Mantapp!!!, 60 Penerima PKH di Kecamatan Gunung Kaler Lakukan Graduasi Mandiri

- Penulis

Senin, 15 Desember 2025 - 12:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabupaten Tangerang, AkpersiBantenNews.com – Sebanyak 60 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) dari 9 desa se-Kecamatan Gunung Kaler resmi melakukan graduasi mandiri di bulan Desember 2025 ini. Graduasi Mandiri adalah sebuah langkah sekarela dari warga yang merasa sudah lebih mampu untuk tidak lagi layak menerima bantuan sosial pemerintah.

 

Graduasi mandiri ini menunjukkan tumbuhnya kesadaran dan kemandirian warga dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga. Keputusan tersebut menjadi bukti bahwa program pemberdayaan yang dijalankan di wilayah tersebut berjalan dengan baik.

 

Ditemui wartawan, Koordinator Kecamatan (Korcam) Program Keluarga Harapan Kecamatan Gunung Kaler, Suryana menjelaskan, dari puluhan KPM ini secara sadar mundur dari kepesertaannya sebagai penerima bansos PKH. Dirinya dan para pendamping PKH Kecamatan Gunung Kaler terus mengedukasi KPM agar mau graduasi mandiri karena kepesertaan di Bansos PKH sudah lebih dari 5 tahun dan ekonomi nya juga sudah meningkat.

 

“Dari dua hal tersebut KPM ini mau mengundurkan diri secara sadar dan sukarela karena merasa sudah lama sebagai penerima dan sudah tidak layak lagi menerima bansos PKH. Dan akan terus mengedukasi KPM yang memang sudah tidak layak menerima bansos agar mundur dengan secara sukarela dari kepesertaan sebagai penerima bansos. Saya juga berharap bagi KPM yang memang sudah tidak layak menerima yang artinya ekonomi nya sudah meningkat agar mau mundur secara mandiri agar memberi kesempatan masyarakat yang lain yang lebih layak menerima bansos atau ekonomi rendah agar bisa masuk kedalam kepesertaan bansos baik itu PKH maupun Sembako, “kata Suryana.

Baca Juga:  Amankan Nataru, Polresta Tangerang dan Forkopimda Siap Gelar Operasi Lilin Maung 2025

 

Sebagai Koordinator Pendamping PKH Kecamatan Gunung Kaler saya dan kawan-kawan Pendamping yang lain menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para keluarga yang telah dengan tulus keluar dari PKH.

 

“Ini adalah contoh bagus tentang kejujuran, integritas, dan rasa tanggung jawab sosial. Mereka menunjukkan bahwa bantuan negara harus diterima oleh yang benar-benar membutuhkan. Kami bangga dan sangat mengapresiasi keberanian serta niat baik mereka, ” ujarnya.

 

Program PKH adalah program unggulan pemerintah. Tujuan akhirnya bukan sekedar memberikan bantuan, tetapi meningkatkan taraf hidup keluarga penerima hingga mereka benar-benar mandiri. Graduasi 60 KPM ini menunjukkan bahwa tujuan tujuan itu berjalan dan tercapai, “tuturnya.

 

Sementara itu, para penerima yang melakukan graduasi mandiri menyampaikan rasa terimakasih nya kepada pemerintah. ” Kami sangat berterima kasih karena selama ini beberapa tahun terakhir sudah mendapatkan bantuan PKH. Bantuan itu sangat membantu keluarga kami. Sekarang kondisi ekonomi kami sudah membaik, makanya saya dan 59 teman lainnya memilih untuk graduasi agar bergantian dengan warga lain yang lebih membutuhkan, “ungkap KPM mewakili semua temannya.

 

Langkah inspiratif ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi peserta lainnya, bahwa kesuksesan program sosial bukan hanya dilihat dari jumlah bantuan yang tersalurkan, tetapi dari beberapa banyak keluarga yang berhasil bangkit dan mandiri.

 

Kecamatan Gunung Kaler berharap tren positif ini terus berlanjut, seiring meningkatnya ekonomi warga melalui program pemberdayaan desa-desa di Kecamatan Gunung Kaler. Sesuai teglen Kemensos, Bansos Sementara Berdaya Selamanya

Penulis : Deden Mulyana, C.BJ., C.ILJ.

Editor : Deden Mulyana, C.BJ., C.ILJ.

Sumber Berita: Deden Mulyana, C.BJ., C.ILJ.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel sibernasional.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kolam Ketahanan Pangan Pagerwojo Dimasuki Inspektorat, Tak Seekor Ikan dari Kolam Rp200 Juta
Penyaluran Bantuan Pangan Oktober–Desember 2026, Bulog Tegaskan Kriteria Desil 1–4 dan Aturan Pengembalian Beras
Ketua Umum GWI Kecam Pelarangan Liputan Proyek APBN SDN Cowek I: Penghalangan Pers Bisa Dipidana!
PMI Kabupaten Cirebon Terima Sertifikat Apresiasi Gerakan Leuweung Hejo, Tanam 2.000 Bibit Mangrove di Mundu
Angkringan Garudasiber Menjadi Tempat Tongkrongan Generasi Muda
600 Penari Tumpah di Alu Alun Sidoarjo dalam Festival Munali Patah 2026, Menghidupkan Kembali Sang Maestro Pemikir Tari Remo
Kapolda Banten Irjen Pol Hendra Kurniawan Laksanakan Gatur Pagi, Pastikan Keselamatan Pelajar
Publik Tagih Bukti Kinerja Pengawasan DPRD Kayong Utara atas Dana Banpres Karhutla Rp20 Miliar
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:00 WIB

Kolam Ketahanan Pangan Pagerwojo Dimasuki Inspektorat, Tak Seekor Ikan dari Kolam Rp200 Juta

Rabu, 21 Oktober 2026 - 12:45 WIB

Penyaluran Bantuan Pangan Oktober–Desember 2026, Bulog Tegaskan Kriteria Desil 1–4 dan Aturan Pengembalian Beras

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Ketua Umum GWI Kecam Pelarangan Liputan Proyek APBN SDN Cowek I: Penghalangan Pers Bisa Dipidana!

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:13 WIB

PMI Kabupaten Cirebon Terima Sertifikat Apresiasi Gerakan Leuweung Hejo, Tanam 2.000 Bibit Mangrove di Mundu

Selasa, 20 Oktober 2026 - 08:13 WIB

Angkringan Garudasiber Menjadi Tempat Tongkrongan Generasi Muda

Berita Terbaru