Dua Nelayan Muda Pasuruan Ditemukan Selamat, Sempat Terombang-ambing karena Kehabisan BBM
PASURUAN, SiberNasional.com — Dua nelayan muda asal Pasuruan yang sempat hilang saat melaut akhirnya ditemukan dalam kondisi selamat. Namun, keduanya harus dievakuasi dalam keadaan lemas setelah cukup lama terombang-ambing di laut tanpa makanan dan diterpa angin kencang.
Kedua nelayan tersebut adalah M. Yasir (20), warga Perum Nuansa Candi Permai 5, Kelurahan Petahunan, Kecamatan Gadingrejo, Kota Pasuruan, dan Lukman Hakim (24), warga Dusun Kaligung, Desa Kalirejo, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan.
Kalaksa BPBD Kabupaten Pasuruan, Sugeng Hariyadi, mengungkapkan kondisi kedua nelayan melemah karena terlalu lama berada di laut.
“Keduanya survivor dalam kondisi lemas saat dievakuasi. Itu karena terlalu lama di laut tanpa makanan dan terkena angin kencang,” ujar Sugeng.
Menurutnya, persoalan utama yang membuat kedua nelayan tidak dapat kembali ke daratan adalah mesin perahu yang mati karena kehabisan bahan bakar.
“Mesin perahu mereka mati kehabisan bahan bakar saat di laut. Saat berangkat bahan bakar hanya 5 liter,” jelasnya.
Yasir dan Lukman diketahui berangkat melaut pada Senin (31/8/2026) sekitar pukul 02.00 WIB. Keduanya menggunakan sebuah perahu yang kondisi mesinnya disebut sudah tua untuk mencari ikan di sekitar kawasan yang dikenal sebagai Tong Biru, Perairan Sidoarjo.
Keterbatasan bahan bakar membuat perjalanan keduanya berubah menjadi situasi darurat. Perahu akhirnya tidak dapat melaju setelah persediaan bahan bakar habis sehingga keduanya terombang-ambing di tengah laut.
Sebelum berangkat, keluarga sebenarnya telah mengingatkan keduanya agar tidak melaut. Kekhawatiran tersebut salah satunya karena Yasir dan Lukman dinilai belum cukup berpengalaman menghadapi kondisi di laut.
Meski telah mendapat peringatan, keduanya tetap berangkat mencari ikan.
Hingga sekitar pukul 14.00 WIB, keduanya belum juga kembali ke rumah. Keluarga yang mulai khawatir kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada pemerintah desa. Laporan selanjutnya diteruskan kepada petugas untuk dilakukan pencarian.
Tim SAR Gabungan kemudian melakukan pencarian terhadap kedua nelayan tersebut. Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil setelah keberadaan mereka diketahui sekitar pukul 09.08 WIB.
Keduanya ditemukan berada di atas perahu dengan posisi sekitar 1,66 kilometer dari Pantai Kalirejo, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan.
Penemuan dalam kondisi selamat menjadi akhir dari pencarian yang sempat menimbulkan kekhawatiran keluarga. Meski demikian, kondisi lemas yang dialami keduanya menjadi pengingat bahwa aktivitas melaut membutuhkan kesiapan, termasuk memastikan kondisi mesin, kecukupan bahan bakar, serta perlengkapan keselamatan sebelum berangkat.
SiberNasional.com terus memantau perkembangan kondisi kedua nelayan setelah berhasil dievakuasi.
Penulis : Yt
Editor : Deden M, C.BJ., C.ILJ.
Sumber Berita: Yt












