Janji Infrastruktur Merata, Warga Sobang Pandeglang Masih Menanti Jalan Layak

- Penulis

Selasa, 20 Januari 2026 - 05:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pandeglang, Banten. AkpersiBantenNews.com — Komitmen Gubernur Banten, Andra Soni, yang menegaskan perbaikan infrastruktur jalan dan bantuan bedah rumah sebagai prioritas pemerintah provinsi, sebagaimana disampaikan saat kunjungan ke Desa Palasari, Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang, berbanding terbalik dengan kondisi yang dialami warga Kampung Lasem, Desa Sobang, Kecamatan Sobang, Kabupaten Pandeglang. (20/01/26).

Jika di Desa Palasari pemerintah provinsi berencana membangun jalan betonisasi sepanjang kurang lebih 1,1 kilometer melalui program Bangun Jalan Desa Sejahtera, maka di Kampung Lasem, warga masih harus berjibaku dengan jalan tanah rusak yang berlumpur saat hujan dan berdebu ketika kemarau. Kondisi tersebut telah berlangsung bertahun-tahun tanpa perbaikan berarti.

Padahal, akses jalan merupakan urat nadi aktivitas warga, mulai dari pendidikan, kesehatan, hingga perekonomian. Anak-anak di Kampung Lasem harus melewati jalan rusak untuk bersekolah, sementara warga yang sakit kerap kesulitan mendapatkan akses layanan kesehatan akibat buruknya infrastruktur.

Tak hanya soal jalan, persoalan rumah tidak layak huni juga menjadi potret nyata ketimpangan pembangunan. Saat Gubernur Banten melakukan bedah rumah bagi warga kurang mampu di Legok, sejumlah warga di Kampung Lasem masih tinggal di rumah rapuh dengan kondisi memprihatinkan, tanpa kepastian kapan akan tersentuh program serupa.

“Pernyataan Gubernur soal prioritas infrastruktur tentu memberi harapan, tapi faktanya di Kampung Lasem kami belum merasakan dampaknya,” ungkap salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

Warga berharap perhatian pemerintah provinsi tidak hanya terfokus di wilayah perkotaan atau penyangga ibu kota, tetapi juga menyentuh daerah-daerah pinggiran seperti Kecamatan Sobang yang selama ini dinilai tertinggal dari sisi pembangunan.

Kondisi ini memunculkan pertanyaan publik: apakah program pembangunan infrastruktur dan bantuan sosial telah berjalan merata di seluruh wilayah Banten, atau masih terjadi kesenjangan antara daerah utara dan selatan?

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Pemerintah Provinsi Banten maupun pemerintah kecamatan terkait rencana konkret penanganan jalan rusak dan rumah tidak layak huni di Kampung Lasem, Desa Sobang.

Komitmen pembangunan yang digaungkan pemerintah diharapkan tidak berhenti pada seremoni kunjungan, melainkan diwujudkan secara adil dan merata, agar kesejahteraan benar-benar dirasakan oleh seluruh masyarakat Banten, tanpa terkecuali.

Penulis : Akpersi DPD Banten

Editor : Sekretaris Akpersi DPD Banten

Sumber Berita: Akpersi DPD Banten

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel sibernasional.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Konfirmasi KBO Satnarkoba Polres Indramayu Terkait Maraknya Peredaran Obat Keras Terlarang Daftar G, Dan Segera Tangkap SON
Peredaran Obat Keras Golongan G Diduga Kembali Menggurita di Wilayah Hukum Sindangkerta, Transaksi Berlangsung Terselubung
Diduga Lindungi Bisnis Ilegal, Pelaku Oplosan LPG Aniaya Awak Media
Respon Cepat Polsek Panongan Polresta Tangerang Tindak Lanjut Aduan ke Layanan 110
Ibu Korban Tolak Uang Damai, Tarilah Desak Lanjutkan Kasus Kecelakaan yang Menewaskan Ainun
Diduga Beredar Kontak “Bos Madol” di Indramayu, Masyarakat Diminta Waspada
Duka Mendalam Ibu Tarilah: Anak Ketiga Meninggal Usai Dikejar Rombongan Sekolah Lain, Keluarga Minta Keadilan
RUANG ACARA PIDANA BERUBAH: Dari Teks Hukum ke Nafas Keadilan di Bilik Polsek Mande
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 14:33 WIB

Konfirmasi KBO Satnarkoba Polres Indramayu Terkait Maraknya Peredaran Obat Keras Terlarang Daftar G, Dan Segera Tangkap SON

Rabu, 22 April 2026 - 13:06 WIB

Peredaran Obat Keras Golongan G Diduga Kembali Menggurita di Wilayah Hukum Sindangkerta, Transaksi Berlangsung Terselubung

Rabu, 22 April 2026 - 07:29 WIB

Diduga Lindungi Bisnis Ilegal, Pelaku Oplosan LPG Aniaya Awak Media

Rabu, 22 April 2026 - 05:43 WIB

Respon Cepat Polsek Panongan Polresta Tangerang Tindak Lanjut Aduan ke Layanan 110

Selasa, 21 April 2026 - 18:33 WIB

Ibu Korban Tolak Uang Damai, Tarilah Desak Lanjutkan Kasus Kecelakaan yang Menewaskan Ainun

Berita Terbaru