Kepala Desa Sangiang Tinjau Budidaya 50 Ribu Bibit Lele Sangkuriang untuk Program MBG

- Penulis

Rabu, 17 Desember 2025 - 10:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangerang, AkpersiBantenNews.com – Kepala Desa Sangiang, Komarulloh, S.H, melakukan peninjauan langsung lokasi budidaya ternak lele jenis Sangkuriang yang dikelola oleh Kelompok Wanita Tani (KWT) Desa Sangiang, Selasa (16/12/2025). Budidaya tersebut merupakan bagian dari upaya mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sekaligus penguatan ketahanan pangan desa.

 

Dalam program tersebut, sebanyak 50 ribu ekor bibit lele Sangkuriang telah ditebar di kolam budidaya. Kepala Desa Sangiang turun langsung ke lokasi untuk memastikan kondisi kolam, pertumbuhan bibit, serta kesiapan sarana pendukung agar program berjalan optimal dan berkelanjutan.

 

Komarulloh, S.H menyampaikan bahwa penambahan bibit lele ini dirancang sebagai program jangka menengah yang memiliki dampak ekonomi dan sosial bagi masyarakat desa, khususnya kelompok perempuan yang tergabung dalam KWT.

 

> “Bibit lele yang saat ini kita tanam berjumlah 50 ribu ekor. Insyaallah akan mulai panen dalam waktu sekitar tiga bulan ke depan. Setelah itu, kita targetkan panen rutin setiap satu minggu sekali, sehingga hasilnya bisa terus mendukung kebutuhan Program MBG,” ujar Komarulloh.

Baca Juga:  Polri dan BPBD Kota Padang Salurkan Air Bersih ke Lokasi Terdampak, Pastikan Kebutuhan Warga Terpenuhi

 

 

 

Ia menegaskan bahwa program ini bukan hanya sekadar budidaya ikan, tetapi juga bentuk pengabdian desa dalam menciptakan sumber pangan mandiri, meningkatkan gizi masyarakat, serta membuka peluang ekonomi baru bagi warga.

 

> “Mudah-mudahan seluruh proses berjalan lancar, dari perawatan, panen, hingga distribusi. Ini adalah langkah nyata Desa Sangiang dalam berkarya untuk kemajuan desa dan kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.

 

 

 

Budidaya lele Sangkuriang dipilih karena dikenal memiliki pertumbuhan cepat, daya tahan tinggi, serta nilai gizi yang baik. Selain untuk mendukung program MBG, hasil panen ke depan juga diharapkan dapat membantu meningkatkan pendapatan KWT dan menjadi percontohan bagi desa-desa lain.

 

Pemerintah Desa Sangiang berkomitmen terus melakukan pengawasan, pendampingan teknis, serta evaluasi berkala agar program budidaya ini dapat berjalan berkesinambungan dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.

Penulis : Chandra

Editor : Deden M, C.BJ., C.ILJ.

Sumber Berita: Chandra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel sibernasional.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Peredaran Obat Keras Golongan G Diduga Kembali Menggurita di Wilayah Hukum Sindangkerta, Transaksi Berlangsung Terselubung
Diduga Lindungi Bisnis Ilegal, Pelaku Oplosan LPG Aniaya Awak Media
Respon Cepat Polsek Panongan Polresta Tangerang Tindak Lanjut Aduan ke Layanan 110
Ibu Korban Tolak Uang Damai, Tarilah Desak Lanjutkan Kasus Kecelakaan yang Menewaskan Ainun
Diduga Beredar Kontak “Bos Madol” di Indramayu, Masyarakat Diminta Waspada
Duka Mendalam Ibu Tarilah: Anak Ketiga Meninggal Usai Dikejar Rombongan Sekolah Lain, Keluarga Minta Keadilan
RUANG ACARA PIDANA BERUBAH: Dari Teks Hukum ke Nafas Keadilan di Bilik Polsek Mande
Diduga Ada Setoran ke Oknum Polisi, Peredaran Obat Keras Ilegal Marak di Indramayu
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 13:06 WIB

Peredaran Obat Keras Golongan G Diduga Kembali Menggurita di Wilayah Hukum Sindangkerta, Transaksi Berlangsung Terselubung

Rabu, 22 April 2026 - 07:29 WIB

Diduga Lindungi Bisnis Ilegal, Pelaku Oplosan LPG Aniaya Awak Media

Rabu, 22 April 2026 - 05:43 WIB

Respon Cepat Polsek Panongan Polresta Tangerang Tindak Lanjut Aduan ke Layanan 110

Selasa, 21 April 2026 - 18:33 WIB

Ibu Korban Tolak Uang Damai, Tarilah Desak Lanjutkan Kasus Kecelakaan yang Menewaskan Ainun

Selasa, 21 April 2026 - 11:03 WIB

Diduga Beredar Kontak “Bos Madol” di Indramayu, Masyarakat Diminta Waspada

Berita Terbaru