Aktivasi PIP di BNI Sekayu Disebut Penuh, Siswa SMKN 3 Sekayu Terancam Gagal Cairkan Bantuan

- Penulis

Rabu, 31 Desember 2025 - 11:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MUSI BANYUASIN, AkpersiBantenNews.com – Seorang siswa SMK Negeri 3 Sekayu berinisial R, kelas XI Mekatronika 1, dilaporkan belum dapat melakukan aktivasi Program Indonesia Pintar (PIP) di Bank BNI Cabang Sekayu. Hal tersebut diduga karena kuota layanan aktivasi PIP di bank tersebut telah dinyatakan penuh.

Informasi tersebut disampaikan oleh salah satu petugas satuan pengamanan (Satpam) BNI Sekayu saat dikonfirmasi pada Rabu (31/12/2025). Menurutnya, layanan aktivasi PIP sementara tidak dapat dilakukan karena telah mencapai batas maksimal.

“Untuk aktivasi PIP di BNI Sekayu ini sudah sampai tanggal 30 Januari 2026 dan untuk sementara sudah penuh. Informasi yang kami terima, batas akhir PIP sampai 31 Januari, sedangkan tanggal 31 itu hari Sabtu dan bank tutup,” ujar petugas tersebut.

Petugas juga menyebutkan bahwa hingga saat ini belum ada informasi lanjutan terkait kemungkinan perpanjangan masa aktivasi PIP.

“Kami belum menerima informasi apakah akan diperpanjang atau tidak. Bisa dicoba ke BNI lain. Kalau di sini, paling menunggu kalau ada perpanjangan lagi. Biasanya memang diperpanjang, tapi sementara ini belum bisa karena sudah penuh,” katanya.

Sementara itu, pihak sekolah menyatakan belum dapat memberikan solusi konkret. Hal tersebut disampaikan oleh salah satu wali kelas siswa SMKN 3 Sekayu saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp.

“Kalau dari sekolah tidak ada solusi, karena menunggu dari pihak bank. Karena mereka yang mencairkan uangnya. Coba tanyakan ke bank, apa solusinya. Tidak bisa hanya menjawab penuh saja,” tulis wali kelas tersebut.

Ia juga menambahkan bahwa secara sistem, data siswa dalam Dapodik masih tercatat aktif hingga batas akhir program.

“Solusinya itu dari pihak bank. Dari Dapodik itu sampai tanggal 31. Jadi seharusnya ada kejelasan, apakah bisa diurus hari berikutnya atau bagaimana,” lanjutnya.

Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran bagi siswa penerima PIP yang belum sempat melakukan aktivasi, terutama jika tidak ada kebijakan perpanjangan waktu dari pihak terkait. Program Indonesia Pintar sendiri merupakan bantuan pemerintah yang ditujukan untuk membantu siswa dari keluarga kurang mampu agar tetap dapat melanjutkan pendidikan.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak BNI Sekayu belum memberikan keterangan resmi terkait kemungkinan penambahan kuota maupun perpanjangan masa aktivasi PIP.

Penulis : Akpersi DPD Banten

Editor : Sekretaris AKPERSI DPD Banten

Sumber Berita: Akpersi DPD Banten

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel sibernasional.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Konfirmasi KBO Satnarkoba Polres Indramayu Terkait Maraknya Peredaran Obat Keras Terlarang Daftar G, Dan Segera Tangkap SON
Peredaran Obat Keras Golongan G Diduga Kembali Menggurita di Wilayah Hukum Sindangkerta, Transaksi Berlangsung Terselubung
Diduga Lindungi Bisnis Ilegal, Pelaku Oplosan LPG Aniaya Awak Media
Respon Cepat Polsek Panongan Polresta Tangerang Tindak Lanjut Aduan ke Layanan 110
Ibu Korban Tolak Uang Damai, Tarilah Desak Lanjutkan Kasus Kecelakaan yang Menewaskan Ainun
Diduga Beredar Kontak “Bos Madol” di Indramayu, Masyarakat Diminta Waspada
Duka Mendalam Ibu Tarilah: Anak Ketiga Meninggal Usai Dikejar Rombongan Sekolah Lain, Keluarga Minta Keadilan
RUANG ACARA PIDANA BERUBAH: Dari Teks Hukum ke Nafas Keadilan di Bilik Polsek Mande
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 14:33 WIB

Konfirmasi KBO Satnarkoba Polres Indramayu Terkait Maraknya Peredaran Obat Keras Terlarang Daftar G, Dan Segera Tangkap SON

Rabu, 22 April 2026 - 13:06 WIB

Peredaran Obat Keras Golongan G Diduga Kembali Menggurita di Wilayah Hukum Sindangkerta, Transaksi Berlangsung Terselubung

Rabu, 22 April 2026 - 07:29 WIB

Diduga Lindungi Bisnis Ilegal, Pelaku Oplosan LPG Aniaya Awak Media

Rabu, 22 April 2026 - 05:43 WIB

Respon Cepat Polsek Panongan Polresta Tangerang Tindak Lanjut Aduan ke Layanan 110

Selasa, 21 April 2026 - 18:33 WIB

Ibu Korban Tolak Uang Damai, Tarilah Desak Lanjutkan Kasus Kecelakaan yang Menewaskan Ainun

Berita Terbaru