Mang Betu Optimistis KDMP Jadi Penggerak Ekonomi Desa, Bukan Pesaing Toko Kelontong

- Penulis

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 19:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mang Betu Optimistis KDMP Jadi Penggerak Ekonomi Desa, Bukan Pesaing Toko Kelontong

 

Cirebon, Sibernasional.com – Pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) terus digenjot. Seiring dengan proses tersebut, kendaraan operasional berupa truk, mobil pikap, hingga kendaraan roda tiga mulai berdatangan secara bertahap dan terlihat di sejumlah koperasi desa di Kecamatan Kaliwedi, Kabupaten Cirebon.16/10/2026)

 

Kehadiran kendaraan operasional tersebut diharapkan dapat menunjang aktivitas koperasi, mulai dari distribusi barang, pengangkutan hasil produksi, hingga pengembangan usaha ekonomi masyarakat desa.

 

Di tengah beragam tanggapan masyarakat mengenai keberadaan KDMP, salah seorang warga Kecamatan Kaliwedi yang akrab disapa Mang Betu menyampaikan pandangan optimistis.

 

Menurutnya, koperasi seharusnya mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, termasuk dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari dengan harga yang terjangkau.

 

“Menurut kami, justru dengan adanya koperasi ini bisa membantu masyarakat. Mungkin masyarakat bisa mendapatkan barang dengan harga yang lebih murah dan terjangkau. Koperasi juga tidak harus dipandang sebagai pesaing toko kelontong, tetapi bisa saling mendukung,” ujar Mang Betu.

 

Ia menilai, keberhasilan KDMP sangat bergantung pada kemampuan pengurus dalam mengelola usaha secara profesional, inovatif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Dukungan pemerintah desa juga dinilai penting agar koperasi dapat berkembang secara berkelanjutan.

 

“Insyaallah, kalau pengurusnya mampu bekerja dengan baik, cerdas, dan cerdik dalam mengelola koperasi, kami yakin koperasi ini bisa maju. Apalagi jika mendapat dukungan dari pemerintah desa setempat,” tambahnya.

 

Lebih lanjut, Mang Betu berharap KDMP tidak hanya berorientasi pada kegiatan jual beli barang kebutuhan masyarakat, tetapi juga mampu menjadi wadah untuk menampung dan memasarkan hasil produksi warga desa.

 

Menurutnya, hasil pertanian, produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta berbagai potensi lokal lainnya perlu mendapat perhatian agar memiliki akses pasar yang lebih luas dan memberikan nilai tambah bagi masyarakat.

 

Dengan demikian, koperasi diharapkan dapat menjadi penggerak ekonomi desa melalui kerja sama antara petani, pelaku UMKM, pedagang kecil, dan pemerintah desa.

 

Sementara itu, Ketua Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Desa Guwa Kidul, H. Tamin, menyampaikan apresiasi kepada unsur pemerintah desa, khususnya Badan Permusyawaratan Desa (BPD), yang dinilainya telah memberikan berbagai alternatif dan masukan bagi pengembangan koperasi.

 

Menurut H. Tamin, dukungan serta semangat bersama untuk memajukan koperasi menjadi modal penting dalam mewujudkan peningkatan perekonomian masyarakat dari berbagai sektor.

 

“Selaku Ketua Koperasi Desa Guwa Kidul, saya menyampaikan apresiasi kepada unsur pemerintah desa, yaitu BPD, yang telah memberikan berbagai alternatif untuk pengembangan Kopdes Guwa Kidul. Semangat bersama ini menjadi dorongan untuk memperjuangkan bagaimana perekonomian masyarakat bisa meningkat dari berbagai sektor, antara lain pertanian, perdagangan, jasa, dan sektor lainnya,” ungkap H. Tamin.

 

Ia menyebut, tantangan yang dihadapi KDMP cukup besar karena koperasi diharapkan menjadi salah satu ujung tombak dalam mendorong terwujudnya masyarakat yang sejahtera dan mandiri.

 

Untuk mencapai tujuan tersebut, menurutnya, diperlukan kerja sama yang baik dengan berbagai elemen masyarakat, terutama pemerintah desa. Selain itu, kekompakan dan koordinasi di antara pengurus koperasi juga menjadi modal dasar yang harus terus diperkuat.

 

H. Tamin menekankan pentingnya membangun kerja sama tim atau teamwork yang solid. Setiap pengurus harus mampu saling mengisi, memberi masukan, serta melengkapi kelebihan dan kekurangan satu sama lain demi meningkatkan kinerja organisasi.

 

“Di antara kita sebagai pengurus Kopdes harus saling mengisi, saling memberi, dan saling melengkapi kelebihan maupun kekurangan masing-masing sehingga mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Koperasi Desa Merah Putih,” katanya.

 

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Ketua BPD yang telah memberikan dukungan, arahan, serta dorongan kepada pengurus KDMP untuk senantiasa menjaga kondusivitas, memperkuat kebersamaan, dan membangun komunikasi yang baik, baik secara vertikal maupun horizontal.

 

Menurutnya, komunikasi yang terbuka dan hubungan kerja yang harmonis akan membantu melahirkan pemikiran serta langkah strategis dalam mengembangkan koperasi sesuai dengan kebutuhan masyarakat Desa Guwa Kidul.

 

“Sekali lagi, kami menyampaikan terima kasih yang tak terhingga kepada Ketua BPD yang telah mendukung dan mengarahkan pengurus Kopdes agar senantiasa menjaga kondusivitas dan kebersamaan, serta membangun komunikasi yang baik antar-pengurus,” ujarnya.

 

Dengan dukungan berbagai pihak, KDMP diharapkan tidak sekadar menjadi tempat kegiatan usaha atau menyediakan sarana operasional, tetapi juga mampu menghadirkan manfaat ekonomi yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

 

Koperasi diharapkan mampu membuka peluang pemasaran hasil pertanian, membantu pengembangan UMKM, memperluas jaringan distribusi, serta membangun kemitraan yang sehat dengan pedagang kecil dan pelaku usaha lokal.

 

Di sisi lain, pengelolaan yang transparan, profesional, dan akuntabel tetap menjadi faktor penting dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap koperasi.

 

Sinergi antara pengurus KDMP, pemerintah desa, BPD, petani, pelaku UMKM, serta masyarakat diharapkan dapat menjadi fondasi bagi pertumbuhan ekonomi desa yang berkelanjutan.

 

Harapannya, KDMP benar-benar menjadi wahana pemberdayaan dan persemaian kesejahteraan masyarakat, khususnya di Desa Guwa Kidul, sehingga cita-cita membangun desa yang mandiri, produktif, dan sejahtera dapat diwujudkan secara bersama-sama.

 

(Redaksi)

Penulis : Redaksi

Editor : Deden M, C.BJ., C.ILJ.

Sumber Berita: Turah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel sibernasional.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Angkringan Garudasiber Menjadi Tempat Tongkrongan Generasi Muda
Dipimpin H. Imam Bukori, BUMDes Pagerwojo Sidoarjo Hadirkan 14 Stand Kuliner, Sederhana Tampilannya, Rasa Setara Bintang Lima
Hari Kedua Bazar TNI di Stadion Bima Cirebon Diserbu Warga, Produk UMKM Jadi Buruan
Bazar TNI di Stadion Bima Cirebon Diserbu Warga, UMKM Lokal Kebanjiran Pembeli
Apresiasi Pengunjung Pizza De Talas Belitung: Lezat, Sehat, dan Menjadi Pilihan Utama Keluarga di Bogor
Sejumlah Karyawan yang Telah 25 Tahun Bekerja Mendapatkan Penghargaan dari PT Socfindo
Ketua Apdesi Asahan menjadi contoh untuk Desa lain dalam penggunaan Dana Ketapang
Anggaran Ketapang Desa Silo Maraja Sudah tepat Sasaran dalam Penggunaannya.
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 08:13 WIB

Angkringan Garudasiber Menjadi Tempat Tongkrongan Generasi Muda

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 19:04 WIB

Mang Betu Optimistis KDMP Jadi Penggerak Ekonomi Desa, Bukan Pesaing Toko Kelontong

Kamis, 24 September 2026 - 11:47 WIB

Dipimpin H. Imam Bukori, BUMDes Pagerwojo Sidoarjo Hadirkan 14 Stand Kuliner, Sederhana Tampilannya, Rasa Setara Bintang Lima

Rabu, 23 September 2026 - 11:05 WIB

Hari Kedua Bazar TNI di Stadion Bima Cirebon Diserbu Warga, Produk UMKM Jadi Buruan

Selasa, 22 September 2026 - 05:46 WIB

Bazar TNI di Stadion Bima Cirebon Diserbu Warga, UMKM Lokal Kebanjiran Pembeli

Berita Terbaru