Krisis Air Bersih Akibat Kemarau, TNI Bersama Lintas Sektor Bergerak Bantu Warga. 

- Penulis

Jumat, 7 Agustus 2026 - 05:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Krisis Air Bersih Akibat Kemarau, TNI Bersama Lintas Sektor Bergerak Bantu Warga.

​PASEKAN, Sibernasional.com – Menghadapi dampak musim kemarau yang memicu krisis air bersih, jajaran Kodim 0616/Indramayu bersama dengan BPBD, PMI, dan pemerintah daerah bergerak cepat menyalurkan bantuan air bersih sebanyak 15 ribu liter bagi warga terdampak di wilayah Kecamatan Pasekan. Kamis. 6/8/2026.

​Bantuan air bersih tersebut difokuskan di beberapa titik yang mengalami kekeringan cukup parah, di antaranya Desa Totoran dan Desa Pabean Ilir (Blok Pancer 2), serta Blok Pecantilan di Desa Pagirikan. Setiap tahunnya, wilayah ini menjadi berlangganan krisis air saat musim kemarau akibat aliran air PDAM yang belum bisa menjangkau pemukiman warga secara optimal.

Di sela kegiatan ​Camat Pasekan H. Taryadi SIP menyampaikan apresiasi dan terima kasih mendalam atas kepedulian dan bantuan yang diberikan oleh Dandim melalui Danramil, BPBD, serta PMI. Menurutnya, krisis air bersih sudah menjadi kendala tahunan bagi warga setempat saat kemarau tiba. Ia berharap bantuan distribusi air bersih ini dapat berlangsung secara berkala hingga musim hujan tiba.

​”Kami sangat berterima kasih atas partisipasi dan bantuan dari Pak Dandim melalui Danramil Sindang, BPBD, serta PMI. Harapan kami bantuan ini bisa berlanjut (continue), minimal satu minggu sekali atau maksimal satu bulan sekali selama musim hujan belum turun, karena kebutuhan air bersih warga sangat mendesak,” ujarnya

​Sementara itu, Dandim 0616/Indramayu Letkol Arm Tulus Widodo yang disampaikan oleh Danramil 1602 Sindang Kapten Arm Suhermanto yang didampingi Pasiops Kapten Inf Suprayitno menjelaskan bahwa penyaluran air bersih ini merupakan bentuk sinergi lintas sektor dalam menanggapi situasi tanggap darurat kekeringan di wilayah kabupaten. Pada aksi penyaluran terbaru, sebanyak tiga truk tangki air bersih dikerahkan ke lokasi terdampak, melengkapi dua truk tangki yang telah disalurkan sebelumnya ke Blok Pecantilan.

Baca Juga:  Pangdam III/Siliwangi Berikan Apresiasi kepada Prajurit Berprestasi di Bidang Olahraga baik Nasional dan Internasional

​”Kami dari Koramil bersinergi dengan PDAM, BPBD, dan PMI untuk langsung turun ke wilayah yang terdampak. Kami juga terus mengupayakan solusi permanen dari pemerintah daerah, baik meningkatkan tekanan air PDAM maupun pencarian sumber mata air baru. Meskipun hasil uji geolistrik menunjukkan titik sumber air di wilayah ini belum memungkinkan, kami akan terus berupaya,” jelas Danramil.

​Di sisi lain, Agus Yani SKM Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Indramayu mengimbau masyarakat untuk tetap bijak dan berhemat dalam menggunakan air bersih mengingat prediksi BMKG menunjukkan bahwa musim kemarau dan kondisi kering dapat berlangsung hingga akhir tahun. Selain krisis air, masyarakat juga diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran lahan.

​”Kami mengimbau masyarakat untuk berhemat air bersih. Selain itu, waspadai juga potensi kebakaran. Bagi warga yang membakar sampah, mohon jangan ditinggalkan begitu saja sebelum api benar-benar padam,” imbaunya.

​Melalui kolaborasi dan tim reaksi cepat ini, diharapkan kebutuhan dasar masyarakat akan air bersih dapat terpenuhi serta dampak dari musim kemarau dapat diminimalisasi secara optimal.

Penulis : Redaksi

Editor : Deden M, C.BJ., C.ILJ.

Sumber Berita: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel sibernasional.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Setetes Darah untuk Sesama, Aksi Donor Darah Perdana Digelar di SMA Negeri 1 Kaliwedi
Penyaluran Bantuan Pangan Oktober–Desember 2026, Bulog Tegaskan Kriteria Desil 1–4 dan Aturan Pengembalian Beras
Ketua Umum GWI Kecam Pelarangan Liputan Proyek APBN SDN Cowek I: Penghalangan Pers Bisa Dipidana!
PMI Kabupaten Cirebon Terima Sertifikat Apresiasi Gerakan Leuweung Hejo, Tanam 2.000 Bibit Mangrove di Mundu
Pangdam XXII/TB Dampingi Kasad dan Kepala BNPB Tinjau Penanganan Karhutla di Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah
Publik Tagih Bukti Kinerja Pengawasan DPRD Kayong Utara atas Dana Banpres Karhutla Rp20 Miliar
Pemkot Lubuk Linggau Sampaikan Klarifikasi Terkait Informasi Warga Meninggal Akibat Aktivitas CFN
TNI Berbagi di HUT ke-81: Warga, Tukang Becak hingga Pemulung Nikmati Makan Gratis di Makodim Cirebon
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 06:21 WIB

Setetes Darah untuk Sesama, Aksi Donor Darah Perdana Digelar di SMA Negeri 1 Kaliwedi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 12:45 WIB

Penyaluran Bantuan Pangan Oktober–Desember 2026, Bulog Tegaskan Kriteria Desil 1–4 dan Aturan Pengembalian Beras

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Ketua Umum GWI Kecam Pelarangan Liputan Proyek APBN SDN Cowek I: Penghalangan Pers Bisa Dipidana!

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:13 WIB

PMI Kabupaten Cirebon Terima Sertifikat Apresiasi Gerakan Leuweung Hejo, Tanam 2.000 Bibit Mangrove di Mundu

Senin, 19 Oktober 2026 - 15:19 WIB

Pangdam XXII/TB Dampingi Kasad dan Kepala BNPB Tinjau Penanganan Karhutla di Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah

Berita Terbaru