PKBM Bina Generasi Buka Pendaftaran SPMB 2026/2027, Gratis untuk Anak Putus Sekolah Usia Maksimal 21 Tahun

- Penulis

Selasa, 6 Januari 2026 - 14:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangerang, AkpersiBantenNews.com — Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Bina Generasi resmi membuka Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027.

Program ini ditujukan bagi masyarakat yang ingin melanjutkan pendidikan melalui jalur sekolah kesetaraan, khususnya bagi anak putus sekolah dengan usia maksimal 21 tahun yang dapat mengikuti program secara gratis.

PKBM Bina Generasi menyediakan Program Kesetaraan Paket B setara Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Paket C setara Sekolah Menengah Atas (SMA).

Kehadiran program ini diharapkan menjadi solusi bagi masyarakat yang terkendala melanjutkan pendidikan formal akibat faktor ekonomi maupun sosial.

Abdul Kholik selaku Kepala Sekolah menyampaikan bahwa lembaga ini menawarkan sejumlah keunggulan, di antaranya biaya pendidikan yang terjangkau, sistem pembelajaran fleksibel bagi pekerja dan orang tua, serta pengajar profesional dari berbagai latar belakang. Selain itu, peserta didik juga mendapatkan penguatan karakter dan keterampilan hidup sebagai bekal masa depan.

“PKBM Bina Generasi hadir untuk membuka kembali akses pendidikan bagi siapa saja yang sempat terputus sekolah. Kami ingin memastikan pendidikan tetap bisa dijangkau oleh seluruh lapisan masyarakat,” ujar Kholik.

Adapun persyaratan pendaftaran meliputi fotokopi KTP, Kartu Keluarga, dan ijazah terakhir. Pendaftaran dibuka hingga Mei 2026.

PKBM Bina Generasi beralamat di Jalan Irigasi KP Tegal Murni RT 003/001, Sukamulya, Kecamatan Sukamulya, Kabupaten Tangerang, Banten 15610.

Masyarakat yang membutuhkan informasi lebih lanjut dapat menghubungi Bu Laura di nomor 0882-2223-5695 atau Pak Kholik di nomor 0838-2608-3771.

Dengan dibukanya pendaftaran ini, PKBM Bina Generasi berharap dapat membantu meningkatkan angka partisipasi pendidikan dan memberikan kesempatan kedua bagi warga untuk meraih masa depan yang lebih baik.

Penulis : Akpersi DPD Banten

Editor : Sekretaris AKPERSI DPD Banten

Sumber Berita: Akpersi DPD Banten

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel sibernasional.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Peredaran Obat Keras Golongan G Diduga Kembali Menggurita di Wilayah Hukum Sindangkerta, Transaksi Berlangsung Terselubung
Diduga Lindungi Bisnis Ilegal, Pelaku Oplosan LPG Aniaya Awak Media
Respon Cepat Polsek Panongan Polresta Tangerang Tindak Lanjut Aduan ke Layanan 110
Ibu Korban Tolak Uang Damai, Tarilah Desak Lanjutkan Kasus Kecelakaan yang Menewaskan Ainun
Diduga Beredar Kontak “Bos Madol” di Indramayu, Masyarakat Diminta Waspada
Duka Mendalam Ibu Tarilah: Anak Ketiga Meninggal Usai Dikejar Rombongan Sekolah Lain, Keluarga Minta Keadilan
RUANG ACARA PIDANA BERUBAH: Dari Teks Hukum ke Nafas Keadilan di Bilik Polsek Mande
Diduga Ada Setoran ke Oknum Polisi, Peredaran Obat Keras Ilegal Marak di Indramayu
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 13:06 WIB

Peredaran Obat Keras Golongan G Diduga Kembali Menggurita di Wilayah Hukum Sindangkerta, Transaksi Berlangsung Terselubung

Rabu, 22 April 2026 - 07:29 WIB

Diduga Lindungi Bisnis Ilegal, Pelaku Oplosan LPG Aniaya Awak Media

Rabu, 22 April 2026 - 05:43 WIB

Respon Cepat Polsek Panongan Polresta Tangerang Tindak Lanjut Aduan ke Layanan 110

Selasa, 21 April 2026 - 18:33 WIB

Ibu Korban Tolak Uang Damai, Tarilah Desak Lanjutkan Kasus Kecelakaan yang Menewaskan Ainun

Selasa, 21 April 2026 - 11:03 WIB

Diduga Beredar Kontak “Bos Madol” di Indramayu, Masyarakat Diminta Waspada

Berita Terbaru