Diduga Ada Pungutan SPP dan Uang Pembangunan, Kepala sekolah MAN 5 Bogor Hindari Konfirmasi Media

- Penulis

Minggu, 7 Juni 2026 - 02:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bogor, Sibernasional.com – Dugaan adanya pungutan Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) dan uang pembangunan di MAN 5 Bogor yang berlokasi di Jalan Raya Cibunar, Parung Panjang, saat ini sedang menjadi sorotan publik. Pada 06 Juni 2026.

 

Ketika sejumlah awak media berusaha melakukan konfirmasi terkait dugaan tersebut dengan mendatangi sekolah, Kepala sekolah MAN 5 Bogor yang berinisial M.S. diduga menghindari pertemuan dan tidak memberikan keterangan kepada wartawan.

 

 

Upaya konfirmasi kemudian diarahkan kepada pihak humas sekolah yang berinisial J.B. Dalam keterangannya, J.B. menyampaikan bahwa Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) tidak mencukupi untuk membiayai seluruh kegiatan sekolah.

 

“Dana BOS tidak mencukupi untuk seluruh kegiatan sekolah,” ujar J.B. kepada awak media.

 

J.B. menambahkan bahwa pengelolaan dana SPP dan dana pembangunan tidak dilakukan oleh pihak sekolah secara langsung, melainkan dikelola oleh Komite MAN 5 Bogor.

 

 

Meskipun demikian, pernyataan tersebut masih menimbulkan sejumlah pertanyaan dari masyarakat. Masyarakat mempertanyakan mekanisme penarikan dana, dasar hukum pungutan, serta transparansi penggunaan anggaran yang dibebankan kepada wali murid.

 

Hingga berita ini diterbitkan, Kepala sekolah MAN 5 Bogor berinisial M.S. belum memberikan klarifikasi resmi terkait dugaan pungutan tersebut. Awak media masih berupaya mendapatkan keterangan lebih lanjut guna memperoleh informasi yang berimbang dan sesuai prinsip jurnalistik.

 

Pihak terkait diharapkan dapat memberikan penjelasan secara terbuka agar tidak menimbulkan spekulasi di tengah masyarakat serta untuk menjaga kepercayaan publik terhadap dunia pendidikan.

Penulis : Redaksi

Editor : Deden M, C.BJ., C.ILJ.

Sumber Berita: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel sibernasional.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mencium Ketidakwajaran Proyek Laptop Rp7,1 Miliar, Ketua DPD LSM KPK-RI Banten: Disdikbud Tangsel Didesak Buka-Bukaan
LSM KPK-RI Bongkar Dugaan Kejanggalan Pengadaan Disdikbud Tangsel, Kejati Banten Diminta Dalami Laporan
Kenalkan Sekolah Kemala Taruna Bhayangkara, Polres Cirebon Kota Sambangi SMP Al Falah
Dana BOS Sejumlah SDN di Cirebon Dilaporkan ke Kejati Jabar, Aktivis Antikorupsi Minta Diusut
Laora Sadewo Harumkan SMA Negeri 1 Kaliwedi, Raih Juara 2 Baca Puisi Bahasa Cirebon
Pihak Pemerintah Kabupaten Deli Serdang tidak Memperhatikan SDN 101766
PT TBM Diduga Tidak Menyediakan APD dan K3 untuk Pekerja Proyek
Sibernasional.com Terbitkan Stop Pers, Mohamad Idris Zaelani Tidak Lagi Berstatus Wartawan
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 06:22 WIB

Mencium Ketidakwajaran Proyek Laptop Rp7,1 Miliar, Ketua DPD LSM KPK-RI Banten: Disdikbud Tangsel Didesak Buka-Bukaan

Senin, 19 Oktober 2026 - 05:00 WIB

LSM KPK-RI Bongkar Dugaan Kejanggalan Pengadaan Disdikbud Tangsel, Kejati Banten Diminta Dalami Laporan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:48 WIB

Kenalkan Sekolah Kemala Taruna Bhayangkara, Polres Cirebon Kota Sambangi SMP Al Falah

Minggu, 4 Oktober 2026 - 09:43 WIB

Dana BOS Sejumlah SDN di Cirebon Dilaporkan ke Kejati Jabar, Aktivis Antikorupsi Minta Diusut

Rabu, 30 September 2026 - 16:28 WIB

Laora Sadewo Harumkan SMA Negeri 1 Kaliwedi, Raih Juara 2 Baca Puisi Bahasa Cirebon

Berita Terbaru