Tragedi Tongtek di Kayen Berujung Maut, Polisi Buru Pelaku Pengeroyokan

- Penulis

Kamis, 12 Maret 2026 - 06:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pati, AkpersiBantenNews.com – Peristiwa penganiayaan yang dilakukan secara bersama–sama terjadi di wilayah Kecamatan Kayen, Kabupaten Pati, pada Kamis (12/3/2026) dini hari. Insiden yang bermula dari pertemuan dua kelompok pemuda tersebut berujung tragis setelah seorang pelajar meninggal dunia akibat luka bacok. Saat ini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap para pelaku yang terlibat.

Kapolresta Pati melalui Kapolsek Kayen AKP Parsa mengatakan, pihaknya menerima laporan dari seorang warga berinisial L.R. (31) pada Kamis sekitar pukul 03.00 WIB. Laporan tersebut menyebutkan adanya dugaan tindak pidana penganiayaan secara bersama–sama yang menyebabkan korban meninggal dunia. Polisi pun segera melakukan langkah awal penanganan perkara.

“Setelah menerima laporan, anggota piket Unit Reskrim langsung menuju lokasi serta mendatangi korban di RSUD Kayen untuk memastikan kondisi korban dan mengumpulkan keterangan awal,” jelas AKP Parsa.

Berdasarkan keterangan awal saksi, peristiwa itu bermula sekitar pukul 01.00 WIB ketika korban berinisial F.D. (18) bersama sekitar 15 temannya berangkat mengikuti kegiatan tongtek dari wilayah Talun Lor. Saat rombongan melintas di sekitar Masjid Al-Rodhotul Muttaqin sekitar pukul 01.30 WIB, mereka bertemu dengan kelompok pemuda dari Talun Kidul yang jumlahnya diperkirakan sekitar 20 orang.

Menurut AKP Parsa, situasi memanas ketika salah satu pemuda dari kelompok tersebut memancing keributan. “Korban kemudian mendekati kelompok itu sendirian, lalu diduga langsung ditendang hingga terjatuh dan dikeroyok secara bersama–sama,” ungkapnya.

Baca Juga:  Bupati Kudus Pimpin Hari Kedua Retreat Wawasan Kebangsaan dengan Aktivitas Pelestarian Alam dan Dukungan UMKM di Pijar Park

Dari keterangan sementara, beberapa pelaku diduga membawa senjata tajam. Korban kemudian mengalami luka bacok di bagian dada, ketiak tangan kanan, serta telapak tangan kiri. Setelah kejadian, korban sempat berjalan menghampiri teman-temannya sambil memegangi bagian dada yang terluka.

Kapolsek Kayen menambahkan, korban kemudian dibawa oleh rekannya berinisial A.R. (19) menuju RSUD Kayen menggunakan sepeda motor. Namun sekitar pukul 02.10 WIB korban sudah dalam kondisi tidak kooperatif saat mendapatkan penanganan medis.

“Sekitar pukul 02.40 WIB korban dinyatakan meninggal dunia oleh pihak rumah sakit. Saat ini kasus tersebut masih dalam penyelidikan dan kami terus mengumpulkan keterangan saksi,” terang AKP Parsa.

Polisi juga telah mengamankan barang bukti berupa pakaian korban yang terdapat noda darah serta melakukan olah tempat kejadian perkara. Sejumlah saksi yang berada di lokasi juga telah dimintai keterangan, di antaranya I.S. (16) dan A.F.F. (16).

“Tim kami saat ini berkoordinasi dengan Satreskrim Polresta Pati, termasuk Unit Jatanras dan Resmob, untuk mengidentifikasi serta mengejar para pelaku. Kami berkomitmen mengungkap kasus ini hingga tuntas,” tegas AKP Parsa.

Penulis : Redaksi

Editor : Deden Mulyana, C.BJ. C.ILJ.

Sumber Berita: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel sibernasional.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Peredaran Obat Keras Golongan G Diduga Kembali Menggurita di Wilayah Hukum Sindangkerta, Transaksi Berlangsung Terselubung
Diduga Lindungi Bisnis Ilegal, Pelaku Oplosan LPG Aniaya Awak Media
Respon Cepat Polsek Panongan Polresta Tangerang Tindak Lanjut Aduan ke Layanan 110
Ibu Korban Tolak Uang Damai, Tarilah Desak Lanjutkan Kasus Kecelakaan yang Menewaskan Ainun
Diduga Beredar Kontak “Bos Madol” di Indramayu, Masyarakat Diminta Waspada
Duka Mendalam Ibu Tarilah: Anak Ketiga Meninggal Usai Dikejar Rombongan Sekolah Lain, Keluarga Minta Keadilan
RUANG ACARA PIDANA BERUBAH: Dari Teks Hukum ke Nafas Keadilan di Bilik Polsek Mande
Diduga Ada Setoran ke Oknum Polisi, Peredaran Obat Keras Ilegal Marak di Indramayu
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 13:06 WIB

Peredaran Obat Keras Golongan G Diduga Kembali Menggurita di Wilayah Hukum Sindangkerta, Transaksi Berlangsung Terselubung

Rabu, 22 April 2026 - 07:29 WIB

Diduga Lindungi Bisnis Ilegal, Pelaku Oplosan LPG Aniaya Awak Media

Rabu, 22 April 2026 - 05:43 WIB

Respon Cepat Polsek Panongan Polresta Tangerang Tindak Lanjut Aduan ke Layanan 110

Selasa, 21 April 2026 - 18:33 WIB

Ibu Korban Tolak Uang Damai, Tarilah Desak Lanjutkan Kasus Kecelakaan yang Menewaskan Ainun

Selasa, 21 April 2026 - 11:03 WIB

Diduga Beredar Kontak “Bos Madol” di Indramayu, Masyarakat Diminta Waspada

Berita Terbaru