Diduga Kebal Hukum, Manajer PT Agung Pratama Energi Terseret Isu Mafia Solar

- Penulis

Kamis, 12 Februari 2026 - 15:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Semarang, AkpersiBantenNews.com – Nama Briyan, yang disebut sebagai Manajer PT Agung Pratama Energi, kembali mencuat dalam pusaran dugaan praktik mafia solar.

Ia diduga menjadi bagian dari jaringan distribusi solar ilegal yang selama ini bebas beroperasi tanpa tersentuh hukum.

Briyan diketahui berdomisili di Jalan Jomblang Barat IV RT 08 RW 03, Semarang. Sejumlah sumber menyebut, ia merupakan “pemain lama” dalam bisnis gelap solar yang merugikan negara dan rakyat kecil.

Kecurigaan publik makin menguat setelah awak media menerima sejumlah pesan WhatsApp yang mengindikasikan adanya upaya intervensi terhadap pemberitaan.

Dalam pesan tersebut muncul kalimat seperti “monitor” dan “nitip orang”, yang diduga berkaitan dengan sosok berinisial H. KSD.

Percakapan itu juga menyiratkan adanya kedekatan dengan pihak-pihak tertentu, termasuk kalimat “ada anenya” yang diduga merujuk pada backing aparat.

Baca Juga:  Jaga dan Layani, Pengamanan Paskah di Kebon Jeruk Jakarta Barat Penuh Kehangatan

Hal ini memperkuat dugaan bahwa praktik mafia solar dijalankan secara sistematis dan terorganisir.
Aktivitas ilegal ini jelas merugikan negara, karena solar seharusnya diperuntukkan bagi masyarakat yang benar-benar membutuhkan, bukan untuk memperkaya segelintir oknum.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak PT Agung Pratama Energi maupun Briyan belum memberikan klarifikasi resmi. Awak media masih berupaya menghubungi pihak terkait untuk mendapatkan hak jawab.

Awak media meminta aparat penegak hukum dan institusi TNI AU ATS agar bertindak tegas, transparan, dan profesional guna membersihkan nama baik institusi serta memutus mata rantai mafia solar subsidi yang selama ini diduga kebal hukum.

Penulis : Tim Redaksi

Editor : Deden M, C.BJ., C.ILJ.

Sumber Berita: Tim Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel sibernasional.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Peredaran Obat Keras Golongan G Diduga Kembali Menggurita di Wilayah Hukum Sindangkerta, Transaksi Berlangsung Terselubung
Diduga Lindungi Bisnis Ilegal, Pelaku Oplosan LPG Aniaya Awak Media
Respon Cepat Polsek Panongan Polresta Tangerang Tindak Lanjut Aduan ke Layanan 110
Ibu Korban Tolak Uang Damai, Tarilah Desak Lanjutkan Kasus Kecelakaan yang Menewaskan Ainun
Diduga Beredar Kontak “Bos Madol” di Indramayu, Masyarakat Diminta Waspada
Duka Mendalam Ibu Tarilah: Anak Ketiga Meninggal Usai Dikejar Rombongan Sekolah Lain, Keluarga Minta Keadilan
RUANG ACARA PIDANA BERUBAH: Dari Teks Hukum ke Nafas Keadilan di Bilik Polsek Mande
Diduga Ada Setoran ke Oknum Polisi, Peredaran Obat Keras Ilegal Marak di Indramayu
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 13:06 WIB

Peredaran Obat Keras Golongan G Diduga Kembali Menggurita di Wilayah Hukum Sindangkerta, Transaksi Berlangsung Terselubung

Rabu, 22 April 2026 - 07:29 WIB

Diduga Lindungi Bisnis Ilegal, Pelaku Oplosan LPG Aniaya Awak Media

Rabu, 22 April 2026 - 05:43 WIB

Respon Cepat Polsek Panongan Polresta Tangerang Tindak Lanjut Aduan ke Layanan 110

Selasa, 21 April 2026 - 18:33 WIB

Ibu Korban Tolak Uang Damai, Tarilah Desak Lanjutkan Kasus Kecelakaan yang Menewaskan Ainun

Selasa, 21 April 2026 - 11:03 WIB

Diduga Beredar Kontak “Bos Madol” di Indramayu, Masyarakat Diminta Waspada

Berita Terbaru