Dugaan Pembunuhan Lansia, Seorang Wanita Ditemukan Tewas Bersimbah Luka di Rumahnya

- Penulis

Sabtu, 10 Januari 2026 - 08:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabupaten Tangerang, AkpersiBantenNews.com — Warga Desa Kampung Kelor, Kecamatan Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang, digegerkan dengan penemuan seorang wanita lanjut usia yang ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya, Sabtu (10/1/2026).

Korban diketahui bernama Lim Hay Nio, seorang perempuan berusia 79 tahun, warga RT 06/02 Desa Kampung Kelor, Kecamatan Sepatan Timur.

Berdasarkan keterangan saksi dari pihak keluarga, korban diketahui tinggal seorang diri di rumahnya. Korban pertama kali ditemukan dalam kondisi tergeletak tak bernyawa di dalam rumah.

“Saat diketahui, korban sudah dalam keadaan meninggal dunia. Kondisi wajah korban mengalami memar parah dan pada bagian tangan terdapat luka-luka,” ujar salah satu saksi keluarga kepada wartawan.

Melihat kondisi tubuh korban yang penuh luka dan memar, peristiwa tersebut mengarah pada dugaan adanya tindak kekerasan yang menyebabkan korban meninggal dunia.

Warga sekitar yang mengetahui kejadian tersebut langsung melaporkan temuan itu kepada aparat setempat. Aparat kepolisian dari Polsek setempat bersama Polres Tangerang telah turun ke lokasi untuk melakukan penanganan awal, termasuk pengamanan tempat kejadian perkara (TKP) dan pengumpulan keterangan saksi-saksi.

Saat dikonfirmasi, Kapolsek setempat membenarkan adanya peristiwa penemuan seorang lansia meninggal dunia di wilayah hukum Sepatan Timur.

“Benar, saat ini kasus tersebut sedang dalam penanganan Polsek dan Polres Tangerang. Itu saja yang bisa kami informasikan,” singkat Kapolsek.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi terkait penyebab pasti kematian korban maupun dugaan pelaku. Kasus ini masih dalam proses penyelidikan oleh aparat kepolisian.

Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak berspekulasi, serta menyerahkan sepenuhnya penanganan perkara ini kepada pihak berwenang.

 

Penulis : Rapudin Emus

Editor : Sekretaris AKPERSI DPD Banten

Sumber Berita: Rapudin Emus

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel sibernasional.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Konfirmasi KBO Satnarkoba Polres Indramayu Terkait Maraknya Peredaran Obat Keras Terlarang Daftar G, Dan Segera Tangkap SON
Peredaran Obat Keras Golongan G Diduga Kembali Menggurita di Wilayah Hukum Sindangkerta, Transaksi Berlangsung Terselubung
Diduga Lindungi Bisnis Ilegal, Pelaku Oplosan LPG Aniaya Awak Media
Respon Cepat Polsek Panongan Polresta Tangerang Tindak Lanjut Aduan ke Layanan 110
Ibu Korban Tolak Uang Damai, Tarilah Desak Lanjutkan Kasus Kecelakaan yang Menewaskan Ainun
Diduga Beredar Kontak “Bos Madol” di Indramayu, Masyarakat Diminta Waspada
Duka Mendalam Ibu Tarilah: Anak Ketiga Meninggal Usai Dikejar Rombongan Sekolah Lain, Keluarga Minta Keadilan
RUANG ACARA PIDANA BERUBAH: Dari Teks Hukum ke Nafas Keadilan di Bilik Polsek Mande
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 14:33 WIB

Konfirmasi KBO Satnarkoba Polres Indramayu Terkait Maraknya Peredaran Obat Keras Terlarang Daftar G, Dan Segera Tangkap SON

Rabu, 22 April 2026 - 13:06 WIB

Peredaran Obat Keras Golongan G Diduga Kembali Menggurita di Wilayah Hukum Sindangkerta, Transaksi Berlangsung Terselubung

Rabu, 22 April 2026 - 07:29 WIB

Diduga Lindungi Bisnis Ilegal, Pelaku Oplosan LPG Aniaya Awak Media

Rabu, 22 April 2026 - 05:43 WIB

Respon Cepat Polsek Panongan Polresta Tangerang Tindak Lanjut Aduan ke Layanan 110

Selasa, 21 April 2026 - 18:33 WIB

Ibu Korban Tolak Uang Damai, Tarilah Desak Lanjutkan Kasus Kecelakaan yang Menewaskan Ainun

Berita Terbaru