Komunikasi Buntu, AKPERSI Nilai DLH Tangerang Tidak Responsif

- Penulis

Selasa, 9 Desember 2025 - 08:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kota Tangerang, AkpersiaBantenNews.com – Pengajuan proposal Rakernas (Rapat Kerja Nasional) Asosiasi Keluarga Pers Indonesia (AKPERSI) yang diajukan sejak bulan November 2025 kembali terhenti di meja Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang. Kepala UPT Kebersihan, Risdiana, dinilai hanya bungkam tanpa memberikan kepastian apapun, bahkan seorang anggota AKPERSI DPD provinsi Banten menganggap DLH tidak benar-benar berniat mendukung kegiatan nasional tersebut.

Bukannya ditindaklanjuti secara profesional, DLH malah dinilai berputar-putar dalam menanganinya.

 

“Kami sudah bosan diberi harapan kosong. DLH seperti bermain waktu. Padahal kalau tidak siap, katakan tidak. Jangan diperlakukan seolah proposal ini mainan,” ujar salah satu anggota AKPERSI DPD provinsi Banten dengan nada kecewa.

Komunikasi yang dilakukan berulang kali melalui pesan WhatsApp juga tak mendapatkan tanggapan sama sekali.

 

AKPERSI, organisasi pers nasional yang berdiri pada 8 Agustus 2024 dan kini memiliki cabang di 33 provinsi serta lebih dari 100 kabupaten/kota, menyatakan DLH seharusnya memahami skala dan pentingnya agenda nasional ini. Rakernas yang direncanakan diadakan pada kuartal pertama hari kamis tanggal 10/12/2025.akan dihadiri perwakilan dari seluruh Indonesia untuk membahas program kerja organisasi, termasuk advokasi sosial dan isu lingkungan.

 

Baca Juga:  Wapres Gibran Pantau Langsung Penanganan Bencana di Palembayan

“Ini agenda nasional, bukan acara RT. Tapi perlakuannya seolah ini kegiatan kecil. Kalau begini, buat apa Tangerang dipromosikan sebagai kota peduli lingkungan?” ungkapnya.

 

Sikap tidak tegas DLH membuat Anggota AKPERSI DPD provinsi Banten mempertimbangkan opsi yang lebih responsif. “Kalau pejabatnya tidak siap, jangan menghambat. Lebih baik kami geser lokasi daripada menunggu jawaban yang tak pernah datang,” tegasnya.

 

Respons lamban DLH bahkan disebut sebagai bentuk ketidaksiapan birokrasi dalam menangani isu lingkungan secara serius. Kritik muncul bahwa DLH selama ini hanya aktif di ruang publik, tetapi lemah dalam kerja teknis. “Kalau urusan proposal saja dibuat berlarut-larut, bagaimana masyarakat bisa percaya bahwa persoalan sampah dan lingkungan dikelola dengan benar?” ujar seorang tokoh lingkungan yang enggan disebutkan namanya.

 

Hingga berita ini diterbitkan, 9/12/2025. H-1 sebelum acara besok di mulai Risdiana belum memberikan komentar resmi. Telepon dan pesan awak media juga tidak kunjung dibalas.

 

Catatan Redaksi

Sikap pejabat publik wajib transparan. Menggantung proposal tanpa penjelasan hanya menimbulkan kekecewaan dan mempertanyakan integritas institusi. Kritik yang muncul bukan tanpa alasan—masyarakat ingin melihat keseriusan, bukan sekadar janji yang terus diulang.

Penulis : Denni

Editor : Deden Mulyana, C.BJ.

Sumber Berita: Denni

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel sibernasional.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Di Duga Mobil Transportir Prabumas Group Selesai Bongkar Muatan Bahan Bakar Minyak Jenis Solar Ilegal
Bandel! TPS Ilegal di Cileungsi Tetap Aktif Usai Penyegelan, Sampah dari Luar Daerah Terus Masuk
Terkesan Cuma Ajang Buang Anggaran, Hotmix di Jalan Swadaya yang Setipis Kertas Jadi Saksi Bisu Bobroknya Mutu Pekerjaan
INKADO Jawa Barat Sukses Melaksanakan Ujian Kyu Periode I Tahun 2026
Polsek Cirebon Selatan Timur Mengamankan Pengedar Obat Keras Terlarang Dan Dilimpahkan Ke Satresnarkoba Polres Cirebon Kota
Sopir Truk Diduga Dikeroyok Oknum Security di Tol Cikande, Korban Lapor ke Polda Banten
Pendaftaran Calon Ketua PK Partai Golkar Teluk Naga Resmi Dibuka
Pembacokan Brutal di Simokerto, Lansia Tewas Tragis di Tengah Gang Permukiman
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 26 April 2026 - 07:36 WIB

Di Duga Mobil Transportir Prabumas Group Selesai Bongkar Muatan Bahan Bakar Minyak Jenis Solar Ilegal

Minggu, 26 April 2026 - 03:18 WIB

Bandel! TPS Ilegal di Cileungsi Tetap Aktif Usai Penyegelan, Sampah dari Luar Daerah Terus Masuk

Sabtu, 25 April 2026 - 15:08 WIB

Terkesan Cuma Ajang Buang Anggaran, Hotmix di Jalan Swadaya yang Setipis Kertas Jadi Saksi Bisu Bobroknya Mutu Pekerjaan

Sabtu, 25 April 2026 - 10:53 WIB

INKADO Jawa Barat Sukses Melaksanakan Ujian Kyu Periode I Tahun 2026

Sabtu, 25 April 2026 - 03:43 WIB

Polsek Cirebon Selatan Timur Mengamankan Pengedar Obat Keras Terlarang Dan Dilimpahkan Ke Satresnarkoba Polres Cirebon Kota

Berita Terbaru