Film “Check Out Sekarang, Pay Later” Bedah Konsumerisme Gen Z, Siap Tayang 5 Februari 2026

- Penulis

Selasa, 6 Januari 2026 - 17:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, AkpersiBantenNews.com – Setelah sukses melalui format serial, Scovi Films bersama RAPI Films kembali mengangkat fenomena sosial yang dekat dengan realitas anak muda lewat film layar lebar berjudul “Check Out Sekarang, Pay Later” (CAPER). Film bergenre caper (comedy–romance) ini resmi diperkenalkan kepada publik melalui konferensi pers yang digelar di kawasan Senayan, Jakarta, Selasa (6/1/2026).

Disutradarai oleh Surya Ardy Octaviand, film CAPER secara tegas menyoroti budaya konsumerisme dan penyalahgunaan layanan pay later di kalangan Generasi Z, yang kian marak seiring perkembangan teknologi finansial digital dan tekanan eksistensi di media sosial.

Surya Ardy menyebut, fenomena pay later kini telah bergeser dari sekadar alat bantu transaksi menjadi simbol gaya hidup instan yang kerap disalahgunakan.

“Isu film ini kami buat lebih besar, mengarah pada konsumerisme di kalangan Gen Z. Pay later sering dipakai untuk gaya hidup, yang akhirnya memicu budaya flexing di media sosial,” ujar Surya Ardy.

Tak berhenti pada kritik gaya hidup konsumtif, film ini juga merepresentasikan realitas masyarakat urban kelas bawah yang kerap terjepit dan menjadi korban sistem. Karakter-karakter dalam film digambarkan sebagai individu yang hidup dalam keterbatasan, namun tetap berjuang dan melawan keadaan dengan caranya sendiri.

“Kami mengembangkan karakter urban kelas bawah—orang-orang yang seolah kalah oleh sistem, tapi terus bergerak. Mereka menertawakan kesedihan mereka sendiri dan melawan sistem secara manusiawi,” lanjutnya.

Sementara itu, Widya Arifianti, penulis skenario film ini sekaligus peraih Piala Citra FFI 2025, mengungkapkan bahwa proses pengembangan cerita berlangsung menyenangkan sekaligus reflektif. Ia berharap CAPER dapat terasa dekat dan relevan dengan kehidupan banyak orang, khususnya anak muda.

“Kami ingin film ini relate. Semoga bisa jadi ‘obat pusing nasional’, sekaligus teman pusing nasional,” tutur Widya.

Trailer perdana film Check Out Sekarang, Pay Later menampilkan kisah Tina (diperankan Amanda Manopo), seorang pemenang kontes kecantikan murahan yang terjerat utang pinjaman online akibat gaya hidup boros dan kecanduan belanja. Demi melunasi utang dan membiayai hidup adiknya, Umski (Fajar Sadboy), Tina terpaksa bekerja di sebuah kantor pinjaman online.

Dalam perjalanannya, Tina bertemu Mail (Devano Danendra), sesama korban pinjol ilegal. Tanpa disadari, keduanya justru terseret dalam upaya mengungkap jaringan besar bisnis pinjaman online ilegal yang melibatkan pihak-pihak berpengaruh.

Film ini turut dibintangi deretan aktor dan aktris ternama, antara lain Jovial Da Lopez, Sastra Silalahi, Wavi Zihan, Kaneishia Yusuf, Shanice Margaretha, Merry Sanger, Richard Derrick, hingga Martin Carter, yang memperkaya dinamika cerita dengan karakter-karakter kuat dan berlapis.

Dengan balutan humor segar, dialog ringan, serta konflik yang dekat dengan keseharian, “Check Out Sekarang, Pay Later” tidak hanya menawarkan hiburan, tetapi juga menjadi cermin sosial atas gaya hidup instan dan jeratan finansial digital yang kian mengkhawatirkan.

Film “Check Out Sekarang, Pay Later” dijadwalkan tayang serentak di bioskop seluruh Indonesia pada 5 Februari 2026.
Catat tanggalnya dan saksikan “Check Out Sekarang, Pay Later” di bioskop terdekat.

Penulis : Chandra AB

Editor : Sekretaris Akpersi DPD Banten

Sumber Berita: Chandra AB

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel sibernasional.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Konfirmasi KBO Satnarkoba Polres Indramayu Terkait Maraknya Peredaran Obat Keras Terlarang Daftar G, Dan Segera Tangkap SON
Peredaran Obat Keras Golongan G Diduga Kembali Menggurita di Wilayah Hukum Sindangkerta, Transaksi Berlangsung Terselubung
Diduga Lindungi Bisnis Ilegal, Pelaku Oplosan LPG Aniaya Awak Media
Respon Cepat Polsek Panongan Polresta Tangerang Tindak Lanjut Aduan ke Layanan 110
Ibu Korban Tolak Uang Damai, Tarilah Desak Lanjutkan Kasus Kecelakaan yang Menewaskan Ainun
Diduga Beredar Kontak “Bos Madol” di Indramayu, Masyarakat Diminta Waspada
Duka Mendalam Ibu Tarilah: Anak Ketiga Meninggal Usai Dikejar Rombongan Sekolah Lain, Keluarga Minta Keadilan
RUANG ACARA PIDANA BERUBAH: Dari Teks Hukum ke Nafas Keadilan di Bilik Polsek Mande
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 14:33 WIB

Konfirmasi KBO Satnarkoba Polres Indramayu Terkait Maraknya Peredaran Obat Keras Terlarang Daftar G, Dan Segera Tangkap SON

Rabu, 22 April 2026 - 13:06 WIB

Peredaran Obat Keras Golongan G Diduga Kembali Menggurita di Wilayah Hukum Sindangkerta, Transaksi Berlangsung Terselubung

Rabu, 22 April 2026 - 07:29 WIB

Diduga Lindungi Bisnis Ilegal, Pelaku Oplosan LPG Aniaya Awak Media

Rabu, 22 April 2026 - 05:43 WIB

Respon Cepat Polsek Panongan Polresta Tangerang Tindak Lanjut Aduan ke Layanan 110

Selasa, 21 April 2026 - 18:33 WIB

Ibu Korban Tolak Uang Damai, Tarilah Desak Lanjutkan Kasus Kecelakaan yang Menewaskan Ainun

Berita Terbaru