla Rp20 Miliar

Berita Terbaru