Camat Sukamulya Serukan Grebeg Posyandu 2026, Ajak Balita dan Ibu Hamil Periksa Secara Teratur Untuk Cegah Stunting

- Penulis

Jumat, 2 Januari 2026 - 15:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangerang, AkpersiBantenNews.com – Camat Sukamulya, Khalid Mawardi, S.Sos., S.IP., MM, secara resmi meluncurkan dan menyerukan gerakan “Grebeg Posyandu 2026” di wilayah Kecamatan Sukamulya, Gerakan ini mengajak seluruh masyarakat, khususnya keluarga yang memiliki balita dan ibu hamil untuk datang aktif ke Posyandu, Jumat 2/01/2026.

Dalam seruannya, Camat Khalid Mawardi menekankan pentingnya pemantauan kesehatan secara berkala.

“Ayo! Ajak Balita dan Ibu Hamil ke- Posyandu. Pantau Berat Badan dan Tinggi Badan Balita Serta Gizi Ibu Hamil Secara Teratur Untuk Cegah Stunting,” pesannya.

Gerakan ini akan dilaksanakan melalui posyandu-posyandu yang tersebar di seluruh desa Kecamatan Sukamulya, yakni di 8 Desa: Benda, Kubang, Sukamulya, Parahu, Merak, Kaliasin, Bunar, dan Buniayu. Dengan demikian, diharapkan tidak ada lagi balita dan ibu hamil yang terlewat dari pemeriksaan rutin, tegasnya.

Pencegahan stunting menjadi fokus utama kegiatan ini. Stunting dapat di cegah dengan intervensi gizi dan kesehatan yang tepat sejak dini, dimulai dari masa kehamilan hingga anak berusia dua tahun (periode 1000 Hari Pertama Kehidupan). Kehadiran secara rutin ke posyandu memungkinkan deteksi dini masalah gizi dan mendapatkan penyuluhan yang tepat.

Grebeg Posyandu 2026 diharapkan dapat meningkatkan cakupan dan kesadaran Masyarakat akan pentingnya kesehatan ibu dan anak, sekaligus memperkuat peran posyandu sebagai ujung tombak kesehatan dasar di tingkat desa.

Dengan adanya gerakan Grebeg Posyandu 2026 ini, Pemerintah Kecamatan Sukamulya berkomitmen untuk menekan angka stunting dan meningkatkan kualitas kesehatan generasi penerus. Partisipasi aktif seluruh lapisan masyarakat, mulai dari kader posyandu, tokoh masyarakat, hingga keluarga inti, sangat di butuhkan untuk mewujudkan Sukamulya yang sehat dan bebas stunting.

Mari bersama-sama sukseskan gerakan ini demi anak-anak yang lebih cerah dan berkualitas.

Penulis : Iwan.S, C.BJ.

Editor : Sekretaris AKPERSI DPD Banten

Sumber Berita: Iwan.S, C.BJ.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel sibernasional.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Konfirmasi KBO Satnarkoba Polres Indramayu Terkait Maraknya Peredaran Obat Keras Terlarang Daftar G, Dan Segera Tangkap SON
Peredaran Obat Keras Golongan G Diduga Kembali Menggurita di Wilayah Hukum Sindangkerta, Transaksi Berlangsung Terselubung
Diduga Lindungi Bisnis Ilegal, Pelaku Oplosan LPG Aniaya Awak Media
Respon Cepat Polsek Panongan Polresta Tangerang Tindak Lanjut Aduan ke Layanan 110
Ibu Korban Tolak Uang Damai, Tarilah Desak Lanjutkan Kasus Kecelakaan yang Menewaskan Ainun
Diduga Beredar Kontak “Bos Madol” di Indramayu, Masyarakat Diminta Waspada
Duka Mendalam Ibu Tarilah: Anak Ketiga Meninggal Usai Dikejar Rombongan Sekolah Lain, Keluarga Minta Keadilan
RUANG ACARA PIDANA BERUBAH: Dari Teks Hukum ke Nafas Keadilan di Bilik Polsek Mande
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 14:33 WIB

Konfirmasi KBO Satnarkoba Polres Indramayu Terkait Maraknya Peredaran Obat Keras Terlarang Daftar G, Dan Segera Tangkap SON

Rabu, 22 April 2026 - 13:06 WIB

Peredaran Obat Keras Golongan G Diduga Kembali Menggurita di Wilayah Hukum Sindangkerta, Transaksi Berlangsung Terselubung

Rabu, 22 April 2026 - 07:29 WIB

Diduga Lindungi Bisnis Ilegal, Pelaku Oplosan LPG Aniaya Awak Media

Rabu, 22 April 2026 - 05:43 WIB

Respon Cepat Polsek Panongan Polresta Tangerang Tindak Lanjut Aduan ke Layanan 110

Selasa, 21 April 2026 - 18:33 WIB

Ibu Korban Tolak Uang Damai, Tarilah Desak Lanjutkan Kasus Kecelakaan yang Menewaskan Ainun

Berita Terbaru