Pasca Banjir Bandang, Warga Desa Serang Purbalingga Berbenah: Rumah Rusak, Jalan Putus, Lahan Pertanian Rusak

- Penulis

Senin, 27 April 2026 - 04:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasca Banjir Bandang, Warga Desa Serang Purbalingga Berbenah: Rumah Rusak, Jalan Putus, Lahan Pertanian Rusak

Purbalinga, Sibernasional.com – Masyarakat Desa Serang, Kecamatan Karangreja, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, mulai berbenah diri setelah dilanda banjir bandang yang menerjang permukiman dan lahan pertanian. Banjir tersebut merusak sejumlah fasilitas umum serta puluhan rumah warga, Senin 27/4/26.

Sutarso(65), Seorang warga terdampak asal RT 05/05, Kampung Kandu, Kaliurip Dukuh, Kecamatan Karangreja, menyampaikan harapannya kepada Pemerintah setempat agar nasib para korban menjadi perhatian serius ke depan.

“Kami berharap pemerintah segera memperhatikan nasib warga terdampak. Banyak fasilitas yang rusak, mulai dari tempat tinggal warga, lahan pertanian, jalan desa, penerangan listrik yang belum normal, hingga fasilitas umum lainnya,” ujar Sutarso.

Baca Juga:  Pimpinan Ponpes Mathlabul Qur’an Cigudeg Bogor Wakili Indonesia di MTQ Internasional Qatar 2026, Kiki Herdiansyah Mohon Doa
Kondisi Rumah Yang Terkena Musibah

Menurutnya, akses jalan menuju permukiman kampung kandu saat ini masih rusak dan perlu perbaikan. Puluhan rumah warga mengalami kerusakan ringan hingga berat, sehingga membutuhkan perbaikan segera.

Pemerintah Kabupaten Purbalingga melalui Dinas Pekerjaan Umum (DPUPR) Dimohon segera meninjau ulang kerusakan infrastruktur dan menjadwalkan kembali perbaikan selanjutnya.

Hingga berita ini diterbitkan, tidak ada laporan korban jiwa, namun kerugian material diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.

Penulis : Redaksi

Editor : Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel sibernasional.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Setetes Darah untuk Sesama, Aksi Donor Darah Perdana Digelar di SMA Negeri 1 Kaliwedi
Ketua Umum GWI Kecam Pelarangan Liputan Proyek APBN SDN Cowek I: Penghalangan Pers Bisa Dipidana!
Angkringan Garudasiber Menjadi Tempat Tongkrongan Generasi Muda
Kolam Ketahanan Pangan Pagerwojo Diduga Terbengkalai Setahun Lebih, Anggaran Rp134,5 Juta Disorot Inspektorat dan Ombudsman Diminta Bertindak
600 Penari Tumpah di Alu Alun Sidoarjo dalam Festival Munali Patah 2026, Menghidupkan Kembali Sang Maestro Pemikir Tari Remo
Mencium Ketidakwajaran Proyek Laptop Rp7,1 Miliar, Ketua DPD LSM KPK-RI Banten: Disdikbud Tangsel Didesak Buka-Bukaan
LSM KPK-RI Bongkar Dugaan Kejanggalan Pengadaan Disdikbud Tangsel, Kejati Banten Diminta Dalami Laporan
Publik Tagih Bukti Kinerja Pengawasan DPRD Kayong Utara atas Dana Banpres Karhutla Rp20 Miliar
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 06:21 WIB

Setetes Darah untuk Sesama, Aksi Donor Darah Perdana Digelar di SMA Negeri 1 Kaliwedi

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Ketua Umum GWI Kecam Pelarangan Liputan Proyek APBN SDN Cowek I: Penghalangan Pers Bisa Dipidana!

Selasa, 20 Oktober 2026 - 08:13 WIB

Angkringan Garudasiber Menjadi Tempat Tongkrongan Generasi Muda

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:44 WIB

Kolam Ketahanan Pangan Pagerwojo Diduga Terbengkalai Setahun Lebih, Anggaran Rp134,5 Juta Disorot Inspektorat dan Ombudsman Diminta Bertindak

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:04 WIB

600 Penari Tumpah di Alu Alun Sidoarjo dalam Festival Munali Patah 2026, Menghidupkan Kembali Sang Maestro Pemikir Tari Remo

Berita Terbaru