Awak Media Investigasi Diintimidasi dan Dibuntuti, Diduga Atas Suruhan Korlap Son 

- Penulis

Sabtu, 18 April 2026 - 09:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Indramayu, Sibernasional.com – Pemberitaan mengenai jaringan obat daftar G pimpinan Arip alias Boni dan kordinator lapangan (Korlap) Son memasuki babak baru. Saat awak media investigasi melakukan peliputan langsung di lapangan, mereka mengalami intimidasi berupa pengejaran dan pembuntutan yang diduga kuat atas suruhan Son, Sabtu 18/4/2026.

 

Kejadian ini ketika tim media tengah menggali informasi di sejumlah titik lokasi transaksi yang sebelumnya teridentifikasi. Tiba-tiba, beberapa orang tidak dikenal melakukan pengintaian secara intens, bahkan berusaha mengejar pergerakan awak media. Dugaan sementara, aksi tersebut merupakan upaya mengusir dan mengintimidasi agar liputan tidak dilanjutkan.

 

“Ini sangat berbahaya. Kami dibuntuti dari satu lokasi ke lokasi lain. Diduga mereka mendapat perintah langsung dari Son untuk mengamankan wilayahnya dari liputan,” ujar tim media.

 

Pasca Ramai di Medsos, Semua Pelaku Ilegal Tutup

 

Setelah pemberitaan dan intimidasi viral di media sosial, terjadi kejadian, yang tidak biasa. Seluruh pelaku usaha ilegal peredaran obat daftar G di wilayah Indramayu mendadak tutup dalam waktu yang belum dapat dipastikan. Toko kamuflase, gubug, hingga rumah yang biasa dijadikan tempat transaksi kini terlihat sepi dan terkunci rapat.

 

Masyarakat setempat pun heran. “Biasanya ramai, sekarang semua pada off. Tidak ada aktivitas sama sekali,” ujar seorang warga.

Baca Juga:  Polri Kerahkan Ratusan Personel Tambahan Untuk Percepatan Mitigasi Bencana di 3 Provinsi Sumatera

 

Yang menjadi pertanyaan besar, mengapa mereka serentak tutup tanpa ada pergerakan aparat? Diduga kuat, jaringan ini menerima informasi atau peringatan dari pihak tertentu sehingga mereka sempat “menghilang” sementara waktu.

 

“Entah ada apa informasi dengan APH. Tanpa adanya penggrebekan, semua pelaku tiba-tiba off. Ini patut diduga ada yang memberi tahu mereka,” tegas sumber terpercaya.

 

Desakan Kepada APH: Ungkap Dalang Sebenarnya

 

Masyarakat dan pegiat antinarkoba kembali mendesak aparat penegak hukum, baik Polsek maupun Polres Indramayu, untuk segera mengungkap siapa dalang sebenarnya di balik jaringan terkoordinir ini. Bukan sekedar menangkap bandar kecil atau penjaga lapangan, melainkan menelusuri hingga ke otak utama yang melindungi dan mengondisikan seluruh sistem.

 

“Jangan sampai hanya operasi pura-pura. Kami meminta APH bergerak tegas, ungkap siapa pelindung jaringan ini. Karena tanpa perlindungan, tidak mungkin mereka bisa beroperasi begitu rapi dan tahu kapan harus tutup,” pungkasnya.

 

Pihak Berwenang Belum Dikonfirmasi

Hingga berita ini di turunkan, pihak kepolisian masih belum berhasil dihubungi untuk memberikan tanggapan terkait intimidasi terhadap awak media maupun fenomena tutupnya semua lokasi transaksi secara serentak.

 

Redaksi akan terus mengawal kasus ini. Masyarakat diimbau tetap waspada dan melaporkan jika kembali melihat aktivitas mencurigakan di lokasi masing-masing.

Penulis : Redaksi

Editor : Deden M, C.BJ., C.ILJ.

Sumber Berita: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel sibernasional.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pompa Air dan Tabung Gas LPG Hilang, Pria di Lemahwungkuk Diamankan Polisi
Niat Baik Berujung Petaka, Teman Menginap Bawa Kabur Motor di Tamansari
Dua Kali Ancam Bunuh Awak Media Syafi’i Penjaga Gudang BBM Solar Bersubsidi Bisnis Ilegal Di Desa Siwalan Pekalongan Terus Intimidasi Kebebasan Pers
Pelajar 14 Tahun Bobol Konter HP di Tuparev, Masuk Lewat Plafon dan Gondol 3 iPhone
Lima Pelajar Diamankan Raimas Polresta Cirebon, Dua Celurit Diduga Disiapkan untuk Tawuran
Toko Kelontong di Gunung Sindur Diduga Jual Miras Ilegal dan Pakai Cukai Palsu, Wartawan Diintimidasi Hingga Diancam Ditembak
Kebal Hukum, Peredaran Obat Keras Terlarang di Gunung Sindur Masih Berlangsung
Diduga Sakit, Perempuan 72 Tahun Tiba-tiba Jatuh dan Meninggal di Jalan Kriyan Barat Cirebon
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:46 WIB

Pompa Air dan Tabung Gas LPG Hilang, Pria di Lemahwungkuk Diamankan Polisi

Rabu, 7 Oktober 2026 - 05:30 WIB

Niat Baik Berujung Petaka, Teman Menginap Bawa Kabur Motor di Tamansari

Jumat, 2 Oktober 2026 - 06:34 WIB

Dua Kali Ancam Bunuh Awak Media Syafi’i Penjaga Gudang BBM Solar Bersubsidi Bisnis Ilegal Di Desa Siwalan Pekalongan Terus Intimidasi Kebebasan Pers

Jumat, 2 Oktober 2026 - 04:37 WIB

Pelajar 14 Tahun Bobol Konter HP di Tuparev, Masuk Lewat Plafon dan Gondol 3 iPhone

Rabu, 30 September 2026 - 11:53 WIB

Lima Pelajar Diamankan Raimas Polresta Cirebon, Dua Celurit Diduga Disiapkan untuk Tawuran

Berita Terbaru