Ditlantas Polda Sumbar Perkuat Kepercayaan Publik Melalui Program Ngobras 

- Penulis

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 15:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ditlantas Polda Sumbar Perkuat Kepercayaan Publik Melalui Program Ngobras 

 

Padang, Sibernasional.com – Komitmen Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sumatera Barat dalam menghadirkan pelayanan kepolisian yang profesional, humanis, serta berorientasi pada kebutuhan masyarakat terus diwujudkan melalui berbagai inovasi pelayanan publik. Salah satunya diwujudkan melalui Program Ngobras Direktorat Lalu Lintas Polda Sumatera Barat atau Ngopi Bareng Polantas, yang dilaksanakan oleh personel Satuan Patroli dan Pengatur Jalan Raya (Sat PJR) Sumbar 4.

 

Program tersebut menjadi salah satu implementasi nyata dari arahan Dirlantas Polda Sumbar, Kombes Pol. H. M. Reza Chairul Akbar Sidiq, S.H., S.I.K., M.H., yang menekankan bahwa kehadiran polisi lalu lintas tidak boleh hanya identik dengan penegakan hukum semata, tetapi juga harus menjadi mitra masyarakat yang siap mendengar, berdialog, memberikan solusi, serta mengedukasi pengguna jalan mengenai pentingnya keselamatan berlalu lintas.

 

Melalui Program Ngobras Direktorat Lalu Lintas Polda Sumatera Barat, personel Sat PJR menyambangi sejumlah warung kopi, tempat istirahat pengemudi, hingga titik-titik keramaian di sepanjang jalur patroli. Dalam suasana santai penuh keakraban, masyarakat diberikan ruang untuk berdiskusi secara langsung bersama personel Polantas mengenai berbagai persoalan lalu lintas yang mereka hadapi sehari-hari.

 

Beragam kalangan turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut, mulai dari sopir angkutan umum, pengemudi truk, pengendara roda dua, pelaku usaha, hingga warga sekitar. Mereka menyampaikan masukan terkait kondisi jalan, fasilitas lalu lintas, perilaku pengguna jalan, hingga harapan terhadap peningkatan pelayanan kepolisian.

 

Pendekatan dialogis tersebut dinilai mampu menciptakan komunikasi dua arah yang lebih efektif dibandingkan forum formal. Masyarakat merasa lebih nyaman menyampaikan pendapat, sementara personel memperoleh informasi langsung yang dapat dijadikan bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan.

 

Dirlantas Polda Sumbar menilai bahwa membangun budaya tertib berlalu lintas tidak cukup hanya melalui penindakan. Kesadaran masyarakat harus dibangun melalui komunikasi yang berkesinambungan sehingga kepatuhan terhadap aturan lahir dari pemahaman, bukan semata-mata karena takut terhadap sanksi hukum.

 

Polisi Hadir Bukan Sekadar Menindak

 

Salah seorang personel Sat PJR Sumbar 4 mengatakan bahwa Program Ngobras Direktorat Lalu Lintas Polda Sumatera Barat merupakan bentuk pelayanan yang menempatkan masyarakat sebagai mitra strategis dalam menciptakan keamanan dan keselamatan berlalu lintas.

 

“Kami ingin masyarakat melihat bahwa Polantas tidak hanya hadir ketika terjadi pelanggaran ataupun kecelakaan. Kami hadir untuk mendengar, berdiskusi, menerima masukan, sekaligus memberikan edukasi agar budaya tertib berlalu lintas semakin tumbuh di tengah masyarakat,” ujarnya.

 

Menurutnya, setiap aspirasi yang disampaikan masyarakat menjadi masukan berharga bagi institusi dalam menyusun langkah-langkah pelayanan yang lebih baik.

 

“Setiap keluhan, kritik maupun saran yang kami terima menjadi bahan evaluasi. Semakin banyak kami mendengar masyarakat, maka semakin baik pula pelayanan yang dapat kami berikan kepada seluruh pengguna jalan,” katanya.

 

Ia menambahkan bahwa komunikasi yang dibangun melalui Ngobras juga mampu menghilangkan sekat psikologis antara polisi dan masyarakat.

 

“Dalam suasana santai seperti ini masyarakat lebih terbuka. Mereka tidak sungkan menyampaikan persoalan yang ditemui di lapangan. Dari sinilah lahir komunikasi yang saling memahami,” tambahnya.

 

Arahan Dirlantas: Bangun Kepercayaan Melalui Komunikasi

 

Dirlantas Polda Sumbar Kombes Pol. H. M. Reza Chairul Akbar Sidiq, S.H., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa transformasi pelayanan kepolisian harus diawali dengan membangun kedekatan bersama masyarakat.

 

Menurutnya, Program Ngobras Direktorat Lalu Lintas Polda Sumatera Barat merupakan salah satu strategi untuk memperkuat hubungan emosional antara Polantas dengan masyarakat.

Baca Juga:  Ditlantas Polda Sumbar Perkuat Kepercayaan Publik Melalui Program Ngobras 

 

“Polantas harus hadir bukan hanya ketika masyarakat membutuhkan penindakan, tetapi juga hadir untuk mendengar, memberikan edukasi, membangun komunikasi, dan mencarikan solusi bersama. Kepercayaan masyarakat merupakan modal utama dalam mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas,” tegas Kombes Pol. Reza.

 

Ia menilai bahwa komunikasi yang terbuka akan memperkuat sinergi antara masyarakat dan kepolisian.

 

“Ketika masyarakat merasa didengar, maka kepercayaan akan tumbuh. Sebaliknya, ketika polisi memahami kondisi riil di lapangan, maka pelayanan yang diberikan akan semakin tepat sasaran,” ujarnya.

 

Reza juga menegaskan bahwa pendekatan humanis bukan berarti mengurangi ketegasan aparat dalam menegakkan hukum.

 

“Penegakan hukum tetap dilakukan secara profesional terhadap setiap pelanggaran yang membahayakan keselamatan. Namun kami ingin kesadaran masyarakat tumbuh karena memahami pentingnya keselamatan, bukan semata-mata karena takut ditilang,” katanya.

 

Lebih lanjut, ia berharap Program Ngobras Direktorat Lalu Lintas Polda Sumatera Barat dapat menjadi budaya pelayanan yang terus dikembangkan.

 

“Kami ingin setiap personel menjadi representasi Polri yang ramah, profesional, responsif, dan dekat dengan masyarakat. Dengan komunikasi yang baik, berbagai persoalan lalu lintas akan lebih mudah diselesaikan secara bersama,” ungkapnya.

 

Edukasi Keselamatan Jadi Prioritas

 

Selain berdialog, personel Sat PJR Sumbar 4 juga memberikan edukasi mengenai pentingnya keselamatan berkendara.

 

Beberapa pesan utama yang terus disampaikan kepada masyarakat meliputi penggunaan helm berstandar SNI, pemakaian sabuk pengaman, larangan menggunakan telepon genggam saat berkendara, kepatuhan terhadap rambu lalu lintas serta batas kecepatan, hingga pentingnya mengutamakan keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.

 

Edukasi tersebut diberikan secara komunikatif sehingga mudah dipahami seluruh kalangan masyarakat.

 

Personel juga mengajak masyarakat menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas dengan mengingatkan keluarga, teman, maupun lingkungan sekitar agar selalu mematuhi aturan demi menekan angka kecelakaan.

 

Warga Sambut Positif Program Ngobras

 

Sejumlah warga mengaku sangat mengapresiasi Program Ngobras Direktorat Lalu Lintas Polda Sumatera Barat karena memberikan kesempatan berdialog langsung dengan polisi dalam suasana yang santai.

 

Salah seorang pengendara mengatakan dirinya merasa lebih nyaman menyampaikan berbagai persoalan yang ditemui selama berkendara.

 

“Kami merasa polisi sekarang lebih dekat. Kami bisa menyampaikan aspirasi secara langsung, mendapatkan penjelasan mengenai aturan lalu lintas, sekaligus memperoleh edukasi yang sangat bermanfaat. Semoga kegiatan seperti ini terus dilakukan,” ujarnya.

 

Pelaku usaha di sekitar lokasi kegiatan juga menilai keberadaan personel Polantas memberikan rasa aman sekaligus meningkatkan kedekatan antara kepolisian dengan masyarakat.

 

Menurut mereka, komunikasi yang dibangun melalui Ngobras mampu mengubah pandangan masyarakat bahwa polisi bukan hanya hadir ketika melakukan penindakan, tetapi juga hadir sebagai sahabat yang siap membantu.

 

Bangun Budaya Tertib dari Kesadaran

 

Program Ngobras Direktorat Lalu Lintas Polda Sumatera Barat menjadi salah satu bukti nyata bahwa pelayanan kepolisian modern tidak hanya berorientasi pada penegakan hukum, tetapi juga pada pembangunan kepercayaan publik melalui komunikasi, edukasi, dan pendekatan humanis.

 

Ditlantas Polda Sumbar meyakini bahwa budaya tertib berlalu lintas akan lebih mudah tumbuh apabila masyarakat merasa dilibatkan dalam setiap upaya menjaga keamanan dan keselamatan di jalan raya.

 

Melalui komunikasi yang terbuka, pelayanan yang profesional, edukasi yang berkelanjutan, serta sinergi antara polisi dan masyarakat, Direktorat Lalu Lintas Polda Sumatera Barat optimistis mampu mewujudkan jalan raya yang aman, nyaman, tertib, dan berkeselamatan bagi seluruh masyarakat Sumatera Barat.

 

(Tomy Roy Sembiring, S.Sos.)

Penulis : Tomy

Editor : Deden M, C.BJ., C.ILJ.

Sumber Berita: Tomy

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel sibernasional.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolres Cilegon Turun Langsung Tinjau Korban Kebakaran KMP Batu Mandi di Dermaga 6 Eksekutif Merak
Bawa Linggis dan Obeng, Terduga Pelaku Pencurian Rumah Kosong Diamankan Polres Jakbar
Gudang di Kopo Diduga Jadi Pabrik Obat Keras Ilegal, Polisi Telusuri Jaringan Distribusi
Kapolda Banten Irjen Pol Hendra Kurniawan Laksanakan Gatur Pagi, Pastikan Keselamatan Pelajar
Kapolda Banten Melayat ke Rumah Duka Almarhum KH Ariman Anwar, Sampaikan Belasungkawa dan Doa
200 Personel Gabungan Amankan Pertandingan Sepak Bola di Banten International Stadium
POLSEK WANEA BERSAMA PERSONEL KEPOLISIAN POLDA SULUT LAKUKAN PENGAWASAN DAN PENGAMANAN SPBU 74.955.05 DI JALAN SAMRATULANGI.KOTA MANADO
Kenalkan Sekolah Kemala Taruna Bhayangkara, Polres Cirebon Kota Sambangi SMP Al Falah
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 08:48 WIB

Bawa Linggis dan Obeng, Terduga Pelaku Pencurian Rumah Kosong Diamankan Polres Jakbar

Senin, 19 Oktober 2026 - 12:40 WIB

Gudang di Kopo Diduga Jadi Pabrik Obat Keras Ilegal, Polisi Telusuri Jaringan Distribusi

Senin, 19 Oktober 2026 - 07:35 WIB

Kapolda Banten Irjen Pol Hendra Kurniawan Laksanakan Gatur Pagi, Pastikan Keselamatan Pelajar

Senin, 19 Oktober 2026 - 06:56 WIB

Kapolda Banten Melayat ke Rumah Duka Almarhum KH Ariman Anwar, Sampaikan Belasungkawa dan Doa

Minggu, 18 Oktober 2026 - 05:44 WIB

200 Personel Gabungan Amankan Pertandingan Sepak Bola di Banten International Stadium

Berita Terbaru