Daftar Korban Insiden Mobil MBG di SDN Kalibaru 01 Cilincing Terungkap: 18 Orang Terluka, Satu Guru Ikut Jadi Korban

- Penulis

Kamis, 11 Desember 2025 - 06:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta Utara, AkpersiBantenNews.com – Insiden mengerikan terjadi di SDN Kalibaru 01 Cilincing, Jakarta Utara, Kamis pagi (11/12/2025). Sebuah mobil Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang seharusnya mengantar suplai makanan ke sekolah justru kehilangan kendali dan menyeruduk barisan siswa yang tengah mengikuti kegiatan literasi pagi. Total 18 orang menjadi korban, terdiri dari 17 siswa dan 1 guru.

 

Kronologis Kejadian

 

Peristiwa bermula sekitar pukul 06.48 WIB, ketika guru mulai menata barisan siswa untuk kegiatan pembiasaan literasi membaca sebelum pelajaran dimulai. Anak-anak baru membuka buku ketika tiba-tiba sebuah mobil MBG masuk ke area sekolah.

 

Mobil tersebut kemudian menabrak pagar sekolah yang saat itu tertutup, membuat pagar roboh dan kendaraan melaju tanpa kendali. Tanpa sempat mengerem, mobil langsung menghantam barisan siswa dan guru. Sejumlah saksi menyebutkan beberapa anak terpental dan bahkan ada yang terlindas.

 

Suasana berubah kacau. Guru, staf sekolah, serta warga sekitar spontan berupaya menolong para korban yang tergeletak di halaman sekolah.

 

Proses Evakuasi Korban

 

Sekitar pukul 07.10 WIB, para korban mulai dibawa ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat. Dua anak yang kondisinya memungkinkan langsung ditangani di Puskesmas Cilincing II, sementara 16 lainnya dirujuk ke RSUD Cilincing Tanjung Priok untuk penanganan intensif.

 

Korban yang Ditangani di Puskesmas Cilincing II

 

1. Aditya Pradipta – Kelas 3C

 

 

2. Maulana Aufar – Kelas 5B

 

 

 

Keduanya berada di barisan depan saat insiden terjadi sehingga ikut terdampak langsung hantaman mobil.

 

Korban yang Dirawat di RSUD Cilincing

 

Baca Juga:  Libur Lebaran Polres Magetan Maksimalkan Pengamanan Wisata Telaga Sarangan

Salsabila (3C)

 

Ahmad Faizan (2C)

 

Bagus (1B)

 

Khanza (3D)

 

Dian (3B)

 

Anisa (3D)

 

Surya (3D)

 

Dita (3C)

 

Hafiiz (3B)

 

Weren (3B)

 

Nabil (3D)

 

Alvaro (3D)

 

Lilo (4B)

 

Rey (3C)

 

Hafiz (1A)

 

Yuda (3C)

 

Ray Firmansyah (3C)

 

 

Selain para siswa, satu orang guru juga dilaporkan terluka saat berusaha menarik anak-anak menjauh dari kendaraan yang melaju tak terkendali. Identitas guru masih belum dirilis pihak sekolah.

 

Respons Pihak Sekolah dan Kepolisian

 

Pihak sekolah segera berkoordinasi dengan keluarga korban, Puskesmas, dan RSUD untuk memastikan semua korban mendapatkan penanganan optimal.

Sementara itu, polisi tengah memeriksa sopir mobil MBG dan melakukan olah TKP guna mengetahui penyebab pasti kendaraan bisa masuk ke halaman sekolah dalam kondisi tak terkendali.

 

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi terkait dugaan awal apakah terjadi kelalaian, rem blong, atau kesalahan prosedur operasional saat mobil memasuki area sekolah.

 

Catatan Kritis

 

Insiden ini kembali membuka persoalan klasik terkait minimnya pengawasan kendaraan operasional yang masuk ke lingkungan sekolah, terlebih pada jam kegiatan siswa. Area sekolah seharusnya menjadi zona aman, bukan tempat kendaraan keluar masuk tanpa prosedur ketat.

 

Selain itu, standar keselamatan program MBG juga patut dievaluasi, mulai dari kelayakan kendaraan, pelatihan sopir, hingga SOP distribusi di lingkungan sekolah dasar yang penuh aktivitas anak-anak.

 

Akpersi Banten akan terus mengikuti perkembangan kasus ini, termasuk hasil investigasi kepolisian dan kondisi terbaru para korban.

Penulis : Chandra

Editor : Deden Mulyana, C.BJ.

Sumber Berita: Chandra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel sibernasional.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KMP Batu Mandi Terbakar di Perairan Merak, Proses Evakuasi Sedang Berlangsung
Lelang Tanah Desa Guwa Lor Menuai Pertanyaan, Kuwu dan BPD Diharapkan Duduk Bersama
Oknum Dokter Spesialis di Lubuklinggau Dilaporkan Istri Atas Dugaan Perselingkuhan Hingga Hamil!
PT TBM Diduga Tidak Menyediakan APD dan K3 untuk Pekerja Proyek
Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia, Putra Bungsu Bung Karno Berpulang
Kebakaran SPBU Tulungagung Indramayu, Dua Kendaraan dan Pompa BBM Terbakar
Skandal Lapas Cibinong Terbongkar! GEPPAR Desak Presiden Prabowo Copot Kalapas Usai Aksi Hadang Ombudsman Berujung Temuan “Vila VVIP” Napi
Sibernasional.com Terbitkan Stop Pers, Mohamad Idris Zaelani Tidak Lagi Berstatus Wartawan
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 14:17 WIB

KMP Batu Mandi Terbakar di Perairan Merak, Proses Evakuasi Sedang Berlangsung

Senin, 12 Oktober 2026 - 08:43 WIB

Lelang Tanah Desa Guwa Lor Menuai Pertanyaan, Kuwu dan BPD Diharapkan Duduk Bersama

Selasa, 29 September 2026 - 13:40 WIB

Oknum Dokter Spesialis di Lubuklinggau Dilaporkan Istri Atas Dugaan Perselingkuhan Hingga Hamil!

Minggu, 27 September 2026 - 04:34 WIB

PT TBM Diduga Tidak Menyediakan APD dan K3 untuk Pekerja Proyek

Sabtu, 26 September 2026 - 04:43 WIB

Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia, Putra Bungsu Bung Karno Berpulang

Berita Terbaru