APDESI Merah Putih Sinergi Bela Negara Bersama Kemenhan

- Penulis

Senin, 15 Desember 2025 - 10:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, AkpersiBantenNews.com — Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Merah Putih menegaskan komitmennya dalam mendukung program Bela Negara melalui penguatan ketahanan pangan nasional, sejalan dengan visi pertahanan nonmiliter yang diusung Kementerian Pertahanan Republik Indonesia (Kemenhan RI).

 

Komitmen tersebut mengemuka dalam diskusi strategis antara Direktur Bela Negara Kemenhan RI, Brigjen TNI G. Eko Sunarto, S.Pd., M.Si., dengan Ketua Umum APDESI Merah Putih, A. Anwar Sadat, S.H., yang digelar di Jakarta, Senin (15/12/2025).

 

Dalam diskusi bertajuk “Bela Negara dalam Mengisi Kemerdekaan melalui Ketahanan Pangan,” kedua pihak sepakat bahwa makna bela negara di era kemerdekaan mengalami pergeseran signifikan. Bela negara tidak lagi dimaknai semata sebagai perjuangan fisik atau angkat senjata, melainkan diwujudkan melalui kontribusi nyata dalam menjaga kedaulatan bangsa di berbagai sektor strategis.

 

Brigjen TNI G. Eko Sunarto menegaskan bahwa ketahanan pangan merupakan bagian integral dari sistem pertahanan negara. Menurutnya, bangsa yang tidak mampu memenuhi kebutuhan pangannya sendiri akan rentan terhadap tekanan global dan kehilangan kedaulatan.

 

“Ketahanan pangan bukan hanya persoalan ekonomi atau pertanian, tetapi merupakan strategi bela negara. Pangan yang kuat adalah fondasi negara yang berdaulat,” ujarnya.

Baca Juga:  Seorang Pemuda Asal Aceh Kedapatan Berjualan Obat Keras Terlarang Daftar G

 

Sementara itu, Ketua Umum APDESI Merah Putih A. Anwar Sadat, S.H., menyampaikan bahwa desa memegang peran kunci dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional. Desa, dengan kekuatan petani, nelayan, dan peternaknya, merupakan garda terdepan dalam menjaga keberlangsungan hidup bangsa.

 

“Dari desa, kita menjaga Indonesia. Setiap lahan yang dikelola, setiap hasil panen yang dihasilkan, adalah bentuk nyata bela negara dalam mengisi kemerdekaan,” tegas Anwar Sadat.

 

Diskusi tersebut juga menyoroti pentingnya sinergi antara pemerintah, masyarakat desa, dan generasi muda. Pemerintah diharapkan menghadirkan kebijakan yang berpihak dan berkeadilan, masyarakat bertanggung jawab menghargai pangan, sementara generasi muda didorong mengambil peran melalui inovasi, teknologi, dan kewirausahaan berbasis pangan.

 

Di tengah tantangan global seperti krisis iklim, konflik geopolitik, dan ketidakpastian ekonomi, ketahanan pangan dinilai sebagai benteng terakhir kedaulatan bangsa. Ketika kebutuhan pangan rakyat terpenuhi, stabilitas nasional dan persatuan bangsa dapat terjaga.

 

Melalui sinergi APDESI Merah Putih dan Kemenhan RI, diharapkan semangat bela negara tidak hanya menjadi slogan, tetapi terwujud dalam kerja nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat, khususnya di tingkat desa.

Penulis : Redaksi

Editor : Deden M, C.BJ., C.ILJ.

Sumber Berita: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel sibernasional.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kolam Ketahanan Pangan Pagerwojo Dimasuki Inspektorat, Tak Seekor Ikan dari Kolam Rp200 Juta
Penyaluran Bantuan Pangan Oktober–Desember 2026, Bulog Tegaskan Kriteria Desil 1–4 dan Aturan Pengembalian Beras
Ketua Umum GWI Kecam Pelarangan Liputan Proyek APBN SDN Cowek I: Penghalangan Pers Bisa Dipidana!
PMI Kabupaten Cirebon Terima Sertifikat Apresiasi Gerakan Leuweung Hejo, Tanam 2.000 Bibit Mangrove di Mundu
Publik Tagih Bukti Kinerja Pengawasan DPRD Kayong Utara atas Dana Banpres Karhutla Rp20 Miliar
Berkunjung Ke Balai Transmigrasi Denpasar, Wamen Viva Yoga Dukung Jadi Etalase Global
Pemkot Lubuk Linggau Sampaikan Klarifikasi Terkait Informasi Warga Meninggal Akibat Aktivitas CFN
Peringati Hari Kesaktian Pancasila dan HUT TNI ke-81, Camat Tugumulyo Gelar Gotong Royong Bersihkan Saluran Irigasi.
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:00 WIB

Kolam Ketahanan Pangan Pagerwojo Dimasuki Inspektorat, Tak Seekor Ikan dari Kolam Rp200 Juta

Rabu, 21 Oktober 2026 - 12:45 WIB

Penyaluran Bantuan Pangan Oktober–Desember 2026, Bulog Tegaskan Kriteria Desil 1–4 dan Aturan Pengembalian Beras

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Ketua Umum GWI Kecam Pelarangan Liputan Proyek APBN SDN Cowek I: Penghalangan Pers Bisa Dipidana!

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:13 WIB

PMI Kabupaten Cirebon Terima Sertifikat Apresiasi Gerakan Leuweung Hejo, Tanam 2.000 Bibit Mangrove di Mundu

Jumat, 16 Oktober 2026 - 04:23 WIB

Publik Tagih Bukti Kinerja Pengawasan DPRD Kayong Utara atas Dana Banpres Karhutla Rp20 Miliar

Berita Terbaru