Menghadapi Kondisi Kemarau Yang Cukup Panjang, Diimbau Untuk Meningkatkan Kewaspadaan Terhadap Ancaman Karhutla

- Penulis

Selasa, 15 September 2026 - 07:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menghadapi Kondisi Kemarau Yang Cukup Panjang, Diimbau Untuk Meningkatkan Kewaspadaan Terhadap Ancaman Karhutla

 

KAYONG UTARA, KALBAR | Sibernasional.com — Menghadapi kondisi kemarau yang cukup panjang, masyarakat di wilayah Kecamatan Teluk Batang, Kabupaten Kayong Utara, Kalimantan Barat, diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).

Masyarakat diminta untuk tidak melakukan aktivitas pembakaran lahan, terutama dalam kegiatan membuka atau mengolah lahan. Warga juga diharapkan dapat menjaga dan mengawasi wilayah tanah masing-masing agar tidak terjadi kebakaran yang dapat meluas ke area lainnya”15/9/26

Langkah tersebut dinilai penting untuk mencegah terjadinya kebakaran yang dapat menyebabkan kabut asap semakin tebal di wilayah Kecamatan Teluk Batang. Selain mengganggu aktivitas masyarakat, kabut asap juga dapat berdampak terhadap kesehatan, khususnya bagi anak-anak, lansia, dan masyarakat yang memiliki kondisi tubuh rentan.

Masyarakat di seluruh desa di Kecamatan Teluk Batang juga diimbau agar menggunakan masker saat melakukan aktivitas di luar rumah, sebagai salah satu upaya menjaga kesehatan diri dan keluarga di tengah kondisi udara yang kurang baik akibat kabut asap.

Di sisi lain, masyarakat juga tengah menghadapi kondisi krisis air bersih untuk kebutuhan sehari-hari akibat kemarau yang berkepanjangan.

Atas kondisi tersebut, masyarakat menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Kayong Utara, khususnya Bupati Kayong Utara Romi Wijaya, yang telah menyalurkan bantuan air bersih ke seluruh desa di wilayah Kecamatan Teluk Batang.

Bantuan air bersih tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat selama musim kemarau, sekaligus meringankan beban warga yang mengalami kesulitan mendapatkan air untuk kebutuhan sehari-hari.

Masyarakat berharap seluruh pihak dapat bersama-sama menjaga lingkungan dan mencegah terjadinya Karhutla. Kesadaran untuk tidak membakar lahan secara sembarangan menjadi salah satu langkah penting untuk menjaga lingkungan serta mencegah kabut asap semakin parah.

Semoga musim kemarau panjang ini segera berlalu dan hujan kembali turun membasahi wilayah Kabupaten Kayong Utara.

Penulis – Rudi Hartono

Penulis : Rudi

Editor : Deden M, C.BJ., C.ILJ.

Sumber Berita: Rud

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel sibernasional.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kolam Ketahanan Pangan Pagerwojo Dimasuki Inspektorat, Tak Seekor Ikan dari Kolam Rp200 Juta
Penyaluran Bantuan Pangan Oktober–Desember 2026, Bulog Tegaskan Kriteria Desil 1–4 dan Aturan Pengembalian Beras
Ketua Umum GWI Kecam Pelarangan Liputan Proyek APBN SDN Cowek I: Penghalangan Pers Bisa Dipidana!
PMI Kabupaten Cirebon Terima Sertifikat Apresiasi Gerakan Leuweung Hejo, Tanam 2.000 Bibit Mangrove di Mundu
Publik Tagih Bukti Kinerja Pengawasan DPRD Kayong Utara atas Dana Banpres Karhutla Rp20 Miliar
Pemkot Lubuk Linggau Sampaikan Klarifikasi Terkait Informasi Warga Meninggal Akibat Aktivitas CFN
Peringati Hari Kesaktian Pancasila dan HUT TNI ke-81, Camat Tugumulyo Gelar Gotong Royong Bersihkan Saluran Irigasi.
BPP Pulo Ie Gelar Demplot Padi Metode PM-AAS di Simpang Peut
Berita ini 51 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:00 WIB

Kolam Ketahanan Pangan Pagerwojo Dimasuki Inspektorat, Tak Seekor Ikan dari Kolam Rp200 Juta

Rabu, 21 Oktober 2026 - 12:45 WIB

Penyaluran Bantuan Pangan Oktober–Desember 2026, Bulog Tegaskan Kriteria Desil 1–4 dan Aturan Pengembalian Beras

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Ketua Umum GWI Kecam Pelarangan Liputan Proyek APBN SDN Cowek I: Penghalangan Pers Bisa Dipidana!

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:13 WIB

PMI Kabupaten Cirebon Terima Sertifikat Apresiasi Gerakan Leuweung Hejo, Tanam 2.000 Bibit Mangrove di Mundu

Jumat, 16 Oktober 2026 - 04:23 WIB

Publik Tagih Bukti Kinerja Pengawasan DPRD Kayong Utara atas Dana Banpres Karhutla Rp20 Miliar

Berita Terbaru