Anak Belajar di Gedung Rusak, AKPERSI DPD Banten Tekankan Tanggung Jawab Pemerintah

- Penulis

Minggu, 11 Januari 2026 - 17:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pandeglang, Banten. AkpersiBantenNews.com — AKPERSI DPD Banten mendesak Gubernur Banten dan Bupati Pandeglang untuk segera mengambil langkah nyata terkait kondisi gedung Madrasah Ibtidaiyah (MI) Babunnajah, Kecamatan Sobang, Kabupaten Pandeglang, yang dinilai membahayakan keselamatan siswa.

Desakan tersebut disampaikan langsung oleh Ketua AKPERSI DPD Banten, Yudianto, C.BJ., CILJ., yang menilai persoalan ini tidak bisa ditunda atau diselesaikan sebatas koordinasi administratif.

“Kondisi sekolah ini sudah diketahui dan terdokumentasi. Pemerintah tidak boleh menunggu. Keselamatan anak-anak adalah tanggung jawab negara,” tegas Yudianto.

Ia meminta Pemerintah Provinsi Banten dan Pemerintah Kabupaten Pandeglang segera turun langsung ke lokasi, melakukan penanganan darurat, serta menyiapkan solusi permanen agar kegiatan belajar mengajar berlangsung di tempat yang aman dan layak.

AKPERSI DPD Banten menegaskan akan terus mengawal persoalan ini melalui fungsi kontrol sosial pers hingga ada langkah konkret dari pemerintah.

“Setiap penundaan berarti anak-anak tetap belajar dalam kondisi berisiko,” ujarnya.

Penulis : Akpersi DPD Banten

Editor : Sekretaris AKPERSI DPD Banten

Sumber Berita: Akpersi DPD Banten

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel sibernasional.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kolam Ketahanan Pangan Pagerwojo Dimasuki Inspektorat, Tak Seekor Ikan dari Kolam Rp200 Juta
Penyaluran Bantuan Pangan Oktober–Desember 2026, Bulog Tegaskan Kriteria Desil 1–4 dan Aturan Pengembalian Beras
Ketua Umum GWI Kecam Pelarangan Liputan Proyek APBN SDN Cowek I: Penghalangan Pers Bisa Dipidana!
PMI Kabupaten Cirebon Terima Sertifikat Apresiasi Gerakan Leuweung Hejo, Tanam 2.000 Bibit Mangrove di Mundu
Mencium Ketidakwajaran Proyek Laptop Rp7,1 Miliar, Ketua DPD LSM KPK-RI Banten: Disdikbud Tangsel Didesak Buka-Bukaan
LSM KPK-RI Bongkar Dugaan Kejanggalan Pengadaan Disdikbud Tangsel, Kejati Banten Diminta Dalami Laporan
Publik Tagih Bukti Kinerja Pengawasan DPRD Kayong Utara atas Dana Banpres Karhutla Rp20 Miliar
Kenalkan Sekolah Kemala Taruna Bhayangkara, Polres Cirebon Kota Sambangi SMP Al Falah
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:00 WIB

Kolam Ketahanan Pangan Pagerwojo Dimasuki Inspektorat, Tak Seekor Ikan dari Kolam Rp200 Juta

Rabu, 21 Oktober 2026 - 12:45 WIB

Penyaluran Bantuan Pangan Oktober–Desember 2026, Bulog Tegaskan Kriteria Desil 1–4 dan Aturan Pengembalian Beras

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Ketua Umum GWI Kecam Pelarangan Liputan Proyek APBN SDN Cowek I: Penghalangan Pers Bisa Dipidana!

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:13 WIB

PMI Kabupaten Cirebon Terima Sertifikat Apresiasi Gerakan Leuweung Hejo, Tanam 2.000 Bibit Mangrove di Mundu

Senin, 19 Oktober 2026 - 06:22 WIB

Mencium Ketidakwajaran Proyek Laptop Rp7,1 Miliar, Ketua DPD LSM KPK-RI Banten: Disdikbud Tangsel Didesak Buka-Bukaan

Berita Terbaru