Terungkap! Diduga Prana dan Pendi Biang Kerok AMDAL Palsu PT Pacific Granitama Karimun, Warga Pangke Jadi Korban Debu dan Getaran Blasting

- Penulis

Jumat, 18 September 2026 - 08:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Terungkap! Diduga Prana dan Pendi Biang Kerok AMDAL Palsu PT Pacific Granitama Karimun, Warga Pangke Jadi Korban Debu dan Getaran Blasting

 

Karimun, Sibernasional.com – Kamis, 18 September 2026

Teka-teki tentang dugaan AMDAL palsu dan pencemaran debu limbah PT Pacific Granitama Karimun akhirnya mulai terungkap.

 

Setelah ditelusuri oleh awak media, dua nama mencuat diduga sebagai biang kerok di balik carut marutnya operasional tambang batu granit tersebut. Mereka adalah Prana yang disebut sebagai Humas PT Pacific Granitama Karimun dan Pendi selaku Kepala Desa lama.

 

Berdasarkan informasi dari masyarakat setempat di Desa Pangke, Kecamatan Meral Barat, Kabupaten Karimun, keduanya diduga menjadi dalang yang mengakibatkan dampak debu pekat dan getaran blasting yang meresahkan warga sekitar tambang.

 

Bahkan, dokumen AMDAL PT Pacific Granitama Karimun diduga kuat palsu dan tidak sesuai dengan kondisi lapangan. Warga mengeluh, debu limbah beterbangan hingga ke pemukiman dan getaran ledakan blasting membuat rumah warga bergetar dan retak.

 

Yang lebih mencengangkan, berdasarkan penelusuran awak media dan keterangan dari beberapa warga, dugaan kuat mengarah bahwa kedua oknum tersebut telah dibekingi oleh oknum penegak hukum di Karimun. Sehingga operasional tambang terkesan kebal hukum dan sulit untuk disentuh.

 

Hingga berita ini diterbitkan, tim investigasi media masih berupaya melakukan konfirmasi resmi kepada pihak PT Pacific Granitama Karimun, DLH Karimun, dan pihak terkait lainnya. Namun pihak perusahaan terkesan menghindar dan sulit ditemui.

 

Masyarakat Desa Pangke berharap Bupati Karimun, DLH, dan Aparat Penegak Hukum segera turun tangan dan melakukan audit ulang terhadap AMDAL PT Pacific Granitama serta menindak tegas jika terbukti ada pelanggaran.

 

Jangan korbankan rakyat kecil demi kepentingan korporasi!

 

Buhari

Wa 08136743508

Penulis : Buhari

Editor : Deden M, C.BJ., C.ILJ.

Sumber Berita: Buha

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel sibernasional.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ketua Umum GWI Kecam Pelarangan Liputan Proyek APBN SDN Cowek I: Penghalangan Pers Bisa Dipidana!
Kolam Ketahanan Pangan Pagerwojo Diduga Terbengkalai Setahun Lebih, Anggaran Rp134,5 Juta Disorot Inspektorat dan Ombudsman Diminta Bertindak
Mencium Ketidakwajaran Proyek Laptop Rp7,1 Miliar, Ketua DPD LSM KPK-RI Banten: Disdikbud Tangsel Didesak Buka-Bukaan
LSM KPK-RI Bongkar Dugaan Kejanggalan Pengadaan Disdikbud Tangsel, Kejati Banten Diminta Dalami Laporan
Publik Tagih Bukti Kinerja Pengawasan DPRD Kayong Utara atas Dana Banpres Karhutla Rp20 Miliar
Karyawan CV Global Jaya Desak Wali Kota Tangerang Perhatikan Nasib Pekerja
Dana Karhutla Rp1,6 Miliar Dicairkan Dinkes Kayong Utara: Pengadaan dan Operasional Disorot, Akuntabilitas Dipertanyakan
Temuan Dana BOK Kayong Utara Rp434.737.000 Disetor Ke Kasda — Publik Pertanyakan Status Hukum Perkara
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Ketua Umum GWI Kecam Pelarangan Liputan Proyek APBN SDN Cowek I: Penghalangan Pers Bisa Dipidana!

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:44 WIB

Kolam Ketahanan Pangan Pagerwojo Diduga Terbengkalai Setahun Lebih, Anggaran Rp134,5 Juta Disorot Inspektorat dan Ombudsman Diminta Bertindak

Senin, 19 Oktober 2026 - 06:22 WIB

Mencium Ketidakwajaran Proyek Laptop Rp7,1 Miliar, Ketua DPD LSM KPK-RI Banten: Disdikbud Tangsel Didesak Buka-Bukaan

Senin, 19 Oktober 2026 - 05:00 WIB

LSM KPK-RI Bongkar Dugaan Kejanggalan Pengadaan Disdikbud Tangsel, Kejati Banten Diminta Dalami Laporan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 04:23 WIB

Publik Tagih Bukti Kinerja Pengawasan DPRD Kayong Utara atas Dana Banpres Karhutla Rp20 Miliar

Berita Terbaru