Seni Cokek dan Tehyan Warnai Festival Budaya Kota Tangerang

- Penulis

Minggu, 7 Desember 2025 - 02:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kota Tangerang, AkpersiBantenNews.com – Festival Budaya Kota Tangerang kembali menampilkan kekayaan seni tradisi melalui pertunjukan seni khas etnis Tionghoa Benteng yang dibawakan oleh para penggiat Sanggar Seni Lentera, Sabtu (6-12-2025). Dalam perhelatan yang berlangsung di kawasan Metropolis Town Square, dua kesenian sakral yaitu Tari Cokek Sipatmo dan Musik Tehyan menjadi pusat perhatian pengunjung.

 

Tari Cokek Sipatmo merupakan seni tari tradisi sakral yang memiliki akar sejarah panjang. Penamaan “Cokek” sendiri merujuk pada nama Tan Sio Kek, seorang tuan tanah pada masa lalu yang menjadi tokoh penting dalam perjalanan budaya di kawasan Tangerang. Tari ini tidak hanya memuat unsur estetika, tetapi juga unsur spiritualitas dan penghormatan terhadap leluhur masyarakat Tionghoa Benteng.

 

Selain itu, alunan instrumen Musik Tehyan yang berasal dari Tiongkok menjadi daya tarik tersendiri. Dengan karakter suara yang khas, Tehyan disebut menjadi warisan musikal yang hingga saat ini masih dilestarikan oleh masyarakat Tionghoa Benteng di pesisir Tangerang.

 

Ketua Sanggar Seni Lentera, Henny, menjelaskan bahwa partisipasi dalam Festival Budaya Kota Tangerang menjadi wujud komitmen pelestarian seni tradisi lintas generasi. “Kami terus berupaya memperkenalkan berbagai kesenian tradisi agar tidak hanya menjadi tontonan sesaat, tetapi juga dipahami dan diwarisi oleh generasi muda,” ujarnya.

Baca Juga:  Dukung SENI dan Ekonomi Kreatif,Kadis Pendidikan Musa Al Bakre S.E.,M.Si.Buka Fistival Pop dan Dangdut di Joglo DPP Pujakesuma Asahan.

 

Dalam kesempatan tersebut, Sanggar Seni Lentera juga menampilkan kolaborasi generasi muda yang tergabung dari berbagai kalangan. Di antaranya anggota sanggar yaitu Vera, Lie Lie, Ami, Lentik, dan Indri. Selain unsur profesional, kegiatan ini turut melibatkan para siswi dari Sekolah Gracia yang menjadi pelajar aktif di Sanggar Seni Lentera, yaitu Priscilla, Caren, Jelove, Kristina, Yohana, dan Grecia.

 

Henny menegaskan, regenerasi menjadi poin penting. “Pelestarian budaya tidak boleh berhenti pada satu generasi. Kita harus membuka ruang supaya anak-anak kita bisa tumbuh mencintai dan mempraktikkan seni tradisi. Jika tidak dijaga, budaya ini akan hilang dan hanya tinggal catatan sejarah.”

 

Sejumlah Tokoh budaya di Kota Tangerang turut mengapresiasi komitmen Sanggar Seni Lentera dalam merawat seni Tionghoa Benteng yang merupakan salah satu identitas penting kawasan Tangerang sebagai kota multikultural.

 

Festival Budaya Kota Tangerang dijadwalkan berlangsung hingga beberapa hari ke depan dengan rangkaian penampilan seni tradisional dari berbagai komunitas budaya dan etnis. Pemerintah Kota Tangerang menegaskan bahwa festival tahunan ini bukan sekadar event pertunjukan, melainkan ruang konsolidasi kebudayaan yang memperkuat identitas Tangerang sebagai kota yang berjejaring antara budaya lokal, nusantara, dan leluhur migran

Penulis : Denni

Editor : Deden Mulyana, C.BJ.

Sumber Berita: Denni

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel sibernasional.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kolam Ketahanan Pangan Pagerwojo Dimasuki Inspektorat, Tak Seekor Ikan dari Kolam Rp200 Juta
Penyaluran Bantuan Pangan Oktober–Desember 2026, Bulog Tegaskan Kriteria Desil 1–4 dan Aturan Pengembalian Beras
Ketua Umum GWI Kecam Pelarangan Liputan Proyek APBN SDN Cowek I: Penghalangan Pers Bisa Dipidana!
PMI Kabupaten Cirebon Terima Sertifikat Apresiasi Gerakan Leuweung Hejo, Tanam 2.000 Bibit Mangrove di Mundu
Angkringan Garudasiber Menjadi Tempat Tongkrongan Generasi Muda
600 Penari Tumpah di Alu Alun Sidoarjo dalam Festival Munali Patah 2026, Menghidupkan Kembali Sang Maestro Pemikir Tari Remo
Kapolda Banten Irjen Pol Hendra Kurniawan Laksanakan Gatur Pagi, Pastikan Keselamatan Pelajar
Mencium Ketidakwajaran Proyek Laptop Rp7,1 Miliar, Ketua DPD LSM KPK-RI Banten: Disdikbud Tangsel Didesak Buka-Bukaan
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:00 WIB

Kolam Ketahanan Pangan Pagerwojo Dimasuki Inspektorat, Tak Seekor Ikan dari Kolam Rp200 Juta

Rabu, 21 Oktober 2026 - 12:45 WIB

Penyaluran Bantuan Pangan Oktober–Desember 2026, Bulog Tegaskan Kriteria Desil 1–4 dan Aturan Pengembalian Beras

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Ketua Umum GWI Kecam Pelarangan Liputan Proyek APBN SDN Cowek I: Penghalangan Pers Bisa Dipidana!

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:13 WIB

PMI Kabupaten Cirebon Terima Sertifikat Apresiasi Gerakan Leuweung Hejo, Tanam 2.000 Bibit Mangrove di Mundu

Selasa, 20 Oktober 2026 - 08:13 WIB

Angkringan Garudasiber Menjadi Tempat Tongkrongan Generasi Muda

Berita Terbaru