GARUDA KPPRI BOGOR MENDESAK DINAS KESEHATAN KABUPATEN BOGOR

- Penulis

Senin, 5 Januari 2026 - 10:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bogor, AkpeersiBantenNews.com – Desakan agar Dinas Kesehatan  Kabupaten Bogor menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada masyarakat mencuat menyusul insiden “air mata warga” dalam kegiatan peresmian Klinik Utama Rawat Inap Parung . Insiden tersebut dinilai mencederai rasa kemanusiaan dan memperlihatkan minimnya empati penyelenggara kegiatan terhadap masyarakat.
Salah satu desakan keras datang dari Ketua Garuda KPPRI Kabupaten Bogor, Baihaki. Ia menilai, permintaan maaf menjadi langkah minimal yang seharusnya dilakukan oleh instansi terkait untuk memulihkan kepercayaan publik.

“Setidaknya mereka bisa berpura-pura punya empati. Dengan demikian kepercayaan masyarakat bisa sedikit terobati,” kata Baihaki kepada wartawan.
Menurutnya, insiden yang terjadi dalam kegiatan peresmian tersebut bukan sekadar persoalan teknis acara, melainkan mencerminkan kegagalan pemerintah daerah dalam menempatkan masyarakat sebagai subjek, bukan objek seremonial. Baihaki menilai, membiarkan warga—termasuk anak-anak dan kelompok rentan—mengalami tekanan fisik maupun psikologis adalah bentuk kelalaian yang tidak bisa dianggap sepele.

Selain menuntut permintaan maaf, Baihaki juga mendesak adanya transparansi anggaran kegiatan peresmian. Ia meminta agar seluruh penggunaan dana publik dalam acara tersebut dibuka secara jelas kepada masyarakat.
Tak hanya itu, Baihaki turut menyoroti kembali persoalan besar yang hingga kini belum tuntas, yakni dugaan kerugian negara pada proyek pembangunan Gedung A RSUD Parung. Proyek senilai Rp93,4 miliar yang bersumber dari bantuan keuangan Provinsi Jawa Barat itu disebut-sebut menimbulkan potensi kerugian negara hingga Rp36 miliar.
“Ini bukan isu baru, tapi sampai sekarang belum ada kejelasan. Pemerintah daerah dan instansi terkait seharusnya tidak menutup mata. Transparansi dan pertanggungjawaban adalah keharusan,” tegasnya.
Baihaki menilai, rangkaian persoalan tersebut—mulai dari insiden dalam peresmian hingga dugaan kerugian negara—semakin mempertebal kekecewaan publik terhadap tata kelola pemerintahan di Kabupaten Bogor. Ia mengingatkan bahwa tanpa sikap terbuka, empati, dan keberanian mengakui kesalahan, kepercayaan masyarakat akan terus terkikis.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor maupun instansi terkait lainnya mengenai tuntutan permintaan maaf, transparansi anggaran, serta desakan penuntasan dugaan kerugian negara pada proyek RSUD Parung.

Penulis : Akpersi DPD Banten

Editor : Sekretaris AKPERSI DPD Banten

Sumber Berita: Akpersi DPD Banten

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel sibernasional.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Di Duga Mobil Transportir Prabumas Group Selesai Bongkar Muatan Bahan Bakar Minyak Jenis Solar Ilegal
Bandel! TPS Ilegal di Cileungsi Tetap Aktif Usai Penyegelan, Sampah dari Luar Daerah Terus Masuk
Terkesan Cuma Ajang Buang Anggaran, Hotmix di Jalan Swadaya yang Setipis Kertas Jadi Saksi Bisu Bobroknya Mutu Pekerjaan
INKADO Jawa Barat Sukses Melaksanakan Ujian Kyu Periode I Tahun 2026
Polsek Cirebon Selatan Timur Mengamankan Pengedar Obat Keras Terlarang Dan Dilimpahkan Ke Satresnarkoba Polres Cirebon Kota
Sopir Truk Diduga Dikeroyok Oknum Security di Tol Cikande, Korban Lapor ke Polda Banten
Pendaftaran Calon Ketua PK Partai Golkar Teluk Naga Resmi Dibuka
Pembacokan Brutal di Simokerto, Lansia Tewas Tragis di Tengah Gang Permukiman
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 26 April 2026 - 07:36 WIB

Di Duga Mobil Transportir Prabumas Group Selesai Bongkar Muatan Bahan Bakar Minyak Jenis Solar Ilegal

Minggu, 26 April 2026 - 03:18 WIB

Bandel! TPS Ilegal di Cileungsi Tetap Aktif Usai Penyegelan, Sampah dari Luar Daerah Terus Masuk

Sabtu, 25 April 2026 - 15:08 WIB

Terkesan Cuma Ajang Buang Anggaran, Hotmix di Jalan Swadaya yang Setipis Kertas Jadi Saksi Bisu Bobroknya Mutu Pekerjaan

Sabtu, 25 April 2026 - 10:53 WIB

INKADO Jawa Barat Sukses Melaksanakan Ujian Kyu Periode I Tahun 2026

Sabtu, 25 April 2026 - 03:43 WIB

Polsek Cirebon Selatan Timur Mengamankan Pengedar Obat Keras Terlarang Dan Dilimpahkan Ke Satresnarkoba Polres Cirebon Kota

Berita Terbaru