Antusiasme Warga Warnai Grebeg Posyandu Sukamulya, Upaya Serius Tekan Angka Stunting 

- Penulis

Selasa, 6 Januari 2026 - 10:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangerang, AkpersiBantenNews.com – Pemerintah Kecamatan Sukamulya melaksanakan kegiatan Grebeg Posyandu secara bergilir di enam lokasi, sejak 5 hingga 13 Januari 2026.

 

Kegiatan yang menyasar sekitar 500 balita ini mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat, khususnya dari Desa Benda dan Desa Kubang.

Camat Sukamulya, Khalid Mawardi, S.Sos., S.IP., MM, mengungkapkan antusiasme tinggi warga yang datang membawa buah hati mereka.

“Alhamdulillah antusias masyarakat sangat luar biasa,” ujarnya saat ditemui di sela kegiatan, Selasa 6/1/2026.

 

Kegiatan ini didukung penuh oleh Puskesmas Sukamulya yang menyediakan tenaga medis dan pelayanan kesehatan.

Sementara itu, peran aktif pemerintah desa terlihat dalam penyediaan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) berupa makanan bergizi seperti telur dan buah-buahan untuk meningkatkan gizi balita.

 

“Untuk PMT, desa menyiapkan makanan bergizi. Intinya makanan yang dibutuhkan untuk meningkatkan gizi balita,” jelas Khalid.

 

Dalam pelaksanannya, Camat melakukan pemantauan langsung ke sejumlah posyandu, seperti Posyandu Mawar 2, Posyandu Mawar 3, dan Posyandu Mawar 4. Hasilnya, partisipasi masyarakat dinilai baik dan kegiatan berjalan tertib.

 

Yang menggembirakan, upaya penanggulangan stunting di wilayah tersebut mulai menunjukkan hasil.

Berdasarkan data dari Puskesmas, jumlah kasus stunting di Kecamatan Sukamulya dilaporkan mengalami penurunan.

 

“Informasi dari dokter dan Puskesmas menyebutkan ada penurunan angka stunting. Yang terpenting sekarang adalah jangan sampai ada kasus stunting baru,” tegas Khalid.

 

Ia menegaskan bahwa Grebeg Posyandu merupakan langkah strategis untuk memantau kesehatan balita sekaligus memperkuat pencegahan stunting.

 

“Kegiatan ini sangat bermanfaat untuk menjaring kondisi balita.

Harapannya, tidak ada lagi penambahan kasus stunting lagi di wilayah kami, pungkasnya.

Penulis : Iwan S, C.BJ.

Editor : Sekretaris Akpersi DPD Banten

Sumber Berita: Iwan, S. C.BJ.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel sibernasional.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kolam Ketahanan Pangan Pagerwojo Dimasuki Inspektorat, Tak Seekor Ikan dari Kolam Rp200 Juta
Penyaluran Bantuan Pangan Oktober–Desember 2026, Bulog Tegaskan Kriteria Desil 1–4 dan Aturan Pengembalian Beras
Ketua Umum GWI Kecam Pelarangan Liputan Proyek APBN SDN Cowek I: Penghalangan Pers Bisa Dipidana!
PMI Kabupaten Cirebon Terima Sertifikat Apresiasi Gerakan Leuweung Hejo, Tanam 2.000 Bibit Mangrove di Mundu
Publik Tagih Bukti Kinerja Pengawasan DPRD Kayong Utara atas Dana Banpres Karhutla Rp20 Miliar
Pemkot Lubuk Linggau Sampaikan Klarifikasi Terkait Informasi Warga Meninggal Akibat Aktivitas CFN
Peringati Hari Kesaktian Pancasila dan HUT TNI ke-81, Camat Tugumulyo Gelar Gotong Royong Bersihkan Saluran Irigasi.
BPP Pulo Ie Gelar Demplot Padi Metode PM-AAS di Simpang Peut
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:00 WIB

Kolam Ketahanan Pangan Pagerwojo Dimasuki Inspektorat, Tak Seekor Ikan dari Kolam Rp200 Juta

Rabu, 21 Oktober 2026 - 12:45 WIB

Penyaluran Bantuan Pangan Oktober–Desember 2026, Bulog Tegaskan Kriteria Desil 1–4 dan Aturan Pengembalian Beras

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Ketua Umum GWI Kecam Pelarangan Liputan Proyek APBN SDN Cowek I: Penghalangan Pers Bisa Dipidana!

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:13 WIB

PMI Kabupaten Cirebon Terima Sertifikat Apresiasi Gerakan Leuweung Hejo, Tanam 2.000 Bibit Mangrove di Mundu

Jumat, 16 Oktober 2026 - 04:23 WIB

Publik Tagih Bukti Kinerja Pengawasan DPRD Kayong Utara atas Dana Banpres Karhutla Rp20 Miliar

Berita Terbaru