Ketua Umum Partai Kedaulatan Rakyat Tekankan Pentingnya Kesatuan Nasional Menyongsong Indonesia Emas 2045

- Penulis

Rabu, 17 Juni 2026 - 00:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sukoharjo, Sibernasional.com – Ketua Umum Partai Kedaulatan Rakyat (PKR), Prof. Dr. Tuntas Subagyo, menegaskan bahwa memasuki tahun 2025 bangsa Indonesia dihadapkan pada tantangan yang semakin kompleks. Oleh karena itu, ia mengajak seluruh elemen bangsa untuk memperkuat persatuan dan kesatuan sebagai modal utama dalam menghadapi berbagai persoalan nasional maupun global.

 

Menurut Tuntas Subagyo, Indonesia yang dikenal sebagai negeri yang kaya akan sumber daya alam dan memiliki potensi besar harus mampu mewujudkan kesejahteraan bagi seluruh rakyatnya. Namun, berbagai tantangan yang muncul di bidang ekonomi, politik, hukum, pendidikan hingga ketahanan pangan membutuhkan kerja bersama dari seluruh komponen bangsa.

 

“Harus diakui, problem di tahun 2025 bukan lebih kecil. Apalagi kita harus menyongsong Indonesia Emas tahun 2045. Maka, tidak ada jalan lain, kecuali memperkuat jalinan persatuan dan kesatuan bangsa,” ujar Tuntas Subagyo, Selasa (31/12/2024).

 

Ia menilai, semangat kebangsaan harus terus dipupuk agar masyarakat tidak mudah terpecah oleh berbagai perbedaan yang ada. Menurutnya, persatuan merupakan fondasi penting untuk menjaga stabilitas nasional sekaligus mempercepat pembangunan menuju cita-cita Indonesia Emas 2045.

 

Dalam momentum pergantian tahun, Tuntas mengajak masyarakat menjadikan tahun baru sebagai titik awal untuk membangun optimisme dan semangat baru dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Ia mengingatkan bahwa tantangan yang akan dihadapi bangsa Indonesia ke depan tidak akan semakin ringan.

 

“Dalam menyambut tahun baru ini, setidaknya harus ditumbuhkan semangat baru dalam berbangsa dan bernegara. Tantangan ke depan bukan semakin ringan. Muhasabah atau introspeksi adalah sikap paling penting bagi kita guna menghadapi sekaligus meraih masa depan yang lebih cerah,” tegasnya.

 

Selain mengajak masyarakat untuk melakukan refleksi diri, Tuntas juga menyampaikan doa dan harapannya bagi rakyat Indonesia, khususnya masyarakat kecil yang masih menghadapi berbagai kesulitan ekonomi. Ia berharap mereka tetap kuat dan tabah menghadapi berbagai dinamika kehidupan.

 

“Saya mendoakan wong cilik agar tetap tabah dan kuat menghadapi berbagai tantangan kehidupan. Semoga mereka senantiasa diberikan kemudahan, kesehatan, dan keberkahan dalam menjalani aktivitas sehari-hari,” ujarnya.

 

Tidak hanya kepada rakyat, Tuntas juga menyampaikan doa kepada para pemimpin bangsa dan pejabat negara agar senantiasa diberikan kekuatan dalam menjalankan amanah yang dipercayakan oleh rakyat.

 

“Juga kepada para pejabat di negeri ini, semoga mereka senantiasa mendapat pertolongan Allah SWT untuk tetap berada di jalan yang benar demi rakyat. Jabatan adalah amanah yang harus digunakan sebesar-besarnya untuk kepentingan masyarakat, bukan untuk kepentingan pribadi maupun kelompok tertentu,” katanya.

 

Dalam refleksinya terhadap perjalanan bangsa selama tahun 2024, Tuntas menilai masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan. Berbagai persoalan di sektor hukum, politik, pendidikan, hingga ekonomi masih membutuhkan perhatian serius dari pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan.

 

“Tahun 2024 menyisakan banyak pekerjaan rumah bagi kita semua. Baik persoalan hukum, politik, pendidikan maupun ekonomi yang memerlukan solusi nyata dan berkelanjutan,” ungkapnya.

 

Meski demikian, ia memberikan apresiasi terhadap langkah pemerintah dalam mendorong terwujudnya swasembada pangan nasional. Menurutnya, isu pangan akan menjadi salah satu tantangan terbesar yang dihadapi dunia pada masa mendatang sehingga Indonesia harus mempersiapkan diri sejak sekarang.

 

“Semangat pemerintah mewujudkan swasembada pangan patut diacungi jempol. Karena masalah pangan ini akan menjadi problem serius dunia. Indonesia harus mampu menjaga ketersediaan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani sebagai garda terdepan ketahanan pangan nasional,” jelasnya.

 

Ia juga berharap berbagai program strategis pemerintah, termasuk program Makan Bergizi Gratis (MBG), dapat berjalan efektif dan memberikan manfaat nyata bagi generasi penerus bangsa.

 

“Upaya pemerintah menghadirkan Makan Bergizi Gratis bagi generasi penerus bangsa harus kita dukung bersama. Saya berharap program ini mampu meningkatkan kualitas kesehatan dan sumber daya manusia Indonesia sehingga dapat melahirkan generasi yang unggul, sehat, dan berdaya saing tinggi,” katanya.

 

Tuntas menegaskan bahwa keberhasilan berbagai program nasional tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah semata. Dibutuhkan sinergi, kerja keras, dan komitmen dari seluruh pihak, baik pemerintah, dunia usaha, akademisi, maupun masyarakat luas.

 

“Ini membutuhkan semangat juang yang tinggi. Semua stakeholder atau pihak yang memiliki kepentingan harus bekerja keras. Jangan sekadar sibuk mencari untung, tetapi juga harus memiliki tanggung jawab sosial dan kebangsaan demi kemajuan Indonesia,” pungkasnya.

 

Ia optimistis bahwa dengan semangat persatuan, gotong royong, dan komitmen bersama, Indonesia akan mampu melewati berbagai tantangan yang ada dan mewujudkan cita-cita menjadi bangsa yang maju, mandiri, serta sejahtera menuju Indonesia Emas 2045.

Penulis : Tomy

Editor : Deden M, C.BJ., C.ILJ.

Sumber Berita: Tomy

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel sibernasional.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Putra Terbaik Desa Daon Mulai Bermunculan, Jamhari Siap Maju di Pilkades Desa Daon 2027 dengan Tagline “Daon Manis”
Berkunjung Ke Balai Transmigrasi Denpasar, Wamen Viva Yoga Dukung Jadi Etalase Global
Peringati Hari Kesaktian Pancasila dan HUT TNI ke-81, Camat Tugumulyo Gelar Gotong Royong Bersihkan Saluran Irigasi.
Dandim 0623/Cilegon Ajak Masyarakat Maknai Hari Kesaktian Pancasila dengan Memperkuat Persatuan dan Gotong Royong
Kapolda Banten Bacakan Teks Pancasila pada Upacara Hari Kesaktian Pancasila, Teguhkan Semangat Persatuan
Memperingati Dua Hari Besar Bangsa: 30 September G30S/PKI dan 1 Oktober Hari Kesaktian Pancasila
Akses Jalan Menuju Wisata Religi Taman Alam Lumbini Rusak Parah, Wisatawan Desak Pemprov Sumut dan Pemkab Karo Segera Bertindak
PT TBM Diduga Tidak Menyediakan APD dan K3 untuk Pekerja Proyek
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 08:21 WIB

Putra Terbaik Desa Daon Mulai Bermunculan, Jamhari Siap Maju di Pilkades Desa Daon 2027 dengan Tagline “Daon Manis”

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:12 WIB

Berkunjung Ke Balai Transmigrasi Denpasar, Wamen Viva Yoga Dukung Jadi Etalase Global

Jumat, 2 Oktober 2026 - 08:59 WIB

Peringati Hari Kesaktian Pancasila dan HUT TNI ke-81, Camat Tugumulyo Gelar Gotong Royong Bersihkan Saluran Irigasi.

Kamis, 1 Oktober 2026 - 08:37 WIB

Dandim 0623/Cilegon Ajak Masyarakat Maknai Hari Kesaktian Pancasila dengan Memperkuat Persatuan dan Gotong Royong

Kamis, 1 Oktober 2026 - 08:12 WIB

Kapolda Banten Bacakan Teks Pancasila pada Upacara Hari Kesaktian Pancasila, Teguhkan Semangat Persatuan

Berita Terbaru